Selamat! 500 KPM Dinyatakan Lulus dari Program Bansos: Kemensos Fokus pada Pemberdayaan Ekonomi

Illustrasi. 500 KPM Dinyatakan Lulus dari Program Bansos: Kemensos Fokus pada Pemberdayaan Ekonomi
Illustrasi. 500 KPM Dinyatakan Lulus dari Program Bansos: Kemensos Fokus pada Pemberdayaan Ekonomi

AYOJAKARTA.COM – Sebuah video viral yang menyoroti 500 keluarga penerima manfaat (KPM) yang diberhentikan dari program bantuan sosial (bansos) menimbulkan pertanyaan publik.

Apakah benar penerima yang telah mendapatkan bantuan sosial selama lima tahun otomatis dihentikan bantuannya? Atau ada penyebab lain di balik keputusan ini?

Pemerintah saat ini tengah memperbarui sistem data penerima bantuan sosial , dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga: Punya Kebiasaan Menahan Buang Air Kecil? Hati-hati, Ini yang akan Terjadi pada Tubuh Kamu...

Perubahan ini membawa dampak signifikan terhadap mekanisme penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran.

Evaluasi Ketat, Bansos Hanya untuk yang Memenuhi Kriteria

Pembaruan data membuat pemerintah lebih selektif dalam menetapkan siapa saja yang berhak menerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kementerian Sosial (Kemensos) secara berkala mengevaluasi para penerima berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi terbaru.

Langkah ini sejalan dengan meningkatnya jumlah keluarga miskin baru serta dinamika sosial yang terus berubah.

Pemerintah menargetkan agar bansos tidak diberikan kepada keluarga yang sudah dinilai mampu atau tidak lagi memenuhi kriteria.

Baca Juga: Benarkah Saldo Bansos PKH dan BPNT Tahap Kedua Mulai Cair Mei 2025? Cek Penjelasan dari Kemensos

DTSEN Jadi Dasar Seleksi

Dengan diberlakukannya DTSen, data penerima bantuan sosial kini terintegrasi dengan data kependudukan, pendidikan, kesehatan, hingga informasi ekonomi keluarga.

Ini memastikan bahwa bantuan hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar layak.

Presiden Prabowo Subianto, dalam pidatonya pada Hari Buruh 1 Mei 2025 lalu, menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial dan subsidi.

Ia menegaskan bahwa penerima bantuan harus benar-benar dari kalangan yang membutuhkan. Pemerintah juga berencana mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital agar bantuan langsung tersalurkan ke keluarga yang tepat.

Baca Juga: Surat Resmi dari Kemensos! Ada Komponen dan Aturan Baru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahap II

Bansos Bersifat Sementara, Kemandirian Jadi Tujuan Utama

Menteri Sosial Saifulah Yusuf menjelaskan bahwa program seperti PKH dan BPNT dirancang sebagai bantuan sementara.

Tujuannya adalah membantu masyarakat hingga mereka mampu mandiri secara ekonomi.

Oleh karena itu, kelompok usia produktif, khususnya 20 hingga 40 tahun diimbau untuk mulai bersiap menghadapi kemungkinan graduasi dari program bantuan.

Graduasi ini merupakan bentuk pengakuan atas keberhasilan KPM dalam meningkatkan taraf hidupnya.

Keluarga yang telah mandiri akan dialihkan ke program pemberdayaan ekonomi seperti pelatihan usaha, akses permodalan, hingga pendampingan bisnis kecil.

500 KPM di Jawa Timur Resmi Digraduasi

Kasus terbaru terjadi di Jawa Timur, di mana sebanyak 500 KPM dari 13 kabupaten/kota resmi dihentikan bantuannya karena dinilai telah mandiri.

Mereka tidak lagi menerima bantuan PKH, namun bukan berarti ditinggalkan begitu saja.

Pemerintah membuka pintu bagi mereka untuk mengikuti program pemberdayaan dari berbagai kementerian, seperti Kementerian Koperasi dan UKM, Kemensos, hingga pemerintah daerah.

Baca Juga: Badai PHK Mengancam Dunia Termasuk Indonesia, Inilah 10 Jurusan Kuliah yang Bebas dari Serangan Kecerdasan Buatan

Inspirasi dari KPM yang Telah Mandiri

Dalam video tersebut, beberapa KPM yang telah digraduasi membagikan kisah sukses mereka. Ada yang menjalankan usaha keripik jamur dan usus dengan pendapatan bulanan Rp5–6 juta.

Ada juga yang memproduksi telur asin sejak 2018 dengan omzet serupa. Mereka mengaku siap melepas bantuan sosial agar kesempatan bisa diberikan kepada yang lebih membutuhkan.

Graduasi ini juga menjadi momentum kolaborasi antara Kemensos dan dunia pendidikan.

Rektor Universitas Brawijaya, Widodo, bahkan menyatakan kesiapan untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak dari keluarga yang telah lulus dari program bansos.

Evaluasi Berkala Setiap 5 Tahun

Kemensos memastikan bahwa evaluasi terhadap penerima bansos akan dilakukan setiap lima tahun.

Tujuannya agar masyarakat usia produktif tidak terus bergantung pada bantuan, melainkan beralih ke pemberdayaan yang lebih berdampak jangka panjang.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# DTSEN
# KPM
# PKH
# BPNT

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.