AYOJAKARTA.COM - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk alokasi tahap kedua tahun 2025.
Proses pencairan bantuan ini mencakup periode April, Mei, dan Juni, dengan status terkini yang sudah dapat dicek melalui aplikasi SIKS-NG oleh pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Penyaluran bantuan PKH dan BPNT kali ini mengalami keterlambatan dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh penggunaan basis data baru, yakni Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diperoleh dari hasil pendataan hingga 20 April 2025 lalu.
Kementerian Sosial menyebutkan bahwa proses distribusi bansos dimulai secara serentak dan bertahap sejak 28 Mei 2025.
Berdasarkan data terbaru, terdapat 1,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dinyatakan tidak lagi memenuhi syarat.
Sementara jumlah yang sama dimasukkan sebagai penerima baru, termasuk mereka yang sebelumnya belum pernah menerima bansos.
Para pendamping sosial kini dapat melihat daftar penerima PKH dan BPNT baik yang disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) maupun PT Pos di aplikasi SIKS-NG. Dalam tampilan aplikasi tersebut, data penerima ditandai dengan dua warna:
- Merah: KPM yang menerima bantuan melalui bank penyalur (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI)
- Kuning: KPM yang akan menerima bantuan melalui pengiriman dari PT Pos
Informasi dalam aplikasi tersebut mencakup data lengkap mulai dari nama, alamat, hingga jumlah bansos yang akan diterima.
Nominal bantuan yang tercantum berkisar antara Rp600.000 atau lebih, tergantung pada komponen bantuan yang dimiliki oleh masing-masing KPM.
Namun, penting untuk dicatat bahwa hingga saat ini, status pencairan bantuan di aplikasi Cek Bansos belum diperbarui.
Baca Juga: Kontroversi Proyek Pengadaan Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem Makarim Buka Suara Begini...
Informasi pencairan terbaru hanya tersedia di aplikasi SIKS-NG yang diakses oleh pendamping sosial atau supervisor kabupaten/kota.
Bantuan PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Cair
Meskipun data penerima sudah muncul di sistem, hingga 10 Juni 2025 belum ada konfirmasi resmi bahwa bansos PKH dan BPNT tahap 2 telah dicairkan.
Tanda pencairan seperti SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) belum muncul dalam sistem, baik di level aplikasi SIKS-NG lokal maupun supervisor.
Satu-satunya bantuan yang sudah dