AYOJAKARTA.COM – Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) lalu menimbulkan kemarahan publik terkait pihak PSSI seolah membuang tanggung jawab kepada pihak lain.
Kamis (6/10/2022) pihak kepolisian telah menetapkan enam tersangka diantaranya Direktur PT Liga Indonesia Baru.
Setelah mengumumkan enam tersangka atas pihak yang bertanggung jawab pada tragedi Kanjuruhan, Malang, Publik seolah kecewa besar karena dari banyaknya pihak yang seharusnya bertanggung jawab, diantara tersangka hanya Direktur PT. LIB serta Pihak Panpel yang dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Warganet kini meluapkan amarahnya karena masih ada beberapa pihak yang enggan bertanggung jawab atas tragedi tersebut.
Baca Juga: Kesaksian Ibu Tukiyah Pedagang Sayur Langganan Lesti Kejora, Kasihan!
Twitter pun kini tengah diramaikan dengan sebuah tagar #IwanBuleOut yang meminta ketua umum PSSI tersebut untuk mengundurkan diri dari jabatannya di PSSI.
Publik menilai bahwa Federasi PSSI juga seharusnya bertanggung jawab atas kejadian tersebut, dan memberikan penyampaian terkait regulasi yang perlu disampaikan kepada pihak terkait.
Karena PSSI lah wadah utama sebagai penanggung jawab atas regulasi liga divisi utama hingga divisi terbawah di Indonesia yang diberikan langsung oleh FIFA.
Unggahan Sebuah Pasal Amandemen yang Menilai PSSI Bertindak Semena-mena
sebuah pasal amandemen yang jadi sorotan warganet
Belum lama ini seorang warganet dari Twitter mengunggah sebuah foto yang berisikan sebuah pasal yang dianggap PSSI dengan sengaja dapat merubah aturan-sewaktu waktu.
Dalam unggahan tersebut terlampir pada pasal 55 Amandemen yang menyatakan bahwa PSSI berhak untuk membuat amandemen pada bagian manapun dari peraturan tersebut dengan alasan apapun.
Warganet semakin menduga-duga bahwa PSSI benar-benar tidak bertanggung jawab atas tragedi tersebut dan lebih memilih melempar tanggung jawab kepada pihak lain.
Pengamat Sepak Bola, Meminta Pengurus PSSI Untuk Mundur
Pengamat Sepak Bola Indonesia, Bung Towel saat menghadiri pada acara di sebuah Stasiun Televisi, Bung Towel pun tampak kesal saat berdebat dengan Ketua Tim Investigasi PSSI, Ahmad Riyadh.
Baca Juga: Link Nonton Spy x Family Part 2 Episode 14 sub Indo, Klik Di Sini untuk Melihat Aksi Anya!
Dalam video yang diunggah salah satu akun Twitter, Bung Towel mengatakan bahwa pemegang regulasi di ranah sepak bola adalah FIFA yang diturunkan pada PSSI.
"Regulasi tentang keamanan di stadion misalnya, dilarang menggunakan gas air mata, berarti ada kewajiban PSSI untuk mendeliver ke aparat keamanan dan panpel," jelasnya
Bung Towel mendesak agar PSSI bertanggung jawab atas kematian ratusan nyawa di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu.
Ahmad Riyadh kemudian meminta contoh tanggung jawab yang disebut bisa menyelesaikan masalah.
"Kasih contoh bentuk tanggung jawab yang menyelesaikan masalah?" tanya Ahmad.
"Ini korban banyak, menurut saya harus mundur," jawab Bung Towel.
Ahmad mengatakan mundur atau tidak, itu merupakan hak setiap orang dan ia menyebut, mundur juga bisa dianggap sebagai sikap tidak bertanggung jawab.
"Itu hak seseorang. Mundur bisa ditafsirkan meninggalkan tanggung jawab. Enak aja mundur, justru tafsirannya macam-macam," ujar Ahmad.
"Itu bagian dari tanggung jawab moral," jawab Bung Towel.
Hal tersebut menjadi sorotan warganet karena menilai PSSI semakin menjelaskan federasi sepak bola di Indonesia lepas dari tanggung jawabnya.
Baca Juga: Kisah Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Seluruh Isi Langit dan Bumi Turut Bersukacita
Bintang Emon Sentil Pejabat PSSI yang Enggan Mundur Dari Jabatannya
Selain itu juga seorang komika Bintang Emon mengunggah sebuah video dalam akun Instagramnya dengan memberikan sindiran kepada orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan enggan untuk mundur dari jabatannya.
Dalam video tersebut, Bintang Emon tengah menjelaskan sebuah tutorial mundur, namun tidak setiap kondisi orang tidak dapat mundur.
“Nih tutorial mundur. Siapa tahu ada yang gak tahu caranya mundur,” ujar Bintang Emon sembari memperagakan gerakan mundur.
“Tapi gak semua keadaan orang bisa mundur kaya gua, tuh karena ada ininya, jadi kita harus mengerti. Setiap orang gak bisa disuruh langsung mundur. Enggak, kita harus mengerti keadaannya, itu hak mereka,” tambahnya.
Sontak salah satu netizen memberikan komentar yang menyinggung ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan (Iwan Bule).
"Jangan dikala ada keberhasilan atau prestasi bisa berkata dan mengklaim "ini karena saya." Tapi saat ada tragedi dan duka malah berkata "ini bukan tanggungjawab saya," ujar salah satu netizen yang mengomentari video dari Bintang Emon. ***

Share this article
Twitter pun kini tengah diramaikan dengan sebuah tagar #IwanBuleOut yang meminta ketua umum PSSI tersebut untuk mengundurkan diri.