AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini masyarakat pengguna internet dikejutkan dengan kabar pelecehan seksual yang terjadi di salah satu universitas swasta.
Pelaku pelecehan seksual merupakan mahasiswa dari salah satu universitas di daerah Depok, Jawa Barat.
Diketahui pelaku merupakan mahasiswa dari Universitas Gunadarma.
Informasi mengenai adanya pelecehan seksual diketahui dari salah satu pengguna akun twitter dengan nama @abcdyougoblog.
Baca Juga: 7 Sesar Aktif Mengancam Pulau Jawa, Ujung Barat sampai Timur Berpotensi Diguncang Gempa Bumi!
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Twitter @abcdyougoblog, pemilik akun yang diketahui bernama Rian tersebut mengunggah dua buah foto yang diduga adalah foto pelaku.
Dalam cuitannya, Rian mengunggah detail kronologi terjadinya pelecehan seksual tersebut.
Kronologi tersebut didapat berdasarkan keterangan dari korban yang merupakan mahasiswi Universitas Gunadarma.
Berdasarkan kronologi yang diunggah oleh Rian, pelecehan seksual terjadi saat korban berada di Kampus G pada Jumat (2/12/2022).
Kala itu korban menceritakan jika ia hendak makan siang di belakang Kampus E saat sedang istirahat pada pukul 10.27 WIB, akan tetapi mengurungkan niat lantaran tempat makan saat itu sedang ramai.
Baca Juga: Direktur Utama PT PNM Sabet TOP CEO Bisnis Indonesia Awards 2022
Tak berselang lama, korban dihubungi oleh pelaku dan menanyakan keberadaannya.
“Detail kejadiannya itu di Kampus G, hari Jumat, 2 Desember 2022. Saat itu emang aku dan dia lagi ngampus di Kampus G. Karena awal-awal aku cuma mikir ini temen dan aku ngga pernah terlintas sedikitpun kalo dia akan aneh-aneh ke aku. Saat itu aku lagi istirahat di jam 10.27 aku niat makan di belakang Kampus E, tapi karena tempat makan disekitar situ penuh, aku engga jadi makan,” demikian bunyi kronologi dari pihak korban.
“Nah dia nanya aku dimana, jadi aku jawab aja aku di Kampus E. Tadinya akum au ketemuan di ilong, tapi ngga jadi karena aku udah balik ke Kampus G lagi. Di jam 11.40 dia chat lagi dan mau nemuin aku di Kampus G, aku mikir yaudahlah ya ketemuan masih di lingkungan kampus dan itu masih banyak orang lalu lalang,” sambungnya.
Pada pukul 11.40, korban dihubungi kembali oleh pelaku terkait keberadaannya yang kemudian akhirnya mereka bertemu di sekitar kampus Gunadarma dan pada pukul 12.01 pelaku menemui korban di Kampus G, tepat didepan kelas korban di G112 dan kemudian keduanya berbincang.
Baca Juga: Ferdy Sambo Tak Berkutik, Richard Eliezer Tunjukan Bukti Foto Dirinya Dijanjikan Uang Rp1 Miliar
Tak berselang lama, pelaku masuk ke gedung 1 dan kemudian memanggil korban.
Korban kala itu tak merasa ada hal aneh pada pelaku dan sempat berpikir jika pelaku ingin bertanya mengenai letak toilet laki-laki dan perempuan karena tak ada penanda.
Hingga kemudian korban didorong dan pelaku mencoba mencium korban.
“Disaat itu aku mikir mungkin diam au tanya dimana toilet cewe atau cowo karena ngga ada tandanya. Tapi tiba-tiba dia dorong aku ke tembok ujung banget yang sepi trus nyosor gitu”
Baca Juga: Sesar Cugenang Jadikan 9 Desa di Cianjur Zona Bahaya, BMKG Ungkap Tak Boleh Jadi Hunian: Terlarang!
Korban kemudian menjelaskan saat itu dirinya menepis pelaku yang kemudian pelaku mengatakan jika ia ingin sekali saja.
Berdasarkan unggahan Rian pada akun twitternya, tampak sebuah video yang memperlihatkan pelaku dihakimi oleh mahasiswa.
Tidak hanya itu, tampak pelaku juga diberi urin yang dimasukan kedalam botol plastik.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kampus.***

Share this article
Kronologi tersebut didapat berdasarkan keterangan dari korban yang merupakan mahasiswi Universitas Gunadarma.