AYOJAKARTA.COM - Warganet dari sejumlah platform media sosial tengah menyoroti perilaku obsesif yang dilakukan oleh Adi Pradita terhadap Nimas Sabella.
Nimas Sabella dengan Adi Pradita sebelumnya merupakan teman satu kelas saat keduanya masih bersekolah di SMPN 34 Surabaya.
Bermula dari sikap Nimas Sabella yang menunjukkan rasa empati karena Adi Pradita terlihat jarang ke kantin, kasus tersebut kini menjadi urusan pihak berwajib.
Baca Juga: Bisa Merusak Karakter, 6 Ciri Kamu Berada di Lingkungan Toxic, Penuh Gosip dan Fitnah Salah Satunya!
Saat masih menjadi teman satu sekolah, Nimas merupakan sosok remaja belia yang senang berbuat baik kepada para sahabatnya, termasuk juga ke Adi.
Lantaran tidak pernah melihat Adi pergi ke kantin untuk jajan, suatu hari Nimas dengan sikap toleransinya yang tinggi sebagai sahabat memberi uang kepada Adi.
Dari pemberian uang senilai Rp 5.000 yang dilakukan Nimas untuk jajan, tanggapan Adi kepada Nimas justru berbeda.
Adi Pradita yang dikenal sebagai sosok berkepribadian tertutup atau introvert, menganggap perbuatan Nimas sebagai rasa suka atau cinta.
Meski keduanya sudah tidak lagi menjadi teman satu kelas, kenangan Adi tentang Nimas masih belum sedikitpun bergeser dari ingatan.
Suatu malam di tahun 2014, Adi Pradita secara tiba-tiba mengejutkan Nimas yang baru selesai mengikuti latihan Paskibra di sekolah barunya.
Baca Juga: Apakah Pasanganmu Sosok Vampir Emosional? Inilah 6 Tips Untuk Mengetahuinya Sebelum Terlambat
Setahun berselang atau tepatnya di tahun 2015, Adi Pradita kembali menemui Nimas yang saat itu tengah berduka karena ayahnya meninggal dunia.
Setelah Nimas sempat berterima kasih kepada Adi yang ikut menyampaikan rasa belasungkawa, tanggapan Adi kepada Nimas semakin berbeda.
Sejak saat itu, Adi mulai semakin intens memberikan perhatian kepada Nimas melalui pesan-pesan pribadi di akun sosial media.
Merasa sudah mulai terganggu dengan ulah dari sahabat SMP-nya, Nimas meminta Adi untuk bertemu dan membicarakan perbuatannya.
Dari pertemuan tersebut Adi secara lantang menyampaikan isi perasaannya kepada Nimas yang langsung mendapat tanggapan.
Tidak terima cintanya ditolak, Adi kembali menunjukkan perilakunya yang membuat Nimas semakin merasa cemas.
Baca Juga: ALHAMDULILLAH! Bantuan Sosial MRP Tahap 5 Disalurkan Bertahap, Wilayah Ini Sudah Cair Duluan
Di tahun 2018, Nimas mengaku Adi pernah berdiam diri di depan rumahnya sejak pukul 01:00 sampai dengan pukul 04:00 pagi.
Meski berbagai cara sudah dilakukan Nimas untuk bisa terhindar dari perilaku tidak menyenangkan, namun hal tersebut tidak menyurutkan tekad Adi.
Usai bertahun-tahun diteror, puncak ketakutan dan kekhawatiran Nimas terjadi saat Adi mulai berani menunjukkan perilaku eksibisionis tanpa sungkan.
Usai cuitan Nimas menjadi viral di platform X, kasus yang terjadi pada Nimas kemudian menjadi urusan Polda Jawa Timur. ***

Share this article
Warganet dari sejumlah platform media sosial tengah menyoroti perilaku obsesif yang dilakukan oleh Adi Pradita terhadap Nimas Sabella.