AYOJAKARTA.COM - Setelah lima tahun absen dari pasar Indonesia akibat larangan pemerintah AS terhadap Huawei.
Honor yang kini telah sepenuhnya independen, akhirnya resmi kembali ke Tanah Air.
Mantan sub-brand Huawei ini hadir dengan sistem operasi Android lengkap dengan layanan Google Mobile Services (GMS).
Menjadikannya solusi bagi pengguna yang sempat kecewa dengan keterbatasan dari perangkat Huawei.
Langkah besar Honor ini dipersiapkan dengan matang, termasuk produksi di Batam untuk memenuhi aturan TKDN.
Dengan menggandeng Erajaya Group sebagai distributor resmi, Honor siap bersaing dengan teknologi canggih dari kompetitornya.
Honor bahkan menjanjikan harga lebih terjangkau dibandingkan kompetitornya, seperti Samsung, untuk segmen menengah hingga premium.
Beberapa produk andalan yang dinantikan adalah Honor Magic V3, ponsel lipat yang diklaim lebih unggul dari Samsung Galaxy Z Fold 6 dan Honor 200 Pro.
Selain itu, Honor juga membawa lini lengkap seperti tablet, laptop, perangkat wearable, dan audio.
Dengan 100 pesen fokus pada inovasi, Honor menginvestasikan lebih dari 11,5 persen pendapatannya untuk R&D.
Ekosistemnya yang solid, seperti fitur Honor Connect, memungkinkan perangkat saling terhubung dengan mulus, mirip ekosistem Apple.
Kembalinya Honor ke Indonesia menjadi angin segar yang memanaskan persaingan pasar gadget di 2025.
Apakah Honor mampu mengguncang dominasi merek besar seperti Samsung, Apple, dan Oppo? Mari kita tunggu gebrakannya!***

Share this article
Honor yang kini telah sepenuhnya independen, akhirnya resmi kembali ke Tanah Air. Usai larangan pemerintah AS terhadap Huawei