CATAT! Inilah Jurusan Kuliah dengan IPK Tertinggi dan Terendah di UNSRI Berdasarkan Laporan Tracer Study

Mahasiswa UNSRI
Mahasiswa UNSRI

AYOJAKARTA.COM - Universitas Sriwijaya (UNSRI) melalui Tracer Study 2022 merilis data rerata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) para lulusan tahun 2021 yang menarik untuk dianalisis.

Dari 58 program studi yang diikutsertakan, terdapat variasi yang signifikan dalam capaian akademis para lulusan dengan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) mencatatkan rerata IPK tertinggi sedangkan Program Studi Kedokteran Gigi memiliki rerata IPK terendah.

Program Studi PG PAUD menempati posisi teratas dengan rerata IPK 3,63.

Angka ini menunjukkan kualitas akademik yang tinggi dari mahasiswa di bidang pendidikan anak usia dini.

Baca Juga: Kedokteran Gigi Jadi Satu-satunya Jurusan Kuliah di Universitas Sriwijaya dengan Rerata IPK Lulusan 2021 di Bawah 3 Menurut Tracer Study

Tak hanya berhasil meraih IPK tinggi, para lulusan PG PAUD juga memiliki prospek karier yang cerah di berbagai lembaga pendidikan anak baik formal maupun non-formal.

Prestasi ini mencerminkan betapa pentingnya pendidikan dasar dalam membentuk karakter dan intelektual anak.

Di sisi lain, Program Studi Kedokteran Gigi mencatatkan rerata IPK terendah di antara seluruh program studi yang dianalisis yaitu 2,95.

Meski demikian, tantangan akademik yang dihadapi mahasiswa Kedokteran Gigi tak dapat diabaikan.

Baca Juga: 10 Kampus Islam Swasta Terbaik di Indonesia: Ada UMY, UMM dan UII Paling Teratas

Pendidikan di bidang ini menuntut penguasaan materi yang mendalam dan keterampilan praktis yang tinggi yang mungkin menjadi faktor penentu rendahnya rerata IPK.

Selain PG PAUD, program studi Pendidikan Matematika juga menunjukkan performa akademik yang impresif dengan rerata IPK 3,59.

Hal ini menunjukkan bahwa meski Matematika sering kali dianggap sebagai mata pelajaran sulit, mahasiswa UNSRI mampu menorehkan prestasi membanggakan.

Lulusan Pendidikan Matematika memiliki peluang menjadi pendidik di berbagai jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Baca Juga: Prospek Karier Menjanjikan! Jurusan dengan Rerata IPK Tertinggi Tahun 2021 di UNSRI

Program studi lainnya yang berhasil mencapai rerata IPK tinggi adalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dengan 3,55 dan Pendidikan Ekonomi dengan 3,54.

Kedua program studi ini menunjukkan bahwa bidang pendidikan di UNSRI secara umum memiliki kualitas akademik yang baik.

Lulusan kedua program studi ini memiliki prospek karier yang luas, baik sebagai guru di sekolah maupun sebagai tenaga pendidik di lembaga pendidikan lainnya.

Namun, tak semua program studi di UNSRI mencatatkan IPK di atas 3,00.

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Mudah Ditembus di Universitas Mulawarman (Unmul), Peminat tak sampai 50 Orang

Selain Kedokteran Gigi, program studi Sistem Komputer dan Matematika juga menunjukkan rerata IPK yang relatif rendah, masing-masing 3,15 dan 3,17.

Hal ini menunjukkan adanya tantangan akademik tertentu dalam program studi yang berkaitan dengan teknologi dan ilmu eksakta.

Dalam kategori ilmu eksakta, program studi Teknik Sipil dan Teknologi Hasil Pertanian juga mencatatkan rerata IPK yang rendah, yaitu 3,20 dan 3,10.

Namun, lulusan program studi ini tetap memiliki prospek karier yang baik, mengingat kebutuhan akan tenaga kerja profesional di bidang konstruksi dan industri pangan terus meningkat.

Baca Juga: 11 Kampus Islam Negeri Terbaik di Indonesia Berdasarkan UniRank 2024: UIN Maliki, UIN SAS, dan UIN JKT, Tempati Peringkat Teratas

Program studi Pendidikan Teknik Mesin dan Pendidikan Fisika masing-masing mencatatkan rerata IPK 3,48 yang menunjukkan bahwa meski bidang teknik dan sains menuntut penguasaan konsep yang kompleks, mahasiswa UNSRI mampu menunjukkan kinerja akademik yang kompetitif.

Lulusan program studi lain seperti Ilmu Komunikasi (3,37), Ilmu Hukum (3,40) dan Teknik Pertambangan (3,42) juga menunjukkan prestasi yang tak kalah penting.

