AYOJAKARTA.COM - Kejahatan Abi Sudirman pemilik panti asuhan Darussalam An Nur, di Kota Tangerang tengah mencari perhatian publik.
Bagaimana tidak, Abi Sudirman selaku pimpinan panti asuhan dan dua pengurus lainnya tega melakukan ruda paksa kepada anak-anak asuhnya di panti asuhan.
Saat ini Abu Sudirman dan Sudirman, Yusuf Bachtiar, dan Yandi Supriyadi telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kasus pelecehan pada para anak asuhnya itu pun sontak menbuat kahet banyak pihak, tak terkecuali donatur yayasan sekaligus teman lama Abi Sudirman, Dean Desvi.
Dean Desvi, selaku donatur dan teman lama korban itu pun angkat bicara terkait kejahatan tersebut.
Baca Juga: SKD Dimulai Hari Ini! Nilai Ambang Batas Tiap Kategori Ternyata Beda, Loh!
Dean diketahui telah menjadi donatur di panti asuhan Darussalam An Nur sejak 2006.
Awalnya ia mengaku tak menaruh kecurigaan kepada temannya itu karena Sudirman tampak memiliki perangai yanh baik.
Kejanggalan pun mulai terlihat ketika ia mengetahui kalau Sudirman sengaja memilih anak-anak panti berdasarkan fisiknya.
“Anak pantinya banyak yang dijemput, dicari sama dia, disamperin dan memilih yang glowing-glowing,” kata Dean Desvi dikutip Ayojakarta dari YouTube TvOneNews.
Dean juga menjelaskan kalau ada sistem kasta pada para anak asuh.
Kasta tersebut dibedakan berdasarkan fisik atau ketampanan anak-anak asuh.
Jika memiliki fisik yang tampan, maka Sudirman akan memberiman fasilitas mewah sampai diberi perawatan kulit.
“Di situ ada berbagai kasta, kasta yang kira-kira ketampanannya itu B atau C di rumah panti yang sebelah kanan, kalau A+ itu yang dia rawat dengan skincare terus dia kasih handphone yang iPhone, terus giginya di veneer pokoknya perawatan banget,” katanya.

Share this article
Abi Sudirman selaku pimpinan panti asuhan dan dua pengurus lainnya tega melakukan ruda paksa kepada anak-anak asuhnya di panti asuhan.