AYOJAKARTA.COM -- Kabar tak sedap sedang menyelimuti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam beberapa waktu belakangan ini.
Sebelumnya, ramai beredar rekaman foto dan video yang memperlihatkan seorang dosen bernama Arwan Nur Ramadhan melakukan tindakan mencekik kepada Ketua BEM UNY Farras Reihan.
Rekaman tersebut menuai banyak kontroversi sekaligus pertanyaan. Sekalipun keduanya sudah memberikan klarifikasi dan konfirmasi.
Belum rampung masalah kekerasan itu, kini nama kampus di Yogyakarta tersebut kembali viral karena muncul dugaan pemaksaan melanjutkan pendidikan bagi mahasiswa S1 (ke jenjang S2) dan kepada dosen untuk ke S3.
Baca Juga: 8 Peluang Bisnis Kreatif dengan Modal 1 Jutaan, Cocok untuk Mahasiswa yang Ingin Untung Besar
Beragam tautan dan posting-an pun ramai dikomentari, termasuk penyataan salah satu mahasiswa di akun Twitter/X @UNYJogja.
Ia menyebut bahwa dirinya dipaksa menyelesaikan tugas akhir. Namun jelang sidang, ia dipaksa untuk lanjut S2 jika ingin segera lulus S1.
Diduga, menurut posting-an Instagram UNYBERGERAK!, paksaan itu juga dilakukan kepada dosen baru yang disuruh melanjutkan pendidikan S3 di UNY.
Baca Juga: 8 Ide Lomba 17 Agustusan untuk Anak-Anak yang Cocok Dilakukan Malam Hari
Sampai berita ini dibuat, terpantau pihak UNY masih belum memberikan pernyataan resmi terkaita pemaksaan pendidikan S2 dan S3 ini.
Share this article
Kabar tak sedap sedang menyelimuti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam beberapa waktu belakangan ini.