AYOJAKARTA.COM - Pengajuan KUR (Kredit Usaha Rakyat) di BRI merupakan langkah yang penting bagi para pengusaha untuk mendapatkan dana tambahan guna mengembangkan usaha mereka.
Perlu dipahami bahwa Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk memperluas akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui lembaga keuangan dengan skema penjaminan.
Fokus utama dari Program KUR adalah memperkuat modal usaha demi mendukung implementasi kebijakan percepatan pengembangan sektor riil serta pemberdayaan UMKM.
Namun, agar pengajuan KUR kamu dapat diterima oleh pihak BRI, berikut beberapa tips yang sudah dikutip ayojakarta.com dari Youtube ENR Project Review, pada Jumat, 8 Maret 2024:
1. Pilih Program KUR Mikro dengan Plafon Minimal Tinggi
Untuk saat ini, pengajuan KUR super mikro atau KUR khusus nasabah baru dengan plafon hingga 1 juta di BRI belum dapat disalurkan. Oleh karena itu, disarankan untuk memilih program KUR mikro dengan plafon minimal di atas 1 juta, misalnya 1,5 juta atau 11 juta dengan jangka waktu maksimal 2 atau 3 tahun.
2. Miliki Rekening Tabungan di BRI
Pastikan kamu memiliki rekening tabungan di BRI sebelum mengajukan pinjaman, baik itu KUR atau Kupedes. Rekening tersebut akan digunakan untuk menyimpan hasil usaha, menabung, dan bertransaksi. Histori transaksi tabungan di BRI akan menjadi referensi penting bagi pihak BRI dalam menganalisis usaha debitur.
3. Lunasi Pinjaman Konsumtif Lain
Jika kamu memiliki pinjaman konsumtif di bank atau lembaga lain, sebaiknya lunasi terlebih dahulu. Cicilan-cicilan tersebut akan mengurangi kemampuan bayar kamu dan dapat menjadi pertimbangan dalam pengajuan KUR di BRI.
Baca Juga: Persyaratan Calon Debitur 3 Jenis KUR BRI, Ternyata ada Perbedaan Dokumen untuk Syarat!
4. Gunakan KUR untuk Modal Kerja atau Investasi Usaha
Pastikan penggunaan dana KUR benar-benar untuk modal kerja atau investasi usaha yang dapat mengembangkan atau memajukan usaha kamu. Hindari menggunakan dana KUR untuk keperluan konsumtif seperti pembelian tanah, biaya sekolah, atau pembelian kendaraan pribadi.
5. Pantau Batas Plafon KUR
Batas akumulasi plafon KUR bagi usaha nonproduksi telah ditetapkan. Pastikan kamu memahami batas plafon KUR yang berlaku dan siap untuk naik kelas ke pinjaman Kupedes jika limit KUR sudah habis.
6. Tunggu Update SIKP
Jika kamu telah mengajukan KUR namun belum menerima keputusan, bersabarlah dan tunggu update dari BRI. Pengajuan ulang atau naik kelas ke pinjaman Kupedes dapat menjadi solusi alternatif.
Baca Juga: Percaya Diri atau Setia? Ungkap Sifat Tersembunyi Kamu melalui Bentuk Dagu
7. Gunakan Nama Pasangan dengan Bijak
Penggunaan nama pasangan dalam pengajuan KUR hanya disarankan jika pinjaman sebelumnya telah dilunasi dan pasangan memiliki usaha UMKM produktif minimal 6 bulan. Namun, hal ini harus dilakukan dengan bijaksana dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Keputusan akhir dalam pengajuan KUR tetap berada pada Mantri, Kepala Unit, dan Manajer BRI di wilayah masing-masing.
Semoga tips ini bermanfaat bagi kamu yang ingin mengajukan KUR di BRI tahun 2024. Tetap semangat dalam mencari rezeki dan jangan lupa untuk selalu menggunakan transaksi non tunai dalam setiap pembayaran.

Share this article
Agar pengajuan KUR kamu dapat diterima oleh pihak BRI, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan sesuai dengan aturan.