656.390 KPM Anak Sekolah di Jakarta Bahagia, Resmi Cair Bansos Pendidikan SD-SMA Sederajat Hari Ini, Cek Cara Pencairannya

Illustrasi. KJP Plus April Cair
Illustrasi. KJP Plus April Cair

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya mencairkan bansos pendidikan untuk jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, SMK Sederajat.

Bansos pendidikan tersebut adalah Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) periode April Tahun 2024 yang sudah dicairkan secara bertahap.

Penyaluran KJP Plus periode April tahun 2024 untuk siswa kelas berjalan mulai jenjang SD, SMP, SMA, SMK Sederajat yang berdomisili di wilayah Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga: Ada 'Surat Cinta' Bagi Pelanggar Ganjil Genap Arus Mudik di Tanggal Ini, Dikirim Sesuai Alamat STNK

Sasaran penerima KJP Plus periode April ini khusus diberikan kepada anak-anak usia sekolah yang masuk dalam kategori keluarga tidak mampu atau rentan miskin.

Pemprov DKI Jakarta Kartu Jakarta Pintar (KJP Plus) meluncurkan program bantuan sosial pendidikan yang dicairkan setiap bulannya.

Tujuannya untuk membantu siswa-siswi kelas berjalan agar sehingga dapat menyelesaikan pendidikan formal 12 tahun atau setara dengan jenjang SMA, SMK, Sederajat.

Pencairan KJP Plus periode April 2024 disalurkan melalui rekening Bank DKI sedangkan untuk penarikan dana bantuan melalui agen Bank DKI terdekat, mesin ATM Bank DKI, atau jaringan Prima ATM di seluruh Indonesia.

Baca Juga: 2 Sekolah Kedinasan Tanpa Syarat Tinggi Badan di Indonesia, Pasti Jadi PNS Nih!

Dikutip dari unggahan Instagram @upt.p4op, dana KJP Plus periode April resmi disalurkan kepada 656.360peserta didik yang sudah dinyatakan layak sebagai penerima bantuan.

Berikut rincian penerima dan nominal bantuan yang diterima tiap jenjang pendidikan

1. SD/SDLB/MI sebanyak 298.988 anak

Nominal yang diterima:

- Subsidi uang SPP Rp130ribu per bulan.
- Biaya rutin Rp135ribu
- Biaya berkala Rp115ribu

2. SMP/SMPLB/MTs sebanyak 185.639 anak

- Subsidi uang SPP Rp170ribu per bulan.
- Biaya rutin Rp185ribu
- Biaya berkala Rp115ribu.

3. SMA/SMALB/MA sebanyak 63.897 anak

- Subsidi uang SPP Rp290ribu per bulan.
- Biaya rutin Rp235 ribu
- Biaya berkala Rp185 ribu.

4. SMK sebanyak 105.982 anak

- Subsidi uang SPP Rp240ribu per bulan.
- Biaya rutin Rp235 ribu
- Biaya berkala Rp215 ribu.

5. Peserta PKBM

- Biaya rutin Rp185ribu
- Biaya berkala Rp115ribu

Baca Juga: Psikologi di Balik Wanita yang Sering Bilang 'Terserah', Ternyata Ini Maksudnya

Biaya rutin personal hanya dapat dicairkan maksimal Rp100ribu setiap bulannya.

Sisa saldo biaya rutin dapat digunakan untuk pembelian kebutuhan sekolah siswa penerima KJP Plus.

Untuk pencairan bantuan tiap KPM siswa wajib memiliki rekening Bank DKI.

Bagi penerima baru dan belum memiliki rekening Bank DKI maka KPM wajib untuk membuka rekening Bank DKI melalui aplikasi Jack mobile, sebagai berikut:

- Mengisi Data Registrasi Nasabah
- Pilih Daftar
- Input data nama lengkap, nomor ponsel, tempat tanggal lahir, dan email.
- Masukkan PIN dan konfirmasi PIN baru serta kode referral (jika ada).
- Pilih lanjut.
- Input jenis kelamin, status pernikahan, nama ibu kandung, nomor KTP dan NPWP.
- Input data kewarganegaraan dan alamat.
- Input data pekerjaan dan finansial.
- Masukkan foto KTP, tanda tangan dan selfie, serta KTP.
- Konfirmasi data, jika benar pilih 'Ya'
- Kirimkan kode OTP ke nomor HP yang didaftarkan.
- Input kode OTP 6 digit dari SMS yang diterima.
- Aktivasi berhasil, pilih OK.
- Muncul tampilan metode pembukaan rekening, pilih
- Bertemu dengan Mobile Customer Service.
- Pilih tanggal dan waktu pertemuan dengan Mobile Customer Service, lalu klik kirim.
- Akan muncul detail petugas Mobile Customer Service yang akan melakukan verifikasi data anda.
- Mobile CS akan menghubungi anda untuk verifikasi via video call/bertemu langsung.
- Tanda Tangan di laman tanda tangan online yang sudah tersedia.
- Pilih Kartu Kirim agar kartu ATM dikirim ke alamat anda, atau pilih Kartu Diambil jika ingin mengambil kartu ATM ke kantor Layanan Bank DKI
- Jika memilih Kartu Kirim, maka kartu ATM akan diantar ke alamat anda oleh petugas Bank DKI atau anda mengambil ke kantor layanan Bank DKI, jika memilih Kartu Diambil.

Setelah memiliki rekening dan mendapatkan ATM Bank DKI, maka bisa aktivasi ATM bisa melalui mesin ATM Bank DKI terdekat atau jaringan Prima di seluruh Indonesia.

Jika sudah aktif, maka dana KJP Plus periode April siap untuk ditarik tunaikan sesuai dengan nominal jenjang pendidikan yang didapatkan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# April
# cair
# cair
# KPM
# Bansos
# kjp plus

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.