AYOJAKARTA.COM – Rekrutmen Bersama BUMN 2024 telah resmi dibuka sejak Sabtu 23 Maret 2024.
Dengan maraknya pinjol dan paylater yang membuat skor BI Checking buruk, sebagian orang bertanya-tanya apakah BI Checking juga berpengaruh terhadap Rekrutmen Bersama BUMN 2024.
Beberapa waktu lalu memang sempat viral di media sosial membahas keterkaitan antara BI Checking dengan proses mencari pekerjaan.
Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di Universitas Gadjah Mada (UGM), Bisa Jadi Referensi Daftar SNBT 2024
Bi Checking merupakan layanan untuk mengecek riwayat kredit atau pinjaman dari debitur, apakah kreditnya lancar atau sempat menunggak.
Sempat viral ada lima orang fresh graduate yang ditolak kerja akibat skor BI Checking Kol 5.
Perlu diketahui bahwa ada lima skor kredit BI Checking atau SLIK OJK yaitu Kol 1 kredit lancar, Kol 2 kredit dalam perhatian khusus, Kol 3 kredit tidak lancar, Kol 4 kredit diragukan, dan Kol 5 kredit macet.
Memang ada beberapa perusahaan dengan HRD ketika penerimaan karyawan mengecek riwayat BI Checking dari para pelamar.
Dikutip Ayojakarta.com dari unggahan TikTok @marvinsulistio pasa Rabu (27/3/2024), alasan pihak HRD mengecek riwayat kredit para kandidat pelamar dengan alasan keamanan.
Para HRD di suatu perusahaan mungkin ingin merekrut calon karyawan yang integritas skor ratenya baik.
Selain itu pengecekan BI Checking juga dilakukan untuk mengetahui kebiasaan kandidat dalam mengelola keuangan.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Uji Ketajaman Mata dengan Temukan Wajah Tersembunyi dalam 8 Detik
Terutama untuk posisi yang membutuhkan reputasi finansial yang baik seperti akuntan, finance, atau bendahara.
Lantas apakah BI Checking mempengaruhi lolos tidaknya Rekrutmen Bersama BUMN 2024?
Sebelumnya Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen Kemenaker) Anwar Sanusi sempat memberikan penjelasan terkait keterkaitan BI Checking dengan rekrutmen pegawai di suatu perusahaan.
Anwar Sanusi mengatakan bahwa BI Checking juga berkaitan dengan pinjaman online (pinjol) yang tengah naik daun beberapa waktu belakangan.
Ia menjelaskan bahwa BI Checking sebenarnya tidak ada kaitannya dengan penerimaan karyawan atau rekrutmen pegawai.
Oleh karena itu bisa dikatakan bahwa BI Checking tidak ada kaitannya dengan Rekrutmen Bersama BUMN 2024.
Menurut Anwar Sanusi secara umum perusahaan tidak akan mempertanyakan data pribadi pelamar yang tidak sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Namun terkadang ada perusahaan yang membutuhkan BI Checking untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangannya.
Biasanya perusahaan ini merupakan perusahaan yang beroperasi di sektor keuangan seperti bank atau lembaga keuangan non bank lainnya.***

Share this article
Lantas apakah BI Checking mempengaruhi lolos tidaknya di seleksi RBB 2024? Sekjen Kemenaker beberkan hal ini