Rupiah Makin Melemah, Dolar AS Nyaris Tembus di Rp16 Ribu, Akankah Krisis Moneter Terjadi Kedua Kalinya?

Rupiah terus mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), mendekati level Rp16.000. Apakah akan terjadi Krisis moneter kedua?
Rupiah terus mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), mendekati level Rp16.000. Apakah akan terjadi Krisis moneter kedua?

AYOJAKARTA.COM -- Rupiah terus mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), mendekati level Rp16.000.

Lantas, apakah akan terjadi Krisis moneter kedua kalinya di Indonesia dan mengulang sejarah tahun 1998?

Sebelumnya, seperti dilansir dari Youtube Kamar Jeri, rupiah melemah per 30 November 2024 dibuka 0,13 persen atau di angka Rp15.836.

Baca Juga: Dolar Merangkak Naik, Rupiah Terpuruk! Mengulang Sejarah Krisis Moneter?

Lalu, tak lama rupiah ditutup di posisi Rp15.949 per dolar AS, meningkat 0,50 persen setelah dua menit perdagangan dibuka.

Namun, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini 5 Desember 2024 terpantau menguat tipis.

Berdasarkan data Bloomberg, Kamis, 5 Desember 2024 yang dikutip dari Youtube Metro TV, mencatat rupiah menguat 17 poin atau 0,11 persen menjadi Rp15.920 per USD.

Sementara dari data Yahoo Finance, rupiah menguat 15 poin atau 0,09 persen menjadi Rp15.909 per 1 USD atau satu dollar.

Baca Juga: Bukan Dolar Amerika atau Euro! Inilah 10 Mata Uang Tertinggi di Dunia, Rupiah Indonesia Masuk Daftar?

Ramalan Rupiah Menguat

Seperti dikutip dari Metro TV, rupiah diramalkan semakin menguat dengan beberapa faktor pendukung, diantaranya:

1. Sinyal Pemangkasan suku bunga the Fed: Pernyataan Gubernur The Fed yang memberi sinyal pemangkasan lanjutan suku bunga kebijakan Amerika Serikat (Fed Funds Rate) diharapkan akan mendorong penguatan rupiah terhadap dolar AS.

Pada awal perdagangan Kamis 5 Desember 2024, rupiah meningkat 17 poin atau 0,11 persen menjadi Rp15.920 per dolar AS.

2. Sentimen Pasar yang Positif: Arus modal masuk ke pasar saham dan obligasi yang signifikan, seperti Rp2,4 triliun di pasar saham dan Rp0,3 triliun di pasar obligasi selama bulan Juli, turut meningkatkan sentimen positif terhadap rupiah.

Hal ini tercermin dalam peningkatan arus modal yang masuk ke dalam negeri, yang meningkatkan permintaan terhadap rupiah.

3. Ekonomi Lokal: Stabilitas politis dan kondisi ekonomi lokal juga berperan dalam prediksi penguatan rupiah.

Baca Juga: Indonesia Punya Ayam Termahal Peringkat Satu di Dunia Harganya Capai 5000 Dolar, Coba Tebak?

Meskipun ada resiko geopolitik global, data ekonomi domestik yang relatif stabil dan kebijakan Bank Indonesia yang efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah akan terus mendukung penguatan rupiah.

Dengan demikian, kombinasi faktor-faktor intern dan ekstern ini akan terus mendukung penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam masa-masa mendatang dan kemungkinan terhindar dari krisis moneter.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Rupiah
# krisis moneter
# melemah

News Update

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.