Dinilai Lambat, Kematian Juliana Marins di Gunung Rinjani akan Dibawa ke Mahkamah Internasional

Dinilai Lambat, Kematian Juliana Marins di Gunung Rinjani Akan Dibawa ke Mahkamah Internasional, Ini Respon Indonesia!
Dinilai Lambat, Kematian Juliana Marins di Gunung Rinjani Akan Dibawa ke Mahkamah Internasional, Ini Respon Indonesia!

AYOJAKARTA.COM – Kematian Juliana Marins, WNA asal Brazil saat mendaki Gunung Rinjani, NTB masih menyimpan setumpuk persoalan.

Proses evakuasi Juliana Marins setelah diketahui terjatuh di rute Gunung Rinjani yang memiliki julukan sebagai Jalur Neraka, sempat menjadi berita paling trending di dunia.

Tanpa mengetahui kondisi sesungguhnya di Gunung Rinjani, warganet dari sejumlah negara menyayangkan proses penyelamatan terhadap Juliana Marins yang dinilai sangat lambat.

Baca Juga: Info PIP 2025: Cair Bertahap, Bulan Juli 2025 Masuk Termin 2, Cek Nominal yang Didapat Sisw

Meski sempat mendapat perspektif dari sejumlah pendaki dari berbagai negara tentang kondisi dan kecuraman Gunung Rinjani, hal tersebut justru cenderung diabaikan.

Guna melakukan upaya penyelamatan terhadap Juliana, pemerintah Indonesia telah  membentuk tim yang terdiri dari berbagai kalangan.

Berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan RS Bali Mandara, penyebab kematian Juliana diketahui akibat cedera benturan keras, patah tulang, dan pendarahan internal.

Usai mendatangkan perseteruan di kalangan netizen dari berbagai penjuru negara, keluarga Juliana Marins bersikeras menuntut pemerintah Indonesia ke Mahkamah Internasional.

Baca Juga: Bikin Tidak Sehat, Konsumsi Teh Bisa Jadi Berbahaya Loh! Nomor 6 Paling Sering Dilakukan, Apa?

Terkait dengan adanya rencana gugatan yang dilakukan oleh keluarga mendiang Juliana, Hikmahanto Juwana selaku Pakar Hukum Hubungan Internasional memberi pandangan.

Juwana menyebut, pemerintah Indonesia perlu memperlihatkan bentuk komunikasi yang dapat membuka wawasan tentang Gunung Rinjani.

Anggapan yang menyebut pemerintah Indonesia lambat, menurut Juwana karena tidak didasari dengan pengetahuan cukup tentang kondisi sesungguhnya di Gunung Rinjani.

Untuk dapat menemukan objektivitas tentang kondisi sesungguhnya di lokasi, pemerintah Indonesia menurut Juwana perlu membuka kemungkinan tersebut.

Sehubungan dengan rencana tuntutan hukum yang diajukan oleh keluarga Juliana Marins, Juwana menilai pembahasan dialogis perlu terlebih dahulu dilakukan.

Baca Juga: Cara Mencairkan Dana KJP Plus Mei, Pelajar SMK Dapat Dana Bantuan Paling Besar

Melalui dialog tersebut, Juwana menyebut langkah-langkah taktis terkait berbagai upaya investigasi dapat dilakukan.

Berkenaan dengan wacana tuntutan dari pemerintah Brazil terhadap Indonesia, Yusril Ihza Mahendra selaku Menko Kumham Migrasi dan Pemasyarakatan memberi tanggapan.

Yusril menilai hubungan bilateral Indonesia dengan Brazil selama ini tidak pernah ada kendala, sehingga keterlibatan Internasional perlu terlebih dahulu dibentuk tim investigasi.

Selain melibatkan otoritas hukum Indonesia, proses penyelidikan juga membutuhkan peran dari otoritas hukum pemerintah Brazil.

Baca Juga: Cocok untuk Tugas Sekolah, Kuliah dan Kerja Harian, Ini Lima Pilihan Perangkat Tablet dengan Harga Super Bersahabat

Proses peradilan di tingkat internasional, menurut Yusril akan menjadi membingungkan jika tidak dilengkapi dengan data-data resmi.

Meski terbuka untuk langkah-langkah diplomasi, Menko mengaku hingga saat ini belum ada surat resmi dari Kedutaan Brazil di Indonesia.

“Kita dapat membentuk Joint Investigation atas kasus ini, sehingga pihak kepolisian dapat bekerjasama dengan otoritas Brazil yang menangani,” jelas Menko dikutip Ayojakarta dari Metro TV.    ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Mahkamah Internasional
# Gunung Rinjani
# Juliana Marins

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.