AYOJAKARTA.COM - Di era digital yang semakin canggih, ancaman cyber seperti phishing semakin marak.
Link phishing adalah salah satu metode yang digunakan penipu online untuk mencuri data pribadi atau informasi sensitif.
Biasanya, mereka menipu korban dengan mengirimkan tautan yang tampak sah, namun sebenarnya berbahaya.
Dirangkum ayojakarta.com dari akun TikTok @sibertrenid, berikut ciri-ciri link phishing yang perlu diwaspadai dan cara menghindarinya.
Baca Juga: Catat! Ini Kelebihan dan Kekurangan Layar IPS LCD pada Smartphone
1. Domain yang Aneh atau Terlalu Panjang
Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah jika link tersebut memiliki domain yang tidak lazim atau terlalu panjang.
Biasanya, domain asli dari perusahaan ternama sederhana dan mudah diingat.
Namun, pelaku phishing sering kali menggunakan kombinasi huruf dan angka yang rumit untuk meniru domain resmi.
Misalnya, alih-alih menggunakan “example.com”, mereka mungkin menggunakan “examp1e-security.com” untuk menipu pengguna.
2. Menggunakan Domain Gratisan
Link phishing sering kali menggunakan domain gratisan seperti wordpress.com atau blogspot.com.
Domain-domain ini bisa didaftarkan dengan mudah, bahkan tanpa verifikasi yang ketat.
Meski tidak semua domain gratisan mengandung link phishing, namun hal itu sering kali menjadi pertanda bahwa situs tersebut tidak dapat dipercaya. Jadi, pastikan kamu selalu waspada.
3. Domain Menggunakan Kata-Kata Manipulatif
Para pelaku phishing kerap kali menyisipkan kata-kata manipulatif di dalam domain mereka untuk mengelabui pengguna.
Kata-kata seperti "secure", "verification", atau "login" sering ditambahkan untuk membuat korban merasa aman dan mengira situs tersebut resmi.
Contohnya, pelaku mungkin menggunakan domain seperti “secure-verification-login.blogspot.com”, yang terkesan meyakinkan padahal sebenarnya palsu.
Baca Juga: Auto Jernih! 4 Aplikasi Kamera Terbaik untuk Android di Tahun 2024
4. Meminta Data Sensitif Saat Registrasi
Ciri khas link phishing adalah meminta informasi sensitif secara tidak wajar saat proses registrasi atau login.
Website resmi biasanya tidak akan meminta data seperti nomor kartu kredit, password, atau informasi pribadi lainnya secara tiba-tiba atau tanpa alasan jelas.
Jika sebuah situs meminta informasi ini pada tahap awal, besar kemungkinan situs tersebut adalah phishing.
Jadi, itulah sejumlah ciri-ciri link phishing. Lalu, bagaimana cara menghindarinya?
- Selalu periksa domain dengan seksama
- Jangan mudah membagikan data sensitif pada situs yang kamu curigai
- Gunakan software keamanan untuk membantu mendeteksi situs berbahaya.

Share this article
Link phishing adalah salah satu metode yang digunakan penipu online untuk mencuri data pribadi atau informasi sensitif.