AYOJAKARTA.COM -- Viral video Gus Miftah terlihat memberikan amplop coklat kepada Cak Kirun setelah pengajian.
Hal tersebut membuat Gus Miftah geram dan mengancam salah satu akun YouTube ke jalur hukum.
Pada unggahan di Instagramnya, Gus Miftah membagikan sebuah tangkapan layar sebuah akun YouTube yang bernama INDONESIANA NEWS TV.
Dalam unggahan akun YouTube tersebut, tertulis judul
"MIFTAH TERTANGKAP BASAH . DI DUGA MAU NYOGOK KE PESANTREN AGAR DUKUNG CAPRES 02 ,AMPLOP DIKEMBALIKAN".
Setelah disimak, dalam video tersebut terlihat sosok Gus Miftah didampingi sejumlah orang bersama Cak Kirun.
Dalam tayangan tersebut, Gus Miftah terlihat membawa amplop berwarna cokelat.
Gus Miftah tampak kecewa karena Cak Kirun terlihat menolak amplop cokelat yang diberikan olehnya.
Dalam video tersebut, ditampilkan juga sosok ulama yang mengaku hampir kena sogok dengan uang.
Ulama tersebut mengaku uang sogokan yang hendak diberikan kepadanya digunakan agar ia tak memilih Anies Baswedan jadi presiden.
"Semoga saya bisa menghadapi ujian ini, ini sebetulnya uangnya merah-merah banyak tapi dikarenakan ini untuk nyogok saya untuk tidak mensukseskan dan mendoakan Pak Anies Baswedan sehingga ini saya colong saya videokan biar nanti tak kasih tau pada temen-temen ya Pilkada ini bisa merusak iman bagi mereka yang tidak kuat, ini jumlahnya 1 M kira-kira," kata ulama tersebut.
Narasi dalam video tersebut juga mengatakan bahwa Gus Miftah ingin menyogok ke pesantren.
Disebutkan bahwa Gus Miftah beberapa kali keluar masuk pesantren untuk menyogok para kiai dan ulama untuk memilih salah satu capres.
Gus Miftah kemudian membantah unggahan akun YouTube tersebut lewat Instagram pribadinya.
Bahkan, Gus Miftah mengancam akun YouTube INDONESIANA NESW TV dan akun-akun sosial media lainnya ke jalur hukum apabila masih menyebarkan video tersebut.
"Untuk Anda akun yutube INDONESIANA NEWS TV…. Fitnah Anda sudah keterlaluan dan melampaui batas. Saya tunggu niat baiknya atau dengan terpaksa saya menempuh jalur hukum!!!. Dan untuk akun2 lainya yang menyebar luaskan kebohongan dan fitnah ini silahkan dihapus atau juga mau berurusan hukum dengan saya," tulis Gus Miftah.
Bantahan Gus Miftah diperkuat klarifikasi dari salah satu panitia penyelenggara pengajian dalam video tersebut, Mirza Kolama.
Baca Juga: Video “Ndasmu Etik” Viral, Prabowo Subianto Beri Tanggapan Sambil Tertawa
Pada video yang diunggah Gus Miftah di Instagram pribadinya, Mirza Kolama mengaku bahwa narasi tudingan Gus Miftah meyogok Cak Kirun adalah fitnah.
"Saya Mirza Kolama putra Bapak Hadi Sutarno selaku sohibul hajat dan sekaligus panitia pengajian Gus Miftah pada 2 November 2023 menyatakan bahwa video tuduhan Gus Miftah yang seolah Gus Miftah memberikan amplop kepada Abah Kirun untuk tidak mendukung paslon AMIN adalah fitnah besar," ucap Mirza Kolama.
Mirza Kolama kemudian menjelaskan bahwa baik Gus Miftah maupun Cak Kirun adalah pengisi acara di pengajian tersebut.
Amplop cokelat yang belakangan ini dikatakan sebagai alat sogok Gus Miftah, menurut Mirza Kolama adalah pemberian panitia untuk para santri dan pengisi acara.
"Mereka sama-sama menjadi pengisi di pengajian kami, amplop itu justru pemberian kami untuk para santri sebagai ucapan terima kasih atas kehadiran Gus Miftah di acara pengajian kami. Bukan pemberian Gus Miftah kepada Abah Kirun," ungkap Mirza Kolama.***

Share this article
Gus Miftah ancam akun YouTube ini ke jalur hukum karena menyebarkan video fitnah dirinya beri amplop ke Cak Kirun.