AYOJAKARTA.COM – Saksi kunci kasus kematian Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky Rudiana, yaitu Aep, membantah soal kesaksian yang diarahkan oleh Iptu Rudiana.
Sebelumnya, Dede Riswanto yang juga saksi kunci kasus Vina Cirebon mengaku telah diarahkan oleh Iptu Rudiana untuk membuat BAP.
Aep mengatakan bahwa pernyataan Dede terkait Iptu Rudiana mengarahkan untuk membuat BAP adalah bohong.
Pasalnya, pada saat malam kejadian dirinya bersama Dede sehingga tidak ada satupun hal yang diarahkan Rudiana.
“Itu semua tidak benar. Di tanggal 27 Agustus itu di malam kejadian Dede ikut bersama saya, jadi itu nggak ada yang namanya disetting disuruh sama Pak Rudiana. Itu sudah dari kepribadian saya sendiri. Apa yang saya tahu saya ucapkan di situ,” kata Aep dikutip dari kanal YouTube Kompas TV pada Sabtu (10/8/2024).
Kemudian, Aep juga menanggapi pernyataan yang menyebut bahwa pada 31 Agustus 2016 Dede tidak bertemu Rudiana.
Baca Juga: PDIP Dengar Isu Penjegalan di Pilgub Jakarta, Anies Baswedan: I Feel You Pak Hasto
Ia menegaskan bahwa pada saat itu dirinya sedang bersama Dede di kantor polisi untuk dimintai keterangan.
“Tidak benar. 31 Agustus itu saya di Polres, saya dipanggil untuk dimintai keterangan di situ,” tegasnya.
Selain itu, Aep juga menanggapi pengakuan Dede yang dimintai keterangan terkait adanya aksi pelemparan hingga pengejaran.
Baca Juga: 4 Ide Lomba 17 Agustus yang Kreatif dan Anti Mainstream, Cocok Dilakukan di Lingkungan Rumah
Ia menuturkan bahwa Rudiana sama sekali tidak pernah mengarahkan untuk membuat keterangan seperti itu.
Bahkan, Dede juga pernah menyebut dirinya pernah diminta Aep untuk diantar ke Polres Cirebon.
Aep menyatakan bahwa pengakuan Dede sama sekali tidak benar dan bohong.
Tidak benar keterangan si Dede itu, tidak pernah. Tidak benar, itu semua bohong,” tutupnya.
Share this article
Sebelumnya, Dede Riswanto yang juga saksi kunci kasus Vina Cirebon mengaku telah diarahkan oleh Iptu Rudiana untuk membuat BAP.