Bingo! Temukan Banyak Kejanggalan, Kuasa Hukum Pegi Setiawan Menduga Penanganan Kasus Kematian Vina dan Eky Hanya Skenario

Proses penetapan terpidana Pegi Setiawan tidak sesuai dengan prosedur dan tidak sesuai aturan karena hanya berdasarkan ucapan saksi saja.
Proses penetapan terpidana Pegi Setiawan tidak sesuai dengan prosedur dan tidak sesuai aturan karena hanya berdasarkan ucapan saksi saja.

AYOJAKARTA.COM – Belum dibukanya sejumlah barang bukti digital dalam kasus Vina dan Eky yang  berujung pada penangkapan Pegi Setiawan, ditengarai bagian dari skenario.

Guna mengungkap kebenaran peristiwa yang menyebabkan Pegi Setiawan dituding sebagai otak kematian Vina dan Eky, hal tersebut tidaklah sulit.

Proses penetapan para terpidana yang sudah divonis bersalah serta Pegi Setiawan selaku dalang atas dugaan pembunuhan berencana terhadap Vina dan Eky, banyak kejanggalan.

Pernyataan terkait adanya skenario tersebut disampaikan oleh anggota tim kuasa hukum Pegi Setiawan, yakni Toni RM saat menjadi narasumber di sebuah siniar.

Baca Juga: Masa Depan Terjamin! 13 Universitas dengan Jurusan Teknik Industri Terbaik Versi Scimago Institution Rankings (SIR) 2024, UB Berhasil Raih Ranking 1

Sejak awal melakukan pembelaan terhadap Pegi, pihaknya sudah mampu mencerna adanya sejumlah kejanggalan dalam kasus Vina.

Disamping proses penangkapan terhadap kliennya yang tidak sesuai dengan prosedur, juga karena penetapan nama Pegi Setiawan terbilang tidak sesuai aturan.

Dari sekian banyak nama Pegi alias Perong, untuk bisa mengerucut kepada sosok buruh bangunan bernama Pegi Setiawan membutuhkan penelitian mendalam.

Terlebih  proses penetapan para terpidana serta Pegi Setiawan sebagai dalang dalam kasus Vina, tidak lepas dari keterangan saksi Aep serta Sudirman.

“Saya baca BAP-nya Rudiana, nama Pegi ini dari Rudiana, dan saya tidak tahu darimana Rudiana tahu, hebat bukan proses hukum seperti ini?” seloroh Toni.

Menjadi sosok yang paling dicari oleh penyidik kepolisian atas dugaan menjadi dalang kematian Vina dan Eky, Pegi Setiawan secara pribadi mengaku sangat terkejut.

Baca Juga: Tembus 2.184 Pendaftar! Inilah 15 Prodi D-3 dan S-1 Paling Ramai Peminat di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)

Selain karena meyakini diri tidak bersalah karena memang tidak terlibat dan tidak berada di Cirebon, proses penangkapan juga sangat membingungkan.

“Saya ditangkap ramai-ramai, dimasukin mobil, saya baru tahu pas udah viral itu, meski dipukul saya tidak mau ngaku, karena tidak melakukan,” tegas Pegi.

Menyikapi proses penanganan yang terkesan dipaksakan dan salah tangkap sebagaimana dialami Pegi, menurut Toni bisa merupakan suatu indikasi adanya hal lebih krusial.

Sehubungan dengan adanya daftar nama tersangka yang dibuat oleh Rudiana di tahun 2016, Toni menilai persidangan terhadap para terpidana tidak lain hanya skenario belaka.

Berdasar hasil putusan sidang para terpidana, Toni menilai vonis hukum sebagai pelaku pembunuhan berencana sebagaimana dituduhkan tidak pernah benar-benar dibuktikan.

“Dari dakwaan sampai pembuktian, keterangan saksi, visum dan seterusnya, tidak pernah terungkap yang namanya perencanaan, padahal itu vonis hukumnya,” ungkap Toni.

Baca Juga: LEBAT TERAWAT! Ini Manfaat Vitamin Rambut , semakin Lembut Sepanjang Hari

Toni menganggap dugaan adanya skenario dalam kasus Vina sengaja dirancang untuk menutupi pelaku sesungguhnya atau kasus lain yang bisa berdampak sangat besar.  ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pegi Setiawan
# Kasus Vina
# Terpidana

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.