AYOJAKARTA.COM - Bulan Ramadhan membawa berkah bagi para keluarga penerima manfaat karena berbagai bansos dicairkan oleh Pemerintah.
Hingga sebelum lebaran atau Hari Raya Idul Fitri tercatat lebih dari lima bantuan sosial akan disalurkan sesuai dengan kategori penerima masing-masing.
Mulai dari BPNT, PKH, BLT MRP, dan beberapa bansos lainnya akan dicairkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2024 kepada seluruh keluarga penerima manfaat yang sudah dinyatakan layak sebagai penerima bantuan.
Bansos reguler dan tambahan akan dicairkan oleh Pemerintah kepada keluarga penerima manfaat yang terdaftar di DTKS Kemensos RI.
Selain DTKS, bansos Pemerintah juga disalurkan kepada masyarakat yang tercatat dalam desil Kemiskinan Ekstrem P3KE Kemenko PMK.
KPM Lansia yang berhak menerima bansos perlindungan sosial Pemerintah adalah berusia 60 tahun ke atas dan harus terdaftar salah satunya di DTKS Kemensos RI.
Pemerintah menargetkan seluruh bansos yang periode pencairan untuk kuartal pertama tahun 2024 bisa dicairkan paling lambat sebelum lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.
Lalu bansos apa saja yang dicairkan kepada keluarga penerima manfaat sebelum Lebaran?
Dikutip AyoJakarta.com melalui kanal YouTube Diary Bansos (13/3/24), bantuan sosial reguler dan tambahan yang disalurkan sebelum lebaran 2024, sebagai berikut:
1. Bansos BPNT
Bansos BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) Tahap 2 dan 3 untuk periode salur Februari-Maret sudah dicairkan secara bertahap melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI dan PT Pos Indonesia.
Bansos BPNT disalurkan kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori keluarga tidak mampu atau rentan miskin dan terdaftar dalam DTKS Kemensos RI.
KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang sudah dinyatakan layak sebagai penerima manfaat secara bertahap menerima penyaluran bantuan BPNT Tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret sebesar Rp400 ribu.
Khusus untuk KPM yang belum mendapatkan pencairan BPNT untuk tahap 1 bulan Januari maka akan mendapatkan rapel tiga bulan sekaligus sebesar Rp600 ribu.
Hingga tanggal 14 Maret 2024 khususnya bagi KPM yang menerima pencairan bansos melalui PT Pos Indonesia sudah beberapa daerah yang menerima penyaluran BPNT Tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret.
Salah satu contohnya beberapa kecamatan di Kota Palu, Sulawesi Tengah.
2. Bansos PKH
PKH juga merupakan salah satu bansos reguler yang akan dicairkan sebelum lebaran atau Hari Raya Idul Fitri periode salur Maret-April yang cair melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI.
PKH diberikan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori keluarga tidak mampu atau rentan miskin dan terdaftar dalam DTKS Kemensos RI serta dinyatakan layak.
Nominal bantuan PKH baik yang cair melalui KKS dan PT Pos Indonesia dapat dirinci, sebagai berikut:
- Komponen anak SD Sederajat
Pencairan KKS: Rp150 ribu
Pencairan PT Pos Indonesia: Rp225 ribu
Baca Juga: Update Terkini BLT Mitigasi Risiko Pangan dan PKH Tahap 2 Cair Akan Cair Bareng Jelang Lebaran
- Komponen anak SMP Sederajat
Pencairan KKS: Rp225 ribu
Pencairan PT Pos Indonesia: Rp375 ribu
- Komponen anak SMA/SMK Sederajat
Pencairan KKS: Rp334 ribu
Pencairan PT Pos Indonesia: Rp500 ribu
- Komponen Lansia 60 tahun ke atas
Pencairan KKS: Rp400 ribu
Pencairan PT Pos Indonesia: Rp600 ribu
- Komponen Penyandang disabilitas berat
Pencairan KKS: Rp400 ribu
Pencairan PT Pos Indonesia: R600 ribu
- Komponen Ibu Hamil
Pencairan KKS: Rp500 ribu
Pencairan PT Pos Indonesia: Rp750 ribu
- Anak Usia Dini (0-6 tahun)
Pencairan KKS: Rp500 ribu
Pencairan PT Pos Indonesia: Rp750 ribu
Estimasi pencairan PKH Tahap 2 periode salur Maret-April 2024 akan terealisasi sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Terpantau hingga tanggal 14 Maret 2024, status SIKS-NG untuk bansos PKH baru muncul keterangan nama bansos dan periode salur saja belum ada progres tahapan pencairannya, misal cek rekening, SPM, SP2D atau SI
3. Bantuan Cadangan Beras Pemerintah 10 kg (CBP 10 kg)
Bansos MRP (Mitigasi Rawan Pangan) berupa Cadangan Beras Pemerintah 10 kg merupakan bansos tambahan yang juga disalurkan kepada keluarga penerima manfaat yang terdaftar dalam desil Kemiskinan Ekstrem P3KE Kemenko PMK.
