AYOJAKARTA.COM – Arsitektur merupakan salah satu jurusan kuliah yang banyak diminati oleh para calon mahasiswa baru atau camaba peserta SNBP ataupun SNBT.
Selain karena peluang karier yang cemerlang di masa depan, camaba peserta SNBP atau SNBT juga meyakini jurusan kuliah Arsitektur selalu dibutuhkan di era pembangunan.
Karena sejumlah alasan tersebut, tidak mengherankan apabila camaba peserta SNBP atau SNBT menjadikan Arsitektur sebagai jurusan kuliah pilihan.
Baca Juga: Update Bansos PKH, BPNT, dan Perpanjangan Aktivasi Rekening Simpel PIP 2024 hingga Finalisasi DTSE
Meski berbagai alasan dan pertimbangan tersebut tidak keliru, anggapan atau pendapat tentang jurusan kuliah Arsitektur belum sepenuhnya lengkap.
Sebelum camaba peserta SNBP atau SNBT memutuskan untuk mengambil prodi banyak peminat tersebut, berikut adalah sejumlah fakta jurusan kuliah Arsitektur.
5 Fakta Jurusan Kuliah Arsitektur
Fakta pertama jurusan kuliah arsitektur adalah tidak sekedar memerlukan pemahaman dan penalaran di bidang teknik, tetapi juga cita rasa estetika.
Karena perlu mendalami bidang matematika, tidak sedikit Perguruan Tinggi di Indonesia mengkategorikan Arsitektur kedalam Fakultas Teknik.
Meski termasuk teknik, mahasiswa Arsitektur juga dituntut untuk memiliki ketelitian, imajinasi, kesabaran dan kecermatan serta kedisiplinan.
Baca Juga: Ada Bantuan Baru! 120.767 Pendamping Sosial Siap Salurkan Bansos 2025 secara Merata, Apa?
Sebagai akibat dari munculnya kurikulum baru, jurusan kuliah Arsitektur mulai diperhitungkan ke dalam kelompok Seni serta Desain.
Akibatnya, kuantitas atau porsi mata kuliah mengenai ilmu matematika menjadi berkurang meski tidak sepenuhnya bisa dihilangkan.
Fakta selanjutnya adalah, matematika yang digunakan di prodi Arsitektur berkisar di Kalkulus, Perancangan Arsitektur, Fisika Bangunan, Struktur Konstruksi dan sejenisnya.
Penerapan ilmu eksakta diharuskan, karena dalam dunia pekerjaan seorang Arsitek harus mampu berpikir analitis, matematis dan logis.
Fakta ketiga tentang jurusan kuliah Arsitektur yang perlu diketahui oleh camaba peserta SNBP dan SNBT adalah wajib modal alat.
Untuk keperluan menggambar desain, seorang mahasiswa Arsitektur harus memiliki berbagai jenis alat khusu dari mulai pensil gambar hingga perangkat komputer.
Selain pensil dan komputer dengan software khusus, mahasiswa Arsitektur juga harus menyiapkan penggaris, tabung gambar, kertas aneka ukuran hingga meja gambar.
Baca Juga: Daftar Sekarang!! Ini Syarat dan Panduan Lengkap Pendaftaran KIP Kuliah 2025 yang Baru Dibuka
Fakta keempat jurusan kuliah Arsitektur adalah durasi pengerjaan tugas kuliah tidak pernah sedikit atau cenderung lama, terlebih jika harus membuat maket.
Adapun fakta kelima tentang jurusan kuliah Arsitektur yang perlu diketahui camaba peserta SNBP dan SNBT adalah identik dengan Tabung Gambar.
Untuk memastikan hasil desain dan rancangan gambar maupun isometri yang dibuat tetap aman, tabung gambar menjadi wajib dimiliki setiap mahasiswa.
Kelalaian akibat gambar lecek atau kusam apalagi rusak, akan membuat Dosen hingga calon mahasiswa menjadi sangat murka. ***
Share this article
Sebelum camaba peserta SNBP atau SNBT memutuskan untuk mengambil prodi aksitektur simak 5 fakta ini...