Sahabat Beberkan Sisi Gelap Sudirman, Anak Yatim Ganteng dan Bersih Jadi Prioritas di Panti Asuhan

Dean Desy, Sahabat Sudirman
Dean Desy, Sahabat Sudirman

AYOJAKARTA.COM - Seorang teman dekat mengungkap bahwa Sudirman memilih anak yatim yang berpenampilan menarik dan bersih untuk diasuh di panti asuhannya.

Fakta ini terkuak dalam kasus pelecehan seksual di Panti Asuhan Yayasan Darussalam An Nur, Kunciran Indah, Kota Tangerang yang mengguncang masyarakat.

Polisi menyatakan bahwa tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut termasuk Sudirman (49), pengelola utama panti.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho mengonfirmasi bahwa Sudirman menjadi tersangka utama dalam kasus ini.

Baca Juga: PARAH! Satu Persatu Kejahatan Abi Sudirman Pemilik Panti Asuhan Diungkap Sahabatnya, Ternyata Tak Hanya Lakukan Hal Bejat Ini

Dean Desvi yang mengaku sebagai teman dekat Sudirman sejak sekolah menengah memberikan keterangan mengejutkan terkait perilaku tersangka.

Dean menjelaskan bahwa ia mengenal Sudirman sejak masih SMP dan sering bergaul bersama.

"Kebetulan dia satu kelas sama kakak saya dan sering ke rumah, sering nginep, seperti keluarga sendiri," jelas Dean. 

Menurutnya, Sudirman memiliki kepribadian yang ramah, humoris dan dikenal sebagai sosok penghibur.

Baca Juga: Terbongkar! Donatur sekaligus Orang Tua Asuh Korban Bongkar Fakta Mengejutkan Abi Sudirman Pemilik Panti Asuhan Darussalam An Nur

"Enggak ada sama sekali kecurigaan karena memang perangainya tuh santun, baik, ramah, saleh dan mohon maaf lidahnya tuh enggak berhenti dari berzikir," sesalnya.

Dean mengaku tak pernah mencurigai perilaku menyimpang Sudirman selama bertahun-tahun.

Namun, Dean kemudian menceritakan bahwa Sudirman memiliki preferensi khusus dalam memilih anak-anak yang diasuh di panti tersebut.

Menurutnya, Sudirman cenderung memilih anak-anak yatim yang ganteng dan bersih.

Baca Juga: BIADAB! Kejahatan Abi Sudirman Pemilik Panti Asuhan Diungkap Teman Lama: Ada Kasta dan Korban Dipilih yang Glowing

Hal ini semakin menimbulkan kecurigaan ketika ditemukan bahwa hampir semua anak di panti tersebut berpenampilan menarik dan terlihat terawat dengan baik.

Sudirman juga diduga melakukan diskriminasi di antara anak-anak asuhnya.

Dean menyebutkan bahwa anak-anak dengan penampilan lebih menarik mendapatkan perlakuan istimewa.

Mereka diperlakukan berbeda bahkan diberikan fasilitas mewah seperti perawatan kulit, handphone iPhone dan tempat tinggal di istana panti.

Baca Juga: Mengaku Ditembak Oknum saat Pemeriksaan, Sudirman Terpidana Kasus Vina-Eky yang Sempat Hilang Ajukan Sidang PK!

Sebaliknya, anak-anak dengan penampilan yang dianggap kurang menarik ditempatkan di rumah panti yang lain dan tak mendapatkan perlakuan yang sama.

Dean juga mengungkapkan bahwa Sudirman kerap membedakan status sosial anak-anak di panti berdasarkan ketampanan mereka.

"Kasta yang kira-kira ketampanannya B apa C gitu di rumah panti yang sebelah kanannya. Kalau yang A+ gitu yang dia rawat dengan skin care terus dikasih handphone-nya yang iPhone terus giginya di vinir pokoknya perawatan banget," tukas Dean.

Anak-anak yang termasuk dalam kasta A mendapat perhatian lebih dan fasilitas yang lebih baik, sementara anak-anak di kasta lebih rendah mendapatkan fasilitas yang lebih sederhana.

Baca Juga: Punya Keterbatasan Intelektual, Kesaksian Sudirman di Sidang PK Enam Terpidana Kasus Vina-Eky Bisa Sukses karena Hal ini

Meski demikian, Dean mengaku tak curiga dengan perlakuan Sudirman terhadap anak-anak tersebut.

Ia menganggap bahwa kebersihan dan kerapian anak-anak panti merupakan bagian dari ajaran agama, di mana kebersihan adalah sebagian dari iman.

Sudirman yang dikenal rajin berzikir dan tampak religius mampu menyembunyikan niat buruknya di balik citra salih yang ditampilkan ke publik.

Dean juga mengungkapkan bahwa Sudirman memiliki alasan tersendiri mengapa panti asuhan yang didirikannya hanya menampung anak laki-laki.

Baca Juga: Akhirnya Kembali ke Lapas Kesambi, Kuasa Hukum Terpidana Sudirman Kasus Vina Cirebon Ajukan Permohonan Sidang PK

"Saya pernah tanya kenapa anak pantinya cowok semua, alasannya kalau cewek ribet karena kan nanti dia pacaran, nanti anak orang hamil, terus takut aja mungkin urusan adab seperti menstruasi gitu," katanya.

Menurutnya, Sudirman beralasan bahwa mengasuh anak perempuan lebih rumit karena khawatir terkait masalah pacaran dan kehamilan di luar nikah.

Alasan ini semakin memperkuat kecurigaan bahwa Sudirman memang memiliki preferensi khusus terhadap anak laki-laki.

Kecurigaan terhadap Sudirman semakin menguat setelah sejumlah korban dari berbagai kota memberikan kesaksian.

Baca Juga: Jadi Saksi Mahkota dalam Kasus Vina Cirebon, Susul 6 Terpidana Lain Sudirman Bersedia Ajukan PK

Menurut Dean, beberapa anak yatim dari panti Sudirman pernah dijemput dan dipilih langsung oleh tersangka.

"Anak-anak pantinya banyak yang dijemput yang dicari sama dia, disamperin, diliriklah dan dia memilih sendiri itu ya memilih dan ini dicari yang glowing-glowing," katanya.

Sudirman diduga mencari anak-anak yang berpenampilan menarik dan glowing untuk dijadikan target.

Kasus ini membuka mata publik tentang modus kejahatan yang terselubung di balik kedok kebaikan.

Baca Juga: Oknum Polisi Diduga Eksploitasi Sudirman di Kasus Vina Cirebon, Eks Wakapolri: Propam Harus Turun Tangan!

Sudirman yang sebelumnya dikenal sebagai sosok religius dan baik hati ternyata memanfaatkan panti asuhan sebagai tempat untuk melancarkan aksi bejatnya.

Publik kini menanti perkembangan lebih lanjut dari penyidikan polisi terhadap kasus mengejutkan ini.

Dengan terungkapnya kasus ini, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap lingkungan sekitar terutama ketika menyangkut anak-anak yatim yang seharusnya dilindungi.

Polisi terus mendalami kasus ini dan berupaya memberikan keadilan bagi para korban yang telah lama menderita di bawah manipulasi Sudirman.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dean Desvi
# Panti Asuhan
# Sudirman
# tangerang
# Yatim

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).