AYOJAKARTA.COM – Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar mengungkapkan banyak fakta terbaru mengenai kasus Jessica Wongso.
Setelah mengungkapkan adanya rekaman CCTV yang direkayasa oleh Muhammad Nuh Al-Azhar dan Christopher Hariman Rianto, kini Rismon Sianipar menampilkan potongan-potongan video CCTV yang telah direkayasa oleh keduanya.
Rismon menyebutkan salah satu potongan video yang telah direkayasa yaitu sedotan yang dipakai Mirna Salihin saat kejadian di Kafe Olivier.
Dalam potongan video tersebut seolah mengarahkan Jessica telah memasukkan sedotan ke dalam minuman Mirna.
Setelah melihat rekaman CCTV tersebut Hakim Binsar Gultom memberikan pertanyaan yang berulang-ulang kepada Jessica Wongso mengenai sedotan itu.
“Tentang sedotan itu sampai dua kali ditanyakan oleh Binsar Gultom, saking percaya dirinya dia,” Rismon, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Balige Academy, Senin 5 Februari 2024.
Rismon pun menuturkan alasan lain Hakim Binsar Gultom menanyakan hal tersebut karena banyak saksi yang mengarahkan tentang sedotan itu kepada Jessica Wongso.
Dengan adanya video rekayasa tersebut telah memberatkan Jessica sebagai tersangka, dan menjadi rujukan bagi ketiga hakim untuk mengambil keputusan.
Diketahui, kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin dan menyeret nama Jessica Wongso sebagai tersangka terjadi pada tahun 2026 silam.
Baca Juga: Rismon Sianipar Tantang Hakim Binsar Gultom Buktikan Rekayasa CCTV Kopi Sianida: Maju Kalian
Namun, kasus ini kembali mencuat setelah adanya film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso yang tayang di Netflix pada akhir September 2023 yang lalu.
Sehingga dengan adanya tayangan tersebut banyak yang berspekulasi bahwa ada kejanggalan yang belum terungkap dalam kasus ini.

Share this article
Rismon menyebutkan salah satu potongan video yang telah direkayasa yaitu sedotan yang dipakai Mirna Salihin saat kejadian di Kafe Olivier.