Putra Aji selaku cyber security mengatakan bahwa keamanan dari situs kepemerintahan masih sangat mudah untuk diretas.
Sehingga Putra Aji membeberkan tahapan peretasan data kepada publik.
Baca Juga: Disenggol Nikita Mirzani, Bjorka Ungkap Masa Lalu yang Buruk dan Beberkan Alasan Ini
Saat ini hacker Bjorka disinyalir masih berada di Indonesia dan belum ke luar negeri.
Lalu bagaimana tahapan peretasan data menurut pria yang berprofesi sebagai cyber security ?
Berikut ulasannya:
- Information gathering
- Scanning
- Exploitation
- Reporting
- Mitigasi
Baca Juga: Bukan Ferdy Sambo, Bjorka Bocorkan Jika Dalang Utama Pembunuh Brigadir J Adalah Jenderal Ini
Saat ini Putra sudah sampi ke tahap exploitation, yang mana tahapan tersebut ia hanya butuh waktu kurang dari satu jam.
Tahap ini bertujuan untuk menganalisis kelemahan dengan memanfaatkan celah yang ada.
Untuk itulah Putra Aji menganggap bahwa keamanan data kepemerintahan sangat rentan adanya peretasan data.
Baca Juga: Bukan Ferdy Sambo, Bjorka Bocorkan Jika Dalang Utama Pembunuh Brigadir J Adalah Jenderal Ini
Dia menyarankan agar setiap perusahaan atau lembaga lebih memperhatikan keamanan datanya dan menerapkan Cyber Security.
Dari informasi yang didapat, Bjorka merupakan orang lokal atau Indonesia dan bukan dari luar negeri seperti isu-isu yang beredar.
Ardi Sutedja, selaku pakar cyber security juga mengungkapkan bahwa Bjorka ini merupakan sekelompok orang dan bukan individu.
“Pola yang dilakukan Bjorka ini sangat mirip dengan pola yang dilakukan kelompok peretas, yang sampai sekarang belum pernah ditemukan wajahnya seperti apa, siapanya siapa, kita nggak tahu. Yang terkenal namanya Anonymous," ungkap Ardi Sutedja dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube TvOneNews pada Selasa (20/9/2022).
“Anonymous itu persis modus-modusnya itu tidak berbeda dengan apa yang dilakukan Bjorka," tambahnya.
Hal itu juga dikatakan oleh Putra Aji Adhari, yang mana ia beranggapan bahwa Bjorka ini bekerja sama dengan sekelompok orang.
Baca Juga: Geger Peretas Baru! Selain Hacker Bjorka, Desorden Retas Data Anak Usaha Pertamina
Alasan tersebut diungkapkan lantaran suatu ketidak mungkinan jika Bjorka mampu membocorkan data kepemerintahan ke dalam Darkweb dalam tempo dua bulan.
“Harusnya dalam wakru berbulan-bulan dan itu terlalu cepat” Ucap Putra.***

Share this article
Ramai hacker Bjor, seorang cyber security bernama Putra Aji mengungkapkan lima tahapan peretasan data.