AYOJAKARTA/COM -- Tragedi kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara berbuntut panjang hingga kini kasusnya masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Kendati demikian ada beberapa pihak yang menilai bahwa insiden ini tak terlepas dari kesalahan Pertamina itu sendiri.
Bahkan ada beberapa pihak yang menyebut bahwa Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati harus ikut bertanggung jawab atas peristiwa itu.
Adapun Menteri BUMN Erick Thohir menanggapi insiden dan isu pencopotan Direktur Pertamina tersebut dengan tanggap.
"Saya kan sudah pernah copot direktur pertamina kan? ya kalau saya mesti copot lagi, ya saya copot lagi begitu," ujar Erick Thohir.
Namun menurutnya penyelesaian atas kasus yang terjadi belakangan ini pada pertamina bukan lah untuk saling menyalahkan, tetapi bagaimana solusi efektif dan tepat atas kejadian ini.
"Tapi penyelesaian itu kan tidak hanya saling menyalahkan," ucapnya.
Oleh karenanya, Erick Thohir pun meminta kepada seluruh perusahaan BUMN seperti MIND ID, Pertamina, PLN untuk membentuk tim resiko bisnis.
"Saya sudah telepon untuk seluruh seperti MIND ID, Pertamina, PLN untuk membentuk tim resiko bisnis bukan hanya di bagian keuangan tetapi di bagian operasional secara menyeluruh," paparnya.
Menurutnya hal ini penting, lantaran menyakut kepentingan daripada hajat hidup orang banyak.
Sebagaimana diketahui insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang tersebut bukan hanya sekali itu terjadi, namun diketahui telah terjadi berulang kali.
Hingga pada kali ini, insiden itu mengakibatkan puluhan warga di pemukiman sekitar menjadi korban kebakaran Pertamina.
Atas peristiwa itu, Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati pun sampaikan permohonan maaf dan belangsungkawa kepada para korban kebakaran Depo Pertamina di Plumpang.
"Saya dari manajemen Pertamina menyampaikan belangsungkawa dan suka cita yang sebesar-besarnya atas insiden kebakaran pipa di terminal Plumpang ini telah menyebabkan korban," lata Nicke
Dirinya juga menyampaikan bahwa pihaknya akan itu turut bertanggung jawab atas terjadinya insiden tersebut.***(Christy Ayu Saputri)

Share this article
Bahkan ada beberapa pihak yang menyebut bahwa Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati harus ikut bertanggung jawab atas peristiwa itu.