AYOJAKARTA.COM - Sempat dianggap mengalami gangguan jiwa, Husein Ali Rafsanjani mencurahkan isi hatinya di sosial media.
Dari curahan Husein Ali Rafsanjani, publik kemudian mengetahui akar persoalan yang dialami oleh ASN di Kabupaten Pangandaran tersebut.
Keberanian Husein Ali Rafsanjani menyuarakan isi hati atas persoalan dugaan pungli yang dihadapinya, membuat Bupati Pangandaran dan Gubernur Jawa Barat ikut turun tangan.
Terkait dengan kasus dugaan pungli yang hingga kini masih dalam proses penyidikan, Husein Ali Rafsanjani kembali berbicara.
Menurutnya, proses rekrutmen bagi seorang Aparatur Sipil Negara tidaklah dikenakan biaya apapun alias gratis.
Berbekal pengetahuan tersebut, Husein Ali Rafsanjani kemudian mengikuti tahapan proses Pendidikan dan Pelatihan Dasar atau Diklatsar ASN yang diselenggarakan Pemda setempat.
Namun sepekan sebelum pelaksanaan, Husein Ali Rafsanjani terkejut karena untuk bisa mengikuti kegiatan tersebut dirinya dimintai sejumlah uang.
Uang tersebut sedianya akan digunakan sebagai biaya transportasi para peserta yang akan mengikuti pelatihan di Kota Bandung.
“Yang memberatkan itu karena peserta yang berangkat sendiri, sakit atau hamil atau tidak ikut rombongan tetap harus bayar,” jelas Husein Ali Rafsanjani.
Meski demikian, ia yang merupakan seorang perantau tetap mengikuti proses pelatihan tersebut.
Dari Pangandaran ke Bandung, Husein Ali Rafsanjani memilih berangkat menggunakan sepeda motor dan tidak ikut bersama rombongan peserta.
Setelah pelatihan berjalan, Husein Ali Rafsanjani kembali dikejutkan dengan biaya tambahan lain yang kemudian membuatnya merasa perlu bertanya.
Harapannya untuk mendapatkan jawaban melalui akun Anonim saat melapor justru berbuntut rekan-rekannya yang ditanya BKPSDM Pangandaran.
Lantaran tidak ingin menyulitkan rekan sesama ASN, Husein Ali Rafsanjani kemudian mengaku dan berbuah ancaman pemecatan.
“Kalau kamu menanyakan hal seperti ini, itu sama saja menjelekkan nama instansi bisa dipecat,” ujar Husein Ali Rafsanjani menirukan pernyataan oknum BKPSDM.
Setelah memberikan keterangan kepada BKPSDM, sekolah tempat Husein Ali Rafsanjani mengajar mulai sering mendapatkan kunjungan untuk mencari-cari kesalahan.
Lantaran surat pemecatan yang diminta tidak kunjung diberikan, Husein Ali Rafsanjani memutuskan untuk pulang dan mengajar secara sukarela di Bandung.
Merasa buang-buang waktu dan tenaga serta biaya, Husein Ali Rafsanjani kemudian memilih mengundurkan diri sebagai ASN.
Meski para muridnya keberatan dengan keputusan tersebut, Husein Ali Rafsanjani tak bisa berbuat apapun kecuali bersabar.
Baca Juga: Husein Ali Rafsanjani Sempat Mengajar Sukarela Tanpa Digaji, Ternyata karena Ini
Setelah memberikan surat pengunduran diri tersebut, Husein Ali Rafsanjani lalu mengunggah video yang khusus diberikan kepada para muridnya.
“Sebetulnya video itu untuk murid saya, menjelaskan kenapa saya meninggalkan Pangandaran,” ungkap Husein Ali Rafsanjani yang unggahannya kemudian menjadi viral.
Demikian pengakuan Husein Ali Rafsanjani dikutip Ayojakarta pada Jumat 19 Mei 2023 dari YouTube Deddy Corbuzier.***

Share this article
Terungkap ternyata ini tujuan sebenarnya Husein Ali Rafsanjani membuat dan mengunggah video soal dugaan pungli.