AYOJAKARTA.COM - Para keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang sudah mencairkan bansosnya kini masih terus menunggu kapan Bantuan Langsung Tunai Mitigasi Risiko Pangan (BLT MRP) dicairkan.
BLT MRP merupakan bantuan pengganti BLT El Nino yang sebelumnya telah disalurkan pada tahun 2023 lalu.
Beberapa waktu lalu, BLT MRP dikabarkan akan dicairkan kepada para KPM pada bulan Februari.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Temukan 3 Kucing di Antara Penguin dalam 10 Detik, Awas Jangan Sampai Terkecoh!
Namun, menjelang akhir bulan Februari pencairan bantuan BLT MRP tak kunjung dimulai.
Seperti yang diketahui, sasaran bantuan BLT MRP adalah sebanyak 18,8 juta KPM yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sebanyak 18,8 juta KPM tersebut kemungkinan berasal dari KPM BPNT murni dan KPM BPNT plus PKH.
Lantas kapan BLT MRP akan dicairkan oleh pemerintah?
Dikutip dari kanal YouTube Diary Bansos, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa bansos BLT MRP yang rencananya dicairkan di bulan Februari 2024 akan diundur.
Rencananya bansos BLT MRP akan dicairkan pada saat bulan suci Ramadhan tiba, yakni Maret 2024.
Kebijakan tersebut diambil karena pada saat Ramadhan harga komoditas seperti bahan pokok mengalami kenaikan.
Baca Juga: Masuk Malam Nisfu Syaban, Berikut Tata Cara Mengerjakan Shalat Tasbih, Mulai Niat Hingga Salam
Dengan hadirnya BLT MRP saat Ramadhan akan membantu para KPM yang tergolong ekonomi menengah kebawah.
Tentu nilai BLT MRP akan lebih besar apabila dicairkan pada saat Ramadhan ketimbang dicairkan pada bulan ini.
Jika BLT MRP dicairkan pada saat Ramadhan maka KPM BPNT kemungkinan ada yang mendapatkan dengan nominal Rp 600 ribu atau Rp 1 juta.
Kemungkinan pada saat Ramadhan bantuan BPNT akan dicairkan, tetapi untuk alokasinya belum diketahui.
Sebab belum diketahui apakah bantuan BPNT yang dicairkan alokasi untuk satu bulan atau rapel dua bulan.
Jika bantuan BPNT yang dicairkan hanya untuk alokasi satu bulan saja maka para KPM kemungkinan akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 800 ribu yang terdiri dari Rp 600 ribu BLT MRP dan Rp 200 ribu BPNT.
Namun jika bantuan BPNT yang dicairkan di bulan Maret langsung untuk alokasi 2 bulan maka kemungkinan bantuan yang didapatkan senilai Rp 1 juta dengan rincian Rp 600 ribu BLT MRP dan Rp 400 ribu BPNT.
Namun, mekanisme pencairannya belum diketahui apakah dicairkan berbarengan atau hanya salah satu lebih dulu.***

Share this article
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa bansos BLT MRP yang rencananya dicairkan Ramadhan?