AYOJAKARTA.COM--Perusahaan besar dunia, Unilever baru-baru ini menarik produk dry shampoo atau sampo kering yang beredar di Amerika Serikat.
Penarikan produk tersebut disebabkan isu kandungan benzena pada sampo yang berisiko memicu kanker.
Baca Juga: Hotman Paris Dilarikan ke UGD Gegara Alergi Sampo, Mata Sampai Bengkak
Kandungan benzena pada produk tersebut dikatakan dapat memicu timbulnya penyakit kanker, seperti leukimia.
Benzena merupakan salah satu zat pemicu kanker atau disebut karsinogenik, sehingga paparan benzena ke dalam tubuh manusia dinilai berbahaya.
Senyawa yang bersifat karsinogenik dapat langsung merusak DNA dalam sel sehingga menyebabkan kerusakan pada sel normal.
Baca Juga: Sampo Campur Kopi Bikin Rambut Halus?
Seperti senyawa kimia lainnya, benzena dapat masuk ke dalam tubuh melalui beberapa cara, seperti inhalasi, oral, maupun paparan kulit.
Dilansir dari Suara.com beberapa merk sampo yang ditarik dari pasaran telah diungkap ke publik.
Adapun beberapa merk yang diungkap antara lain aerosol Dove, Nexxus, Suave, TIGI, dan TRESemme.
Baca Juga: Siapa Dito Mahendra Sosok yang Laporkan Nikita Mirzani? Ternyata Bukan Orang Biasa
Menanggapi beredarnya isu sampo yang diproduksi oleh Unilever, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Reri Indriani memberikan pernyataan berikut.
“Untuk yang sampo Dove, TRESemme, dan lain-lain itu kami sudah melakukan penelusuran dan pengecekan. Produk tersebut tidak terdaftar di Indonesia,” ucap Reri dalam konferensi pers Indonesia Cosmetic Ingredients seperti yang dikutip dari Suara.com dalam artikel Unilever Tarik Sampo Kering Dove Hingga TRESemme Karena Ada Bahan yang Picu Kanker, BPOM Buka Suara
Dari daftar merk sampo yang ditarik di AS tersebut, dikonfirmasi bahwa beberapa produk tidak ada di Indonesia.
Reni menyebut bahwa pihaknya akan selalu melakukan pengecekan terhadap produk yang dijual di Indonesia.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Aplikasi Chatting Terbaik yang Tak Kalah Keren dari WhatsApp, Apa Sajakah?
Ia menambahkan jika ditemukan kandungan terlarang pada produk, BPOM akan mengambil tindakan untuk melarang peredarannya di pasaran.
Di akhir, Reni kembali menegaskan produk sampo dari unilever yang sedang ramai diperbincangkan ini tidak dijual di Indonesia.
Baca Juga: Melanggar Aturan Lalu Lintas di Bogor Disuruh Baca Al-Quran
“Kami tetap akan melakukan pengecekan karena kami memang biasanya akan melarang menjual di pasaran jika ada kandungan yang dilarang. Tapi untuk produk yang ini tidak ditemukan,” pungkas Reni.***

Share this article
Unilever menarik sejumlah merk sampo kering yang beredar di AS karena mengandung benzena yang memicu kanker, begini tanggapan BPOM RI