AYOJAKARTA.COM - Badan pegal dan nyeri otot sering dianggap sebagai akibat kelelahan fisik atau aktivitas berat.
Namun faktanya, banyak orang mengeluhkan tubuh terasa pegal meski tidak melakukan pekerjaan berat sama sekali.
Kondisi ini bisa menjadi sinyal bahwa tubuh sedang mengalami gangguan tertentu, mulai dari masalah ringan hingga kondisi medis yang perlu perhatian.
Dilansir dri Healthline, berikut lima penyebab umum badan terasa pegal meski tidak bekerja berat, yang penting untuk kamu ketahui.
1. Stres dan Tekanan Psikologis
Stres tidak hanya memengaruhi kondisi mental, tetapi juga berdampak langsung pada tubuh.
Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol berlebih yang dapat memicu peradangan dan ketegangan otot.
Akibatnya, badan terasa pegal, kaku, hingga muncul sakit kepala. Gejala lain yang sering menyertai adalah jantung berdebar, sulit tidur, dan mudah lelah.
2. Kurang Tidur atau Kualitas Tidur Buruk
Tidur berperan penting dalam proses pemulihan tubuh. Orang dewasa idealnya membutuhkan minimal tujuh jam tidur per malam.
Kurang tidur atau tidur yang tidak nyenyak membuat tubuh lebih sensitif terhadap rasa nyeri dan memperburuk pegal-pegal yang sudah ada.
Dalam jangka panjang, kondisi ini juga meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan gangguan jantung.
3. Dehidrasi
Kurangnya asupan cairan dapat menyebabkan otot mudah kram dan terasa nyeri.
Air berfungsi menjaga keseimbangan elektrolit dan membantu kerja otot. Tanda dehidrasi antara lain urin berwarna gelap, pusing, kelelahan, serta rasa haus berlebihan.
Meski terlihat sepele, dehidrasi sering menjadi penyebab badan pegal yang kerap diabaikan.
4. Infeksi Virus Ringan
Infeksi seperti flu, pilek, hingga COVID-19 dapat memicu peradangan saat sistem imun bekerja melawan virus.
Proses ini sering menyebabkan nyeri otot dan badan terasa tidak enak. Biasanya, pegal disertai gejala lain seperti demam, pilek, batuk, atau sakit tenggorokan.
Pada sebagian orang, badan pegal bahkan muncul sebelum gejala utama terasa.
5. Kekurangan Vitamin dan Mineral
Defisiensi vitamin D dan kalsium cukup sering menyebabkan nyeri otot dan tulang.
Vitamin D membantu penyerapan kalsium yang penting untuk kesehatan otot dan tulang.
Kekurangan nutrisi ini dapat memicu kram, lemah otot, hingga nyeri berkepanjangan meski tanpa aktivitas berat.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika badan pegal berlangsung lebih dari beberapa hari, terasa berat, atau disertai gejala seperti demam tinggi, sesak napas, kebingungan, atau kelelahan ekstrem, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
Penanganan dini penting untuk mengetahui penyebab pasti dan mencegah kondisi yang lebih serius.
Badan pegal bukan selalu tanda kelelahan biasa. Mengenali penyebabnya sejak dini dapat membantu kamu menjaga kesehatan dan kualitas hidup dengan lebih baik.***
Share this article
Badan pegal meski tak kerja berat bisa disebabkan stres, kurang tidur, dehidrasi, infeksi virus ringan, hingga kekurangan vitamin dan mineral tertentu.