AYOJAKARTA.COM – Update pencairan bantuan sosial (bansos) tahap 2 yang akan disalurkan pada Mei 2025 saat ini sedang dilakukan proses penentuan komponen.
Sebagai informasi, bansos yang akan disalurkan pada Mei 2025, merupakan bantuan yang disalurkan untuk tahap kedua dengan periode April, Mei, dan Juni.
Sebagaimana diketahui, seperti informasi yang dikutip dari Kementerian Sosial (Kemensos), pencairan bansos Mei 2025 ini dijadwalkan mulai minggu ketiga Mei, sekitar berlangsung 19 Mei 2025 hingga awal Juni.
Baca Juga: Jokowi Hadapi 22 Pertanyaan Penyidik Mulai dari Sejarah Kuliah Hingga Skripsi
Namun, status pencairan saat ini di SIKS-NG menunjukan bahwa proses evaluasi penentuan komponen keluarga penerima manfaat (KPM) belum dilakukan atau belum rampung.
Dalam artian, kemungkinan besar saat ini dalam proses perampungan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Mengingat, penyaluran bansos di tahap 2 ini merujuk pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) terbaru.
DTSEN ini menggantikan sistem sebelumnya (DTKS) dan mengintegrasikan berbagai sumber data sosial-ekonomi, seperti DTKS, Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan P3KE (Pemetaan Potensi Pembangunan Keluarga Ekstrem), serta diverifikasi dengan data kependudukan (SIAK) untuk memastikan keakuratan dan validitas penerima manfaat.
Data yang masuk ke DTSEN akan diverifikasi silang dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) oleh BPS untuk memastikan tidak ada data ganda atau tidak valid.
Baca Juga: Pengacara Senior Ibrahim Sjarief Assegaf, Suami Najwa Shihab, Berpulang pada Usia 48 Tahun
Masyarakat yang masuk dalam desil 1 sampai 3 (kelompok termiskin) di DTSEN berpeluang besar menjadi penerima bansos seperti PKH dan BPNT.
Dengan demikian, jika melihat proses dan status di SIKS-NG kemungkinan jadwal pencairan bansos tahap 2 mundur dari tanggal yang diperkirakan.
Namun, perlu dicatat, ini hanya perkiraan, saat ini belum ada jadwal resmi dari Kemensos terkait pencairan bansos di tahap kedua ini atau pada Mei 2025. ***

Share this article
Pencairan bansos tahap 2 Mei 2025 masih tunggu penentuan komponen KPM, kemungkinan mundur dari jadwal karena proses DTSEN belum rampung.