AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan informasi terkait 19 produk shampo Unilever yang ditarik oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat.
Diduga produk shampo Unilever tersebut ditarik FDA karena mengandung senyawa berbahaya hingga beresiko menyebabkan kanker.
Shampo Unilever yang ditarik FDA itu terdapat kandungan benzena dengan konsentrasi tinggi yang membahayakan.
Baca Juga: Ternyata Ada Satu Produk Shampo Unilever yang Lolos BPOM RI, Ini Mereknya
Produk shampo Unilever yang ditarik FDA itu merupakan produk shampo kering yang diproduksi sebelum Oktober 2021.
Produk tersebut merupakan shampo kering yang bermerek Bed Head, Dove, Nexxus, Suave, Rockaholic, dan TRESemme yang beredar di Amerika Serikat.
Baca Juga: 19 Produk Sampo Unilever Ditarik BPOM AS Karena Diduga Sebabkan Kanker, Ini Daftar Mereknya
Apa itu benzena?
Dilansir AyoJakarta.com dari Wikipedia pada Kamis (27/10/2022) Benzena merupakan senyawa liquid yang tidak berwarna, berbau harum, dan sangat mudah terbakar.
Benzena merupakan kandungan alami minyak mentah yang banyak digunakan sebagai intermediet bahan kimia lain.
Senyawa Benzena juga merupakan salah satu petrokimia esensial. Salah satunya, benzena terdapat pada bensin yang memberikan aroma khas di SPBU.
Baca Juga: Unilever AS Tarik Produk Sampo yang Diduga Sebabkan Kanker, Begini Tanggapan BPOM RI
Konsentrasinya dibatasi yakni tidak boleh lebih dari 1% dalam kandungan bensin karena sifat karsinogeniknya.
Perusahaan menggunakan benzena untuk membuat plastik, resin, nilon dan serat sintetis, serta beberapa pelumas, karet, pewarna, deterjen, obat-obatan dan pestisida.
Baca Juga: Hotman Paris Dilarikan ke UGD Gegara Alergi Sampo, Mata Sampai Bengkak
Lalu mengapa benzena ada di produk shampo kering?
Unilever menjelaskan bahwa adanya benzena yakni bersumber dari propelan dalam kaleng semprotan shampo kering.
Chris Cappa, seorang profesor teknik lingkungan di University of California, mengatakan propelan umum pada kaleng semprot yaitu butana produk minyak bumi.
Baca Juga: Sampo Campur Kopi Bikin Rambut Halus?
Apabila proses pemurnian senyawa butana tidak terlalu bagus, maka akan menghasilkan gas yang mengandung komponen lain salah satunya benzena.
Marisa Plescia, ahli kimia kosmetik di Minneapolis, mengatakan tidak ada perusahaan yang sengaja memasukkan benzena ke dalam produk mereka.
"Ini kontaminasi," kata Marisa Plescia dikutip AyoJakarta.com dari laman washingtonpost.com.
Baca Juga: CLEAR Hadirkan Sampo Khusus Hijaber di Indonesia
Apakah benzena berbahaya bagi kesehatan manusia?
Menurut FDA, menghirup, mencerna atau menyerap benzena dalam jangka waktu panjang akan menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti kanker, leukemia dan gangguan darah lainnya.
Menurut CDC, benzena dapat memperlambat jumlah sel darah merah yang diproduksi oleh sumsum tulang sehingga menyebabkan anemia.
Benzena juga dapat mengubah kadar antibodi dalam darah sehingga merusak sistem kekebalan tubuh.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Skincare Untuk Jerawat, Review dari Suhay Salim
Lalu apa boleh menggunakan shampo kering?
Memang benzena bersifat karsinogenik, namun tingkat paparan yang diperlukan untuk menyebabkan masalah kesehatan ini tidak diketahui.
Selain itu, benzena juga berasal dari berbagai sumber yang sulit secara detail diidentifikasi.
Baca Juga: Viral Foto Transformasi Wajah AKP Rita Yuliana, Bukti The Power Of Skincare
Kelly Dobos, seorang ahli kimia kosmetik dan asisten profesor di Universitas Cincinnati, menyarankan penggunaan shampo kering yang berbentuk aerosol.
Dia menjelaskan agar menggunakan produk aerosol di area yang berventilasi baik, dengan jendela terbuka.
Hal itu didukung dengan pernyataan yang disampaikan oleh Chris Cappa bahwa benzena akan larut ke atmosfer yang lebih luas seperti udara terbuka sehingga membatasi risiko tingkat paparan benzena yang tinggi.
Namun memang alangkah baiknya produk ini lebih dihindari hingga industri produk shampo kering tersebut telah mendapatkan solusinya.***

Share this article
Berikut penjelasan mengenai bahaya senyawa benzena yang diduga terkandung dalam shampo Unilever hingga bisa sebabkan kanker.