AYOJAKARTA.COM – Kabar gembira datang dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk tahap kedua tahun 2025.
Informasi ini disampaikan melalui unggahan di akun resmi Instagram @kemensosri dan juga dimuat di laman kemensos.go.id.
Penyaluran bansos tahap kedua dijadwalkan mulai pada tanggal 28 Mei 2025 dan akan dilakukan secara bertahap ke seluruh wilayah Indonesia.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) yang menantikan pencairan bansos PKH dan BPNT.
Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Infinix GT 30 Pro: HP Gaming dengan Fitur Lengkap dan Desain Keren 2025
Tanggal Merah, Tapi Proses Penyaluran Tetap Jalan
Meskipun tanggal 29 Mei 2025 bertepatan dengan hari libur nasional dan cuti bersama, proses pencairan bansos PKH dan BPNT tetap berjalan seperti biasa.
Dalam banyak kasus, pencairan tidak terpengaruh oleh akhir pekan maupun tanggal merah, karena sistem penyaluran dapat dilakukan secara otomatis, khususnya melalui bank penyalur.
Namun, hingga Kamis pagi (29/5), berdasarkan pantauan dari akun aplikasi SIKS-NG milik para pendamping sosial, belum terlihat perubahan status penyaluran pada menu view DTKS.
Periode penyaluran yang tercantum masih menunjukkan tahap pertama, yaitu Januari hingga Maret 2025.
Baca Juga: Cek Daerah Kamu! Kemensos Terpantau Mulai Salurkan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2
Proses Penentuan KPM Masih Berlangsung
Pada menu PKH, submenu Penentuan KPM, proses verifikasi dan validasi data penerima bansos masih berlangsung.
Tahapan evaluasi komponen dan finalisasi penentuan penerima juga belum rampung.
Hal ini membuat status SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) dengan keterangan SI (Standing Instruction) belum muncul.
Artinya, secara sistem, meskipun penyaluran sudah diumumkan, implementasi teknis di lapangan masih dalam proses. Belum semua wilayah menunjukkan tanda-tanda penyaluran yang aktif.
Baca Juga: Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia Sebut 69,7 Persen Masyarakat Yakin Ijazah Jokowi Asli, Jokowi: Punya Logika Sehat
Sudah Ada Rekening yang Terverifikasi
Meski demikian, ada laporan dari sejumlah wilayah, khususnya di Provinsi Aceh, yang menunjukkan bahwa proses verifikasi rekening telah selesai dan statusnya dinyatakan “berhasil”.
Salah satu bank penyalur yang terlibat adalah Bank Syariah Indonesia (BSI), yang memang menjadi mitra di wilayah Aceh.
Namun, perlu dicatat bahwa meskipun status rekening sudah terverifikasi, SP2D di beberapa kasus masih belum muncul.
Ini menunjukkan bahwa meski beberapa daerah sudah siap menerima pencairan bantuan PKH maupun BPNT, dana kemungkinan besar belum sepenuhnya ditransfer.
Baca Juga: HEBOH! KPM Panik, Ribuan Nama Penerima Bansos Baru Masuk Daftar Penyaluran PKH BPNT Tahap 2 Besok
Saran Bagi Penerima Bansos
Bagi para KPM, disarankan untuk tidak terburu-buru melakukan pengecekan kartu KKS secara berulang.
Sebaiknya menunggu informasi resmi dari pendamping sosial PKH masing-masing. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, jika SP2D sudah berstatus SI, maka pencairan akan dilakukan dalam waktu 1 hingga 7 hari kerja berikutnya.
Untuk KPM yang menerima bansos PKH maupun BPNT melalui PT Pos Indonesia, pencairan juga membutuhkan proses penjadwalan distribusi dari pihak pos setempat.
Biasanya, penerima melalui KKS mendapatkan pencairan lebih dahulu karena prosesnya lebih cepat melalui sistem top up dari bank penyalur.***

Share this article
Meskipun tanggal 29 Mei 2025 bertepatan dengan hari libur nasional dan cuti bersama, proses pencairan bansos PKH dan BPNT tetap berjalan