AYOJAKARTA.COM - Sudah memasuki awal bulan Mei, tandanya Pemerintah akan segera merealisasikan kembali pencairan bansos untuk KPM PKH, BPNT, dan non DTKS.
Pemerintah sudah memberikan sinyal positif terkait pencairan bansos baik yang dikelola oleh Kemensos, Kemendikbudristek, Bapanas, dan Pemerintah Daerah
Pencairan bantuan yang nantinya diterima oleh KPM PKH, BPNT, dan non DTKS akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia, KKS ATM Merah Putih dan Bank Himbara.
KPM PKH, BPNT dan Non DTKS akan menerima kembali pencairan bantuan untuk periode salur Mei-Juni.
Baca Juga: Belum Terima Undangan Penyaluran Bansos dari PT Pos? Jangan Khawatir, Ini Jadwal Pencairannya!
KPM yang menerima bansos pastinya sudah dinyatakan layak sebagai penerima bantuan dan nantinya akan mendapatkan pencairan dana bansos reguler dan tambahan sesuai kategori yang dimiliki.
Status kelayakan menjadi faktor penentu utama di dalam penentuan penerima bansos Pemerintah yang akan dicairkan untuk periode Mei-Juni.
Bukan hanya uang tunai dan non tunai, Pemerintah juga mencairkan bansos dalam bentuk barang yang diperuntukkan bagi keluarga rentan miskin dan prasejahtera yang terdaftar di DTKS Kemensos RI.
Total ada enam bansos yang dicairkan di bulan Mei 2024.
Dikutip AyoJakarta.com melalui unggahan kanal YouTube Diary Bansos pada hari Rabu, 1/5/24, berikut rincian lima bansos reguler dan tambahan yang dicairkan mulai bulan Mei 2024
1. BPNT
Bansos BPNT aman kembali disalurkan kepada KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH untuk tahap yang keempat periode salur Mei melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI.
Diestimasikan bahwa Pusdatin Kemensos RI akan mulai mengecek kembali daftar penerima bantuan BPNT dengan memvalidasi dan memverifikasi status kelayakan penerima bansos.
Nantinya Pusdatin akan memadupadankan data DTKS Kemensos dengan usulan kelayakan dari pemerintah daerah hingga ditetapkan nama penerima bantuan.
Untuk periode salurnya memang belum ditentukan. Jika nantinya Bansos BPNT Tahap 4 ini dicairkan untuk satu bulan yaitu bulan Mei maka nominal yang diterima sebesar Rp200 ribu b
Penyaluran bansos BPNT Tahap 4 ini melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI dengan daftar penerima bansos sudah tercatat dalam data bayar SP2D penerima pencairan bantuan.
Bansos ini diberikan kepada 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH dan terdaftar di DTKS Kemensos RI.
2. PKH
PKH (Program Keluarga Harapan) tahap 3 untuk periode salur Mei-Juni juga akan segera dicairkan oleh Kemensos melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI.
Diestimasikan mulai awal Mei, Kemensos sudah memantau kembali dan memvalidasi data penerima yang dipadankan dengan status kelayakan dari usulan pemerintah daerah dan data DTKS Kemensos RI.
Berikut rincian nominal pencairan PKH Tahap 2 melalui KKS, sebagai berikut:
- Kategori anak SD sederajat Rp150!ribu
- Kategori anak SMP sederajat Rp225 ribu
- Kategori anak SMA, SMK Sederajat Rp334 ribu
- Kategori lansia usia 60 tahun ke atas Rp400 ribu
- Kategori penyandang disabilitas berat Rp400 ribu
- Kategori Ibu hamil Rp500 ribu
- Kategori anak usia dini (0-6 tahun) Rp500 ribu
3. Bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg
Bansos yang dikelola oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) berupa Bantuan Mitigasi Rawan Pangan atau MRP kembali disalurkan untuk tahap kelima alokasi bulan Mei.
Sebanyak 22 juta KPM yang terdaftar dalam data desil P3KE Kemenko PMK dan masuk dalam golongan keluarga prioritas miskin ekstrem nantinya akan mendapatkan penyaluran bansos MRP berupa Cadangan Beras Pemerintah 10 kg.
Titik-titik komunitas seperti kantor kelurahan atau balai desa biasanya menjadi tempat yang digunakan sebagai penyalur bansos MRP (Mitigasi Rawan Pangan).
Penyaluran bantuan ditempatkan di kantor pos cabang kecamatan kota terdekat atau di titik-titik komunitas seperti kantor kelurahan atau balai desa jika penerima dalam jumlah yang banyak.
Sebelum penyaluran bantuan dilaksanakan, pihak pemerintah daerah terkait baik kepala dusun, kepala desa, RT, RW akan membagikan surat undangan pencairan bansos kepada KPM yang ditetapkan layak menerima bansos.
