AYOJAKARTA.COM - KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH akhirnya bernapas lega karena bantuan BPNT Tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret akhirnya dicairkan melalui PT Pos Indonesia.
BPNT tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret disalurkan kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat yang masuk dalam DTKS Kemensos RI dan ditetapkan sebagai penerima bansos.
Bansos BPNT mulai disalurkan melalui PT Pos Indonesia tetapi waktu penyalurannya terbatas hanya dalam waktu satu minggu mulai dari tanggal 14-22 Maret 2024.
Bantuan BPNT merupakan salah satu bansos reguler yang disalurkan mulai awal Ramadhan terutama yang agen penyalur melalui PT Pos Indonesia.
Kemensos menargetkan penyaluran bansos BPNT Tahap 2 dan 3 periode salur Februari-Maret melalui PT Pos Indonesia mulai disalurkan saat memasuki bulan Ramadhan.
Diawali dengan pencairan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI, Kemensos kembali bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan BPNT Tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret melalui PT Pos Indonesia.
Baca Juga: PT Pos Indonesia Mulai Salurkan BPNT. Lalu BLT MRP Rp 600 Ribu Kapan Mulai Cair?
Kemensos mencairkan bantuan program sembako ini secara bertahap sesuai daftar penerima di SP2D yang sudah turun terlebih dahulu.
Untuk sasaran penerima bansos BPNT Tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret tetap sama dengan tahun sebelumnya yang berubah hanyalah status kelayakan penerima bansos.
Kemensos selalu memonitoring dan melakukan perbaruan data dengan cara validasi dan verifikasi penerima bansos BPNT yang akan dicairkan setiap periode sehingga dana bantuan dapat tersalurkan secara tepat.
BPNT sebagai salah satu bagian dari bansos paket perlindungan dan jaminan sosial yang dikelola oleh Kemensos RI dengan tujuan penyalurannya untuk membantu mencukupi kebutuhan pangan penerima manfaat
Untuk dapat penerima bantuan BPNT, KPM harus diusulkan oleh Pemerintah daerah dan dinilai layak untuk mendapatkan bansos dari Kemensos RI.
Penerima bansos BPNT juga memungkinkan untuk mendapatkan bantuan Mitigasi Kerawanan Pangan berupa Cadangan Beras Pemerintah 10 kg jika Jika KPM BPNT tersebut masuk dalam desil kemiskinan ekstrem P3KE Kemenko PMK.
Hingga tanggal 14 Maret 2024, Kemensos secara resmi sudah menyalurkan bansos BPNT Tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret melalui PT Pos Indonesia.
Besaran bantuan BPNT yang dicairkan tiap bulannya sebesar Rp200 ribu. Untuk pencairan BPNT tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret melalui PT Pos Indonesia akan diberikan langsung rapel dua bulan sekaligus sebesar Rp400 ribu.
Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos (14/3/24), Kemensos masih mencairkan bansos BPNT melalui PT Pos Indonesia mulai tanggal 14-22 Maret 2024.
Pencairan BPNT yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia seusai surat edaran resmi yang dibagikan hanya di dalam waktu penyaluran hanya satu minggu khusus untuk periode salur Januari-Maret.
Mengingat pada tanggal 24 Februari 2024, PT Pos Indonesia secara resmi menghentikan sementara proses pencairan BPNT tahap 1 karena akan ada perubahan periode salur dari tiap bulan menjadi tiga bulan yaitu bulan Januari-Maret.
Jadi untuk pencairan mulai tanggal 14 Maret hingga satu minggu ke depan di tanggal 22 Maret akan ada pencairan bansos BPNT periode salur Januari-Maret melalui PT Pos Indonesia.
Tidak semua KPM BPNT murni dan KPM BPNT+ PKH yang akan menerima pencairan BPNT periode salur Januari-Maret sebesar Rp600 ribu.
Pencairan ini hanya dikhususkan bagi KPM BPNT murni dan KPM BPNT+ PKH serta KPM BPNT validasi by system sebagai penggenapan kuota 18,8 juta penerima bansos BPNT yang belum mendapatkan pencairan di bulan Januari atau Tahap 1.
Dana tunai yang akan didapatkan bukan Rp400 ribu seperti yang dicairkan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI melainkan akan dirapel menjadi tiga bulan sekaligus untuk sekali pencairan sebesar Rp600 ribu.
Nantinya proses penyaluran bantuan bukan hanya bertempat di kantor pos cabang kecamatan kota terdekat melainkan juga disalurkan di titik komunitas baik di kantor kelurahan atau balai desa.
Jika KPM berhalangan hadir untuk mengambil pencairan dana bansos BPNT Tahap 2 dan 3 maka pihak transporter PT Pos Indonesia akan mengantarkan bantuan langsung tunai kepada KPM penerima.
Untuk penyaluran BPNT Tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret bagi KPM yang sudah menerima penyaluran bantuan tahap 1 bulan Januari maka akan menerima pencairan dana tunai sebesar Rp400 ribu.
Untuk waktu penyalurannya diprediksi setelah proses pencairan BPNT periode salur Januari-Maret selesai dilaksanakan atau setelah tanggal 22 Maret 2024.
Status SIKS-NG para pendamping sosial untuk update pencairan bansos BPNT Tahap 2 dan 3 juga sudah menunjukkan status SI (Standing Instruction) untuk 14 Maret 2024.
Jika status SIKS-NG BPNT sudah muncul keterangan SI maka dipastikan pencairan BPNT Tahap 2 dan 3 sudah semakin dekat.
Para KPM tinggal menunggu danom penerima bansos turun dan PT Pos Indonesia segera mencetak lalu mendistribusikan surat undangan pencairan resmi kepada keluarga penerima manfaat yang ditetapkan sebagai penerima bansos BPNT Tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret.
Jika KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH sudah mendapatkan undangan pencairan bansos BPNT baik periode salur Januari-Maret atau Februari-Maret resmi barcode dari PT Pos Indonesia maka undangan tersebut harus dibawa saat pencairan dengan kelengkapan berkas lain yaitu KTP-el asli dan KK asli. ***

Share this article
Dikabarkan bansos BPNT akan mulai dicairkan hari ini 14-22 Maret melalui PT Pos Indonesia, cek penerimanya di sini.