AYOJAKARTA.COM – Menjadi perbincangan yang terus berkelanjutan, perkara Jessica Wongso masih belum berhenti mendapat perhatian.
Meski mendapat hambatan, antusiasme publik dari berbagai kalangan untuk memberi dukungan terhadap kuasa hukum Jessica Wongso juga tidak terbantahkan.
Bukan saja datang dari tim kuasa hukum yang probono atau tidak dibayar, sebagian besar publik dari berbagai macam latar berharap kasus Jessica Wongso bisa kembali digelar.
Sebagai bentuk dukungan terhadap Jessica, sebanyak 3.800 advokat dari berbagai wilayah dan lembaga di tanah air bersiap untuk urun keahlian.
Ribuan pengacara yang berkomitmen untuk memberi dukungan tersebut tergabung dalam Tim Aliansi Advokat Pembela Jessica Wongso.
Tidak hanya kelompok aliansi, dukungan terhadap Jessica juga datang dari Pengacara Kenamaan dan berpengalaman Otto Cornelis Kaligis.
Selain pernyataan Jessica yang dengan tegas disampaikan di persidangan, tidak adanya temuan jejak sianida di lambung Mirna juga menunjukkan kejanggalan.
Baca Juga: Firli Bahuri Yakin Bakal Bebas dari Status Tersangka Jelang Sidang Praperadilan Besok, Dasarnya Apa?
Berdasarkan sejumlah fakta-fakta yang dilihatnya di dalam persidangan kasus kopi sianida, OC Kaligis sependapat untuk membebaskan Jessica.
Seperti telah menjelma menjadi potret realitas dari keadilan bangsa Indonesia, dukungan untuk Jessica Wongso senantiasa akan terus ada.
Pernyataan ungkapan tersebut disampaikan Otto Hasibuan dalam sebuah siniar bersama Rey Utami.
Kendati memiliki kemungkinan untuk mendapatkan keringanan hukuman dengan cara mengajukan grasi, namun Jessica menolak.
Menurut Otto Hasibuan, salah satu hal mendasar yang menjadi sumber adanya penolakan tersebut adalah adanya pengakuan sebagai pelaku pembunuhan.
Lantaran tidak ingin mengakui suatu perbuatan melanggar hukum dan menyebabkan kematian sahabatnya yang tidak pernah dilakukannya, Otto menyebut Jessica menolak.
Persoalan hukum yang dialami Jessica Wongso bukan saja membuat sejumlah pakar hukum terpincut, akan tetapi juga membuat Pembaca Tarot untuk ikut larut.
Menurut Denny Darko, dampak keras dan gencarnya arus tekanan yang dilakukan media terhadap kasus ini bisa berdampak adanya pergantian arah.
Dalam prediksi menggunakan kartu, Deny memegang adagium yang menyebut lebih baik membebaskan 100 orang yang bersalah daripada menghukum satu orang tak bersalah.
“Adanya asas lebih baik membebaskan 100 orang yang bersalah, daripada menghukum satu orang yang tidak bersalah, ini bisa menjadi penyebab,” ungkap Deny.
Baca Juga: Otto Hasibuan Bakal Laporkan Semua Orang yang Terlibat dalam Kasus Jessica Wongso
Sejalan dengan adanya istilah tersebut, Deny optimis desakan publik akan semakin didengar dan Peninjauan Kembali bisa disetujui.
“Dengan kedua faktor itu, sangat besar kemungkinan Jessica bisa bebas,” pungkas Denny dikutip Ayojakarta, Senin 18 Desember 2023 dari Media Populer.

Share this article
Sebagai bentuk dukungan terhadap Jessica, sebanyak 3.800 advokat dari berbagai wilayah dan lembaga di tanah air bersiap untuk urun keahlian.