KPM Wajib Tahu! Ternyata Ini Alasan Kenapa Besaran Nilai Bantuan Sosial yang Diterima Sering Berbeda-beda

Illustrasi. Alasan nominan bansos berbeda tiap KPM
Illustrasi. Alasan nominan bansos berbeda tiap KPM

AYOJAKARTA.COM - Usai pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1445 H, sejumlah bantuan sosial kembali disalurkan kepada para keluarga penerima manfaat (KPM).

Disamping jenis program reguler seperti PKH dan BPNT, bantuan sosial yang kini masih dinanti oleh para keluarga manfaat adalah bantuan sosial non reguler.

Selain disalurkan melalui KKS Bank Himbara, para keluarga penerima manfaat bansos juga tidak sedikit yang mendapat undangan melalui PT Pos Indonesia.

Baca Juga: Kasus Kopi Sianida Cafe Olivier: Deretan Debat Otto Hasibuan Kala Membela Jessica Wongso, Paling Epic dengan Slamet Purnomo

Akibat banyaknya program bantuan sosial yang diterima, membuat sejumlah KPM justru mempertanyakan jenis bantuan serta periode salurnya.

Terlebih karena jumlah penerimaan nominal bantuan yang diterima oleh para KPM berbeda-beda nilainya.

Sehubungan dengan hal tersebut, penerima manfaat bansos mekanisme salur melalui Bank Himbara saat ini tengah menerima bansos PKH periode Maret-April.

Selain jenis PKH, bansos program BPNT untuk periode salur Februari hingga April juga telah disalurkan melalui kartu KKS.

Di sejumlah daerah juga tengah disalurkan jenis bantuan Dana Desa untuk periode Januari hingga Maret yang disalurkan pada bulan April.

Selain ketiga bantuan tersebut, bansos non reguler yang saat ini tengah dalam proses penyaluran adalah Bantuan Atensi Yapi atau Yatim Piatu, serta bansos CBP.

Adapun jenis bantuan yang saat ini dilanjutkan penyalurannya adalah Program Indonesia Pintar atau PIP untuk siswa tingkat SD hingga SMA.

Baca Juga: INFO Lowongan Kerja April 2024 Khusus untuk Lulusan SMA atau SMK, Ada 4 Perusahaan Tersedia, Lamar di Sini

Terkait dengan adanya perbedaan besaran nilai bantuan yang diterima KPM, hal tersebut merupakan hasil penyesuaian komponen.

Berdasarkan pada hasil penyesuaian yang dilakukan, para KPM akan mendapatkan bantuan dengan nilai bervariasi antara Rp 900.000 hingga Rp 3.000.000 per tahunnya.

Jumlah berbeda yang menyesuaikan pada komponen bantuan tersebut secara berkala diberikan kepada para KPM melalui Bank Himbara.

Sedangkan bagi para KPM yang menerima bantuan melalui PT Pos, diberikan secara berkala dengan nilai bantuan tergantung komponen.

Beberapa kategori yang menjadi komponen penentu nilai bantuan sosial antara lain Ibu Hamil, Anak Balita, Anak Usia Sekolah dari tingkat SD hingga SMA, Disabilitas serta Lansia.

Bagi para KPM bansos reguler, baik PKH maupun BPNT dengan metode penyaluran melalui PT Pos ataupun KKS mendapat bantuan senilai Rp 200.000 setiap bulan.

Adanya perbedaan besaran nilai bantuan serta durasi waktu penyaluran yang diterima KPM, merupakan hasil keputusan Pemerintah melalui Kementerian Sosial. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Berbeda
# bantuan sosial
# nominal
# penyebab

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.