Cara Mengembalikan Tampilan Status WhatsApp Seperti Semula, Nonaktifkan Fitur Saluran yang Dirasa Mengganggu

Ada cara mengembalikan tampilan status WhatsApp dengan menonaktifkan fitur Saluran.
Ada cara mengembalikan tampilan status WhatsApp dengan menonaktifkan fitur Saluran.

AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini pengguna WhatsApp merasa bingung dan terganggu dengan tampilan baru WhatsApp setelah dirilisnya fitur WhatsApp Channel atau Saluran WhatsApp.

Dalam tampilan baru tampak status teman dalam kontak yang disimpan, tampilan seperti Story Instagram .

Foto profil pengguna akan muncul berbentuk lingkaran yang berderet di posisi atas, preview dari status yang dibuat pun tidak akan muncul lagi.

Sedangkan pada bagian bawah status akan terlihat update dari Saluran atau Channel yang telah dikuti.

Agaknya tampilan baru ini membuat sebagian pengguna WhatsApp belum terbiasa, hingga merasa kurang nyaman dan merasa aneh dengan tampilan baru ini.

Jika kamu termasuk salah satu pengguna WhatsApp yang merasa terganggu dengan fitur baru ini dan ingin mengembalikan tampilan status WhatsApp seperti semula, maka jangan khawatir.

Ada cara mematikan atau menonaktifkan saluran WhatsApp. Dilansir dari laman resminya, Saluran atau Channel merupakan fitur siaran privat satu arah untuk mengirim teks, foto, video, sticker atau polling.

Saluran atau Channel ini menjadi wadah yang aman dan gampang bagi pengguna untuk bisa menerima berbagai informasi penting melalui WhatsApp.

Bagi yang merasa terganggu dengan fitur Saluran WhatsApp ini, berikut cara menonaktifkan Saluran WhatsApp dan mengembalikan tampilan status WhatsApp seperti semula sebagaimana dikutip AyoJakarta.com dari laman WhatsApp pada Kamis, 12 Oktober 2023.

Baca Juga: Tips WhatsApp: Blokir Nomor Orang Lain tapi Foto Profil Masih Kelihatan, Gampang Banget Dijamin Nggak Ketahuan

Berhenti mengikuti dari halaman info

Pengguna bisa berhenti mengikuti Saluran WhatsApp dari halaman info, caranya dengan ‘Batal mengikuti’ atau menyesuaikan dengan mengetuk ikon di bawah.

Jika tampak ikon ‘Mengikuti’ maka berarti pengguna telah mengaktifkan atau mengikuti Saluran, sehingga yang harus dilakukan adalah menonaktifkan fitur ini dengan cara ketuk untuk berhenti mengikuti.

Baca Juga: Tips Nonaktifkan WhatsApp Sementara Tanpa Matikan Data Seluler, Bebas Gangguan Notifikasi Deh!

Berhenti mengikuti dari Saluran 

Untuk bisa menghilangkan fitur Saluran WhatsApp juga bisa dilakukan dengan cara berhenti mengikuti dari Saluran. Adapun caranya sebagai berikut.

- Buka aplikasi WhatsApp pada ponsel

- Pilih menu ‘Pembaruan’ atau ‘Update’

- Buka Saluran WhatsApp yang ingin kamu nonaktifkan

- Ketuk ikon titik tiga yang letaknya berada di pojok kanan atas layar

- Pilih ‘Channel info’

- Klik opsi ‘Batal mengikuti’atau klik tombol ‘Delete channel’

- Lalu konfirmasi dengan mengetuk ‘Batal mengikuti’ atau ‘Delete’

- Kemudian konfirmasi nomor telepon dengan cara memasukkan kode negara dan nomor telepon

Itulah cara mengembalikan tampilan status WhatsApp dengan menonaktifkan fitur Saluran bagi yang merasa terganggu usai update dengan mudah dan cepat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# saluran
# nonaktifkan
# WhatsApp

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.