Punya Harta Rp300 M, Alshad Ahmad Sebut Ayahnya Eks Orang Pajak dan Kerja Bareng Tomi Soeharto Warganet Curiga

Alshad Ahmad
Alshad Ahmad

AYOJAKARTA.COM -- Bukan rahasia umum lagi jika Alshad Ahmad berasal dari keluarga yang berada.

Hal itu nampak jelas dari keseharian dari Alshad Ahmad yang senang memelihara banyak hewan-hewan yang dilindungi.

Dikabarkan bahwa ayah Alshad Ahmad memiliki harta kekayaan mencapai Rp 300 miliar.

Baca Juga: So Sweet! Alshad Ahmad Ungkap Alasannya Naksir Sama Tiara Andini, Warganet Dibikin Baper

Hal tersebut dibenarkan oleh Alshad dalam podcastnya bersama Denny Sumargo yang kemudian diunggah kembali oleh akun Instagram @lambenyinyir dan dikutip AyoJakarta.com pada Rabu, 15 Maret 2023.

Siapa sangka Alshad mengaku bahwa ayahnya merupakan mantan pegawai pajak.

Ayah saudara dari Raffi Ahmad ini bekerja sebagai pegawai pajak selama kurang lebih sepuluh tahun.

“Iya, bapak gue sih ya dia berjuang dari nol bang, jadi sebenarnya dia dulu sempat kerja di pajak berapa tahun sepuluh tahun gitu,” ujarnya.

Baca Juga: Ayahnya Punya Harta Rp300 M tapi Keluarga Alshad Ahmad Pilih Jual Rumah Mewahnya, Ternyata Ini Alasannya

Lalu kemudian ia memilih berhenti dan bekerja di perusahaan swasta milik Tomi, yang warganet menduga adalah Tomi Soeharto.

Selama bekerja di perusahaan swasta tersebut, ayah Alshad sembari menjalankan bisnis properti.

Saat itu Alshad mengaku ayahnya memiliki banyak hoki karena dapat membeli tanah dengan harga murah.

“Habis itu dia pindah ke kerja di perusahaan swasta di perusahaannya Pak Tomi, lama disitu dan dia juga sekalian bisnis, hokinya tuh di properti jadi dia sambil beli tanah jadii rumah dijual, itu cuannya lumayan dulu kenceng karena hokinya dia disitu,” kata Alshad.

Selama menjalankan bisnis tersebut, Alshad mengaku bahwa ayahnya memiliki banyak keuntungan.

Baca Juga: Denny Sumargo Dengernya sampai Sesek Napas! Segini Biaya Makan Hewan Alshad Ahmad yang Fantastis: Pusing Aduh!

Ditambah mendapat tambahan bonus dari bosnya dulu, hingga akhirnya harta kekayaannya mencapai Rp 300 miliar.

Mengingat saat ini pegawai pajak sedang menuai banyak sorotan karena kasus Rafael Alun Trisambodo yang diduga melakukan tindak pencucian uang.

Warganet yang mendengar asal muasal kenapa orang tua Alshad kaya raya karena pernah bekerja sebagai pegawai pajak dan bekerja dengan Tomi itu pun membuat warganet mendadak curiga.

“Oh orang pajak ma kroni nya Tomi Soeharto, pantes lah, korupsi dari jaman dulu ya, bukan rahasia umum beli tanah murah karena punya kuasa ngemplang pajak, pantes kaya, kalo normal mah nggak begitu, terjawab sudah,” kata @maharaxxxxx dalam kolom komentar.

“Oh dari pajak ke Pak Tomi, pantes,” kata @famixxxx dalam kolom komentar.***(Linda Wati)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# 300 miliar
# Tomi Soeharto
# Pegawai Pajak
# Alshad Ahmad
# Ayah

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.