Kebanyakan Work From Home, Waspadai Sindrom Computer Vision

Ilustrasi
TEBET, AYOJAKARTA -- Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) mengungkapkan bahwa di tengah pandemi COVID-19 yang mengharuskan sebagian pegawai bekerja dari rumah (Work From Home) ternyata ada hal yang harus diwaspadai.
Hal tersebut ialah terkait dengan penggunaan komputer atau gawai yang terlalu lama saat bekerja, yakni terjadinya Computer Vision Syndrome.
Ketua Umum PERDAMI Dr. M. Sidik, SpM(K) mengatakan bekerja dengan komputer berlama-lama berpotensi mengakibatkan computer vision syndrome.
Kondisi ini terjadi saat mata memerah, berair, gatal, kadang-kadang sampai sakit kepala.
''Ini akibat bekerja terlalu lama dengan komputer karena bekerja dengan komputer adalah bekerja dengan jarak yang sama dan terus-menerus, berjam-jam,'' katanya dikutip AyoJakarta dari situs resmi Kementerian Kesehatan, Minggu (31/10/2021).
Sidik mengatakan pada dasarnya computer vision syndrome adalah gejala kelelahan pada mata. Ciri-cirinya mata merah, berair, gatal, lelah, sakit kepala.
Hal tersebut disebabkan karena mata melihat layar komputer dengan jarak tertentu secara terus-menerus, bahkan sampai berjam-jam selama bekerja.
Efeknya akan terjadi kekakuan pada otot mata, sehingga saat melihat ke arah jauh objek terlihat ganda atau buram, namun efek tersebut hanya sesaat dan akan menjadi bahaya jika terbiasa seperti itu.
Oleh sebab itu, katanya, untuk mencegah hal itu, dia menyarankan sebaiknya seseorang menggunakan komputer maksimal selama 2 jam kemudian istirahat 10 menit sampai 15 menit.
''Istirahat artinya berhenti dari melihat layar komputer maupun gawai, bukan berarti istirahat terus melihat gawai,'' katanya.
Istirahat yang dimaksud adalah melihat objek yang jauh atau dengan tutup mata, dr. Sidik biasa menyebutnya dengan 'rule of twenty'.
Dia menjelaskan setelah 20 menit bekerja dengan komputer mata istirahat selama 20 detik dengan melihat objek pada jarak 20 feet atau 6 meter.
''Itu akan mengurangi beban mata, istirahatkan mata sejenak kemudian bekerja kembali,'' kata dr. Sidik.
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih
cepat
Share this article
Hal tersebut ialah terkait dengan penggunaan komputer atau gawai yang terlalu lama saat bekerja, yakni terjadinya Computer Vision Syndrome.