AYOJAKARTA.COM - Bantuan Sosial (Bansos) merupakan pemberian bantuan yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif dalam bentuk uang/barang kepada masyarakat yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bantuan Sosial diprediksi akan disalurkan secara bertahap oleh pihak terkait pada bulan Maret 2024 kepada masyarakat yang berstatus sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dalam pendistribusian bansos tersebut, terkadang ada masyarakat yang tidak merasakan bantuan dengan berbagai permasalahan di lapangan.
Baca Juga: Ibu Hamil Tersenyum! Bansos PKH Berikan Bantuan Tunai untuk Bumil, Segini Nilainya ...
Bagi masyarakat yang ragu terhadap statusnya sebagai KPM terdaftar ataupun mengalami permasalahan terkait penerimaan bansos, berikut cara untuk melakukan pengaduan:
1. Download Cek Bansos pada Smartphone di App Store.
2. Pergi kehalaman Website https://cekbansos.kemensos.go.id/.
3. Melakukan pengaduan dengan menghubungi nomor 171.
4. Melaporkan permasalahan tersebut ke https://www.lapor.go.id/
Cara-cara diatas merupakan langkah bagi masyarakat yang mengalami permasalah tidak menerima bansos.
Perlu diketahui pemerintah telah berencana menyalurkan beberapa bansos secara bertahap mulai bulan Maret 2024.
1. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)
Bansos BPNT Tahap 2 dan 3 periode Februari dan Maret diperkirakan akan cair pada pertengahan bulan Maret 2024 senilai Rp 400 ribu.
Beberapa KPM juga akan ada yang menerima senilai Rp 600 ribu, hal itu merupakan akumulasi bagi yang belum menerima bantuan pada Januari.
Bansos ini diberikan kepada sejumlah 18,8 juta keluarga penerima manfaat baik penerima BPNT murni maupun KPM BPNT+PKH yang dinyatakan layak sebagai penerima bantuan.
2. Bantuan CBP (Cadangan Beras Pemerintah) 10 kg
Cadangan Beras Pemerintah (CBP) merupakan bantuan tambahan yang dikelola Kemensos RI bersama Badan Pangan Nasional.
Nantinya penerima akan mendapatkan seberat 10 kg beras yang akan di salurkan.
Sasaran penerima CBP 10 kg di tahun 2024 adalah 22 juta KPM PKH dan BPNT yang terdaftar di DTKS Kemensos RI dan merupakan bagian desil P3KE Kemenko PMK.
3. PIP Kemdikbud RI
Sasaran penerima bansos ini adalah pelajar jenjang sekolah dasar hingga menengah atas atau kejuruan sederajat yang berasal dari keluarga tidak mampu atau rentan miskin dan terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI.
KPM siswa dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK sederajat yang terdaftar sebagai penerima bansos pendidikan juga akan menerima pencairan dana PIP Kemdikbud RI Tahap 1 2024 untuk periode Februari-April di bulan Maret.
Besaran dana yang akan diterima sebesar yaitu, SD Rp 450 ribu per tahun, SMP Rp 750 ribu per tahun, SMA, SMK, Sederajat Rp 1,8 juta per tahun.
Baca Juga: Bongkar Kepribadian Asli Berdasarkan Hari Kelahiran, Benarkah Lahir Jumat Sosok yang Paling Keramat?
4. Kartu Prakerja
Pada 23 Februari 2024, Kartu Prakerja gelombang 63 sudah mulai dibuka.
Hadirnya Kartu Prakerja sangat bermanfaat bagi yang ingin meningkatkan skill dan kemampuan untuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan atau bekerja di suatu perusahaan dengan baik.
Pendaftar yang berhasil lolos gelombang 63 akan mendapatkan subsidi pelatihan sebesar Rp 4,2 Juta dengan rincian sebagai berikut :
- Subsidi pelatihan: Rp3,5 juta
- Insentif personal: Rp 600 ribu
- Insentif pengisian survei : Rp 50 ribu diberikan dua kali.
5. BLT Mitigasi Risiko Pangan
Bantuan ini kabarnya akan disalurkan pada bulan Ramadhan senilai Rp600 ribu. Bansos ini diperuntukan bagi KPM BPNT dan PKH.
Jadi, itu dia bantuan sosial (bansos) yang diprediksi akan cari di bulan Ramadhan.

Share this article
Dalam pendistribusian bansos tersebut, terkadang ada masyarakat yang tidak merasakan bantuan dengan berbagai permasalahan di lapangan.