Masing-masing program studi ini memberikan kontribusi signifikan dalam menghasilkan tenaga profesional yang siap bersaing di dunia kerja.

Secara keseluruhan, data rerata IPK lulusan 2021 UNSRI menunjukkan variasi yang cukup lebar antara program studi.

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Melimpah di Industri 4.0, Kesempatan Dapat Gaji Tinggi

Hal ini mencerminkan perbedaan tantangan akademik yang dihadapi mahasiswa di masing-masing program studi.

Meski demikian, seluruh program studi tetap berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung mahasiswa dalam meraih prestasi akademik yang lebih tinggi di masa depan.

Berikut data rerata IPK seluruh jurusan kuliah di UNSRI lulusan 2021 menurut Laporan Tracer Study:

Baca Juga: ITB Kalah dengan PENS! Ini Dia 10 Kampus Indonesia Paling Inovatif di 2024 Versi The SIR

1. Bimbingan dan Konseling: 3,50

2. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: 3,46

3. Pendidikan Bahasa Inggris: 3,47

4. Pendidikan Biologi: 3,36

5. Pendidikan Ekonomi: 3,54

6. Pendidikan Fisika: 3,48

7. Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini: 3,63

8. Pendidikan Guru Sekolah Dasar: 3,55

9. Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi: 3,48

10. Pendidikan Kimia: 3,43

Baca Juga: 8 Universitas dengan Jurusan Ilmu Komputer Terbaik Versi The WUR 2024

11. Pendidikan Luar Sekolah: 3,50

12. Pendidikan Matematika: 3,59

13. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: 3,31

14. Pendidikan Sejarah: 3,33

15. Pendidikan Teknik Mesin: 3,48

16. Ilmu Administrasi Publik: 3,36

17. Ilmu Hubungan Internasional: 3,43

18. Ilmu Komunikasi: 3,37

19. Sosiologi: 3,25

20. Biologi: 3,43

Baca Juga: 7 Rekomendasi Jurusan SNBP untuk Kamu yang Punya Nilai Biologi Tinggi

21. Farmasi: 3,23

22. Fisika: 3,32

23. Ilmu Kelautan: 3,45

24. Kimia: 3,19

25. Matematika: 3,17

26. Komputerisasi Akuntansi: 3,44

27. Manajemen Informatika: 3,29

28. Sistem Informasi: 3,37

29. Sistem Komputer: 3,15

30. Teknik Informatika: 3,31

Baca Juga: Tak Diragukan Lagi, Top 10 Jurusan Paling Favorit di UPI yang Patut Jadi Referensi Kamu! Tertarik Ambil Apa?

31. Teknik Komputer: 3,29

32. Gizi: 3,45

33. Kesehatan Lingkungan: 3,50

34. Kesehatan Masyarakat: 3,40

35. Akuntansi: 3,36

36. Akuntansi (D3): 3,31

37. Ekonomi Pembangunan: 3,33

38. Kesekretariatan: 3,45

39. Manajemen: 3,35

40. Ilmu Hukum: 3,40

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah yang Punya Karir Menjanjikan dengan Gaji Fantastis, Ada yang Sentuh 2 Digit Hingga Rp50 Juta Perbulan Lho!

41. Teknik Arsitektur: 3,47

42. Teknik Elektro: 3,30

43. Teknik Geologi: 3,35

44. Teknik Kimia: 3,34

45. Teknik Mesin: 3,35

46. Teknik Pertambangan: 3,42

47. Teknik Sipil: 3,20

48. Ilmu Keperawatan: 3,22

49. Kedokteran Gigi: 2,95

50. Pendidikan Dokter: 3,28

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah yang Cepat Kerja dengan Karir Cemerlang, Auto Masa Depan Cerah!

51. Psikologi: 3,17

52. Agribisnis: 3,36

53. Agroekoteknologi: 3,27

54. Agronomi: 3,33

55. Budidaya Perairan: 3,00

56. Ilmu Tanah: 3,30

57. Peternakan: 3,31

58. Proteksi Tanaman: 3,36

59. Teknik Pertanian: 3,23

60. Teknologi Hasil Perikanan: 3,10

Baca Juga: 5 Jurusan Sepi Peminat tapi Memiliki Prospek Kerja yang Menjanjikan, Peluang Karir Cerah!

61. Teknologi Hasil Pertanian: 3,10

Keberhasilan dalam bidang akademik ini juga menjadi cerminan kualitas pendidikan di UNSRI secara keseluruhan.

Dengan berbagai upaya peningkatan mutu yang terus dilakukan, diharapkan seluruh program studi di UNSRI dapat mencapai standar akademik yang lebih baik dan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja baik di tingkat nasional maupun internasional.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# IPK
# tracer study
# Universitas Sriwijaya
# Kuliah
# Tertinggi
# terendah
# Unsri
# program studi
# Jurusan
# prodi

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.