4. PIP Kemdikbud
PIP Kemdikbud merupakan salah satu bansos reguler yang juga masih dicairkan di bulan Mei 2024 untuk KPM yang sudah ditetapkan sebagai penerima bantuan melalui SK pemberian bantuan.
Sedangkan untuk 2,6 juta penerima bansos PIP masih masuk dalam SK Nominasi dan belum bisa mencairkan bantuan karena belum melakukan aktivasi rekening SimPel.
Jika KPM sudah melakukan aktivasi rekening SimPel BRI (jenjang SD, SMP, sederajat), BNI (jenjang SMA, SMK Sederajat), dan BSI (khusus wilayah Provinsi Aceh) maka pihak Puslapdik Kemendikbudristek akan menerbitkan SK pemberian bantuan sehingga proses pencairan PIP dapat dilakukan.
Baca Juga: Rezeki Akhir Bulan! 10.917 KPM di 7 Daerah Ini Cair Bansos Rp 825 Ribu, Cek Saldo Sekarang
Rincian nominal yang diberikan, sebagai berikut:
- Kategori anak SD sederajat kelas 1-5: Rp450 ribu per tahun.
Khusus kelas 1 semester ganjil: Rp225 ribu.
Khusus kelas 6 semester genap: Rp225 ribu
- Kategori anak SMP sederajat kelas 8: Rp750 ribu per tahun.
Khusus kelas 7 semester ganjil: Rp375 ribu
Khusus kelas 9 semester genap: Rp375 ribu
- Kategori anak SMA, SMK, Sederajat kelas 11: Rp1,8 juta per tahun.
Khusus kelas 10 semester ganjil: Rp900 ribu
Khusus kelas 12 semester genap: Rp900 ribu
5. KJP Plus
Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) untuk periode Mei juga segera dicairkan secara bertahap untuk KPM siswa-siswi jenjang SD, SMP, SMA sederajat.
Sasaran penerima KJP Plus periode Mei ini khusus diberikan kepada anak-anak usia sekolah yang masuk dalam kategori keluarga tidak mampu atau rentan miskin di wilayah Provinsi DKI Jakarta.
Pencairan KJP Plus periode Mei 2024 disalurkan melalui rekening Bank DKI sedangkan untuk penarikan dana bantuan melalui agen Bank DKI terdekat, mesin ATM Bank DKI, atau jaringan Prima ATM di seluruh Indonesia.
Berikut rincian penerima dan nominal bantuan yang diterima tiap jenjang pendidikan
SD/SDLB/MI sebanyak 298.988 anak
Nominal yang diterima:
- Subsidi uang SPP Rp130ribu per bulan.
- Biaya rutin Rp135ribu
- Biaya berkala Rp115ribu
SMP/SMPLB/MTs sebanyak 185.639 anak
- Subsidi uang SPP Rp170ribu per bulan.
- Biaya rutin Rp185ribu
- Biaya berkala Rp115ribu.
SMA/SMALB/MA sebanyak 63.897 anak
- Subsidi uang SPP Rp290ribu per bulan.
- Biaya rutin Rp235 ribu
- Biaya berkala Rp185 ribu.
Baca Juga: Bukan PKH Atau BPNT, Ini Bansos Baru yang Akan Cair Bulan Mei 2024, Apa Jenisnya?
SMK sebanyak 105.982 anak
- Subsidi uang SPP Rp240ribu per bulan.
- Biaya rutin Rp235 ribu
- Biaya berkala Rp215 ribu.
Peserta PKBM
- Biaya rutin Rp185ribu
- Biaya berkala Rp115ribu
Biaya rutin personal hanya dapat dicairkan maksimal Rp100ribu setiap bulannya. Sisa saldo biaya rutin dapat digunakan untuk pembelian kebutuhan sekolah siswa penerima KJP Plus.
6. BLT Mitigasi Risiko Pangan
BLT Mitigasi Risiko Pangan menjadi salah satu bansos yang juga ditunggu pencairannya oleh KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH.
Sebanyak 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI nantinya akan mendapatkan pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan ini.
Nominal bantuan yang diterima adalah Rp600 ribu yang akan dicairkan melalui KKS atau PT Pos Indonesia.
Kepastian pencairan bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan ini akan diberikan untuk periode salur April-Juni.
Menko Perekonomian Erlangga Hartanto memberikan informasi terkait kepastian penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan yang hanya menunggu tabel anggaran dari Kemensos terkait waktu yang tepat dalam mencairkan bantuan ini, apakah di bulan Mei atau Juni.
Jika sudah ada progres pencairannya maka akan terpantau secara berkala di akun SIKS-NG pendamping sosial mulai dari muncul nama bansos dan periode salurnya.***
Share this article
Enam bansos tanpa gas akan cair di bulan Mei 2024 untuk KPM PKH, BPNT dan Non DTKS, apa saja? Cek di sini.