AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus Virus Nipah di wilayah Jakarta.
Kepastian ini disampaikan menyusul maraknya pemberitaan terkait merebaknya Virus Nipah di India yang memicu kekhawatiran masyarakat, termasuk di Indonesia.
Virus Nipah sendiri adalah penyakit zoonotik berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia hingga antarmanusia.
Bahkan virus ini diklaim memiliki tingkat kematian yang tinggi berkisar 40 hingga 75 persen.
Baca Juga: Kasus Jeffrey Epstein Memanas, Bill dan Hillary Clinton Bersedia Bersaksi di Kongres AS
Kendati belum di temukan di Jakarta, Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah untuk mencegah potensi penyebaran Virus Nipah tersebut.
"Alhamdulillah sampai hari ini di Jakarta belum ditemukan yang terkena virus Nipah," ujar Pramono.
Pramono mengaku, pihaknya terus berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan untuk memantau situasi perkembangan virus Nipah.
Selain itu, ia juga menginstruksikan Dinas Kesehatan agar segera melakukan langkah antisipasi.
Tak cuma itu, Pramono juga mengingatkan jajarannya untuk waspada terhadap penyakit lainnya.
Termasuk Leptospirosis, penyakit yang ditularkan melalui urine tikus.
Penyakit tersebut juga kerap mengintai warga saat musim penghujan.
“Mudah-mudahan Jakarta lebih tanggap, karena persoalan yang menyangkut virus Nipah, terus kemudian yang kemarin kencing tikus dan sebagainya, mudah-mudahan tidak terjadi di Jakarta," ungkapnya.
Sebagai informasi, Virus Nipah ini bisa menyebabkan gangguan pernapasan mulai dari batuk, sesak napas, dan sakit tenggorokan.
Baca Juga: Kapan Bansos KAJ, KLJ, dan KPDJ Tahun 2026 Cair? Ini Penjelasan Resmi dari Dinsos DKI Jakarta
Biasanya gejala awal pada orang yang terkena virus tersebut seperti muntah hingga kesulitan menelan, bahkan nyeri otot yang persisten.
Pada tahap yang lebih parah, virus ini bisa menyebabkan Ensefalitis atau peradangan otak akut.
Oleh sebab itu, kepada masyarakat diimbau agar tetap menjaga kesehatan dan segera datang ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala atau mengalami gangguan pernapasan berkepanjangan.***

Share this article
Virus Nipah adalah penyakit zoonotik berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia hingga antarmanusia.