Bansos ini disalurkan kepada 22 juta masyarakat dengan prioritas miskin ekstrem yang data penerima bukan lagi diambil dari DTKS Kemensos RI.
Penerima bansos CBP 10 kg bukan lagi komponen penerima seperti anak sekolah, lansia, atau ibu hamil melainkan kepala keluarga dalam satu Kartu Keluarga yang masuk dalam daftar P3KE Kemenko PMK.
Hingga tanggal 14 Maret 2024 ini, sudah banyak daerah yang menerima penyaluran bansos MRP berupa CBP 10 kg tahap 3 untuk periode salur bulan Maret 2024. Salah satu contohnya di Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon.
4. BLT Mitigasi Risiko Pangan
BLT Mitigasi Risiko Pangan juga akan dicairkan sebelum Hari Raya Idul Fitri setelah beberapa kali terjadi penundaan pencairan dari bulan Februari 2024.
Terpantau status SIKS-NG bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan hingga tanggal 14 Maret 2024 belum muncul keterangan baik nama bansos maupun periode salurnya.
BLT Mitigasi Risiko Pangan dicairkan kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat yang merupakan KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH.
Penerima BLT Mitigasi Risiko Pangan harus terdaftar layak sebagai penerima bantuan oleh Kemensos RI diambil dari data DTKS terbaru tahun 2024.
Nominal pencairan yang didapatkan sebesar Rp600 ribu untuk periode salur Januari-Maret 2024.
Jika KPM tersebut merupakan KPM BPNT+PKH dari kategori Lansia yang pencairan melalui KKS maka akan menerima pencairan tiga bansos sebelum Hari Raya Idul Fitri sebesar Rp1,4 juta, rinciannya sebagai berikut:
Baca Juga: ALHAMDULILLAH! Bansos PKH Cair hingga Rp1,8 Juta di BRI untuk KPM Komponen Ini
- Pencairan bansos PKH Tahap 2 sebesar Rp400 ribu
- Pencairan bansos BPNT Tahap 2 dan 3 sebesar Rp400 ribu
- Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp600 ribu
Penyaluran bansos ini masih belum mendapatkan kejelasan apakah hanya akan dicairkan melalui PT Pos Indonesia seperti yang telah diinformasikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlangga Hartanto atau masih seperti pencairan bansos reguler melalui KKS dan PT Pos Indonesia.
5. PIP Kemdikbud RI
PIP Kemdikbud RI juga akan disalurkan estimasinya di awal April atau sebelum lebaran.
Hal ini dikarenakan batas akhir aktivasi rekening SimPel BRI (untuk siswa-siswi SD dan SMP sederajat) dan BNI (untuk siswa-siswi SMA/SMK Sederajat) di tanggal 29 Februari 2024.
Biasanya jarak antara aktivasi rekening SimPel dengan proses pencairan dana bantuan tidak lebih dari 30 hari.
Bagi KPM PKH dan BPNT yang juga mendaftar program bantuan PIP Kemdikbud RI jika dinyatakan layak, maka akan mendapatkan pencairan Tahap 1 periode salur Februari-April 2024, sebagai berikut:
- Anak SD sederajat: Rp450 ribu per tahun.
Khusus untuk kelas 6 semester genap dan kelas 1 semester ganjil sebesar Rp225 ribu.
- Anak SMP sederajat: Rp750 ribu per tahun.
Khusus untuk Kelas 9 semester genap dan kelas 7 semester ganjil sebesar Rp375 ribu.
- Anak SMA, SMK, Sederajat: Rp1,8 juta per tahun.
Khusus untuk kelas 12 semester genap dan kelas 10 semester ganjil Rp900 ribu.
6. Bantuan Permakanan Lansia
Bagi para KPM Lansia, bantuan Permakanan Lansia mulai disalurkan kembali oleh Pemerintah daerah masing-masing yang dikelola oleh Kemensos.
Bantuan ini rutin diberikan setiap tahun dan untuk sekarang mulai disalurkan saat bulan Ramadhan hingga sebelum Lebaran.
Pemberian bantuan berupa makanan untuk KPM Lansia diberikan setiap hari dengan rincian jenis makanannya, antara lain nasi/sejenisnya (menyesuaikan daerah masing-masing), lauk pauk, sayur, buah potong, dan air mineral.
Bantuan permakanan lansia diberikan sebanyak dua kali dalam sehari dalam satu kali pengantaran senilai Rp 30 ribu untuk dua kali makan (makan pagi dan makan siang). ***

Share this article
Enam bantuan sosial yang akan cair sebelum lebaran, kategori ini akan mendapat Rp1,4 juta, apa saja?