AYOJAKARTA.COM - BLT Mitigasi Risiko Pangan dipastikan akan dicairkan oleh pemerintah setelah Pemilu 2024 atau setelah tanggal 14 Februari.
BLT Mitigasi Risiko Pangan nantinya akan disalurkan melalui Kartu KKS yang diterbitkan oleh bank penyalur dan lewat PT Pos Indonesia.
BLT Mitigasi Risiko Pangan ini akan dicairkan duluan untuk golongan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bantuan lewat Kantor Pos.
Dikutip ayojakarta.com dari channel YouTube Naura Vlog, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sudah memastikan BLT Mitigasi Risiko Pangan jadi pengganti BLT El Nino.
Dulunya penyaluran BLT EL Nino 2023 pertama kali dicairkan melalui PT Pos Indonesia secara simbolis terlebih dahulu. Nah diperkirakan pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan pertamakali juga akan disalurkan lewat kantor pos terlebih dahulu.
Biasanya pencairan secara simbolis akan disalurkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia ataupun Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Kemudian setelah disalurkan secara simbolis melalui PT Pos Indonesia beberapa hari kemudian akan menyusul untuk penyalurannya lewat kartu KKS merah putih seperti BLT El Nino tahun lalu.
Tahun lalu setelah penyaluran dilakukan oleh PT Pos Indonesia kemudian akan diikuti oleh bank penyalur BNI, BRI, Mandiri dan BSI.
Baca Juga: Daftar 5 Bansos yang Cair Setelah Pemilu: BLT Mitigasi Risiko Pangan, BPNT dan PKH Cair Tanggal 15?
Terkait untuk status atau update kabar terbaru BLT Mitigasi Risiko Pangan di aplikasi SIKS-NG saat ini memang belum ada perubahan yang signifikan.
Hingga hari ini belum terpantau bahwa Surat Perintah Pembayaran (SP2D) sudah diterbitkan sehingga bansos belum akan dicairkan dalam waktu dekat.
Apabila nanti BLT MIitigasi Risiko Pangan sudah muncul SP2D artinya dalam waktu dekat bansos akan segera disalurkan kepada KPM.
Kabar terbaru nantinya BLT Mitigasi Risiko Pangan kemungkinan akan disalurkan bersama dengan BPNT alokasi bulan Februari 2024.
Disebabkan penyaluran dirapel dengan Bansos BPNT Februari 2024 maka KPM total akan mendapatkan Rp800.000.
Adapun skema penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan akan diberikan berupa uang yang bisa di gunakan berbelanja kebutuhan pokok dengan total uang yang diberikan Rp600.000.
BLT Mitigasi Risiko Pangan akan diberikan kepada 18,8 juta KPM dimana penerima bantuan ini berbeda dengan penerima Bansos beras 10 kg yang berjumlah 22 juta KPM.
Demikian itulah informasi BLT Mitigasi Risiko Pangan akan dicairkan duluan untuk golongan KPM yang menerima bantuan lewat Kantor Pos.

Share this article
BLT Mitigasi Risiko Pangan dipastikan akan dicairkan oleh pemerintah setelah Pemilu 2024 atau setelah tanggal 14 Februari.