AYOJAKARTA.COM - Drama panjang Apple dan pemerintah Indonesia akhirnya menemukan titik terang setelah Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Roeslani memberikan pernyataan resmi di Davos, Swiss.
Dalam wawancara eksklusifnya dengan Bloomberg TV pada 21 Januari, Rosan Roeslani dengan tegas menyatakan, "Pemerintah Indonesia akhirnya mencapai kesepakatan soal investasi Apple di Indonesia."
Pernyataan ini menjadi angin segar bagi konsumen iPhone di Indonesia yang telah lama menanti kehadiran iPhone 16 series.
Kesepakatan ini menjadi momentum penting setelah sebelumnya terjadi pembatasan penjualan iPhone 16 di pasar Indonesia akibat belum tercapainya kesepakatan investasi antara Apple dan pemerintah Indonesia.
Lebih detail lagi, Rosan Roeslani memberikan timeline yang jelas mengenai masuknya iPhone 16 ke Indonesia.
"Masalah investasi Apple dan penjualan iPhone 16 series akan diselesaikan dalam waktu dekat," tegasnya dalam wawancara tersebut.
Menteri Investasi juga mengklaim bahwa ,"pemerintah ini bakalan mencabut larangan penjualan iPhone 16 dalam 1 sampai 2 minggu ke depan."
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa iPhone 16 akan segera hadir di pasar Indonesia dengan estimasi waktu peluncuran di awal Februari atau paling lambat pertengahan Februari 2025.
Keputusan ini telah melalui proses pembahasan yang matang dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk persetujuan nilai investasi yang diajukan Apple untuk pasar Indonesia.
Terkait strategi penjualan dan harga, informasi yang muncul setelah pengumuman Rosan Roeslani menunjukkan perubahan signifikan dalam sistem distribusi iPhone 16 di Indonesia.
iPhone 16 akan dipasarkan dengan harga awal Rp16.499.000 untuk model standar, sementara iPhone 16 Pro dibanderol mulai Rp21 juta, dan iPhone 16 Pro Max akan tersedia dengan harga awal Rp25 juta.
Yang menarik, seperti dijelaskan dalam sumber kanal YouTube iamcherish Apple Pro (29/1/2025), "Nanti perilisan di Indonesia ini tuh udah enggak ada sistem PO PO guys, semua itu langsung ready di Apple autores Indonesia baik itu mungkin di Blibli Store, di Hello Store, di iMap, iBox dan beberapa autores lainnya."
Perubahan sistem penjualan ini menandakan keseriusan Apple dalam melayani pasar Indonesia, dimana konsumen tidak perlu lagi menunggu melalui sistem pre-order yang biasanya memakan waktu lebih lama.
Keputusan ini merupakan bagian dari komitmen investasi Apple yang telah disepakati dengan pemerintah Indonesia, meskipun nilai investasi spesifik belum diungkapkan ke publik.***

Share this article
iPhone 16 serires dikabarkan bisa dibeli di Indonesia tanpa sistem pre-order, benarkah? Simak infonya di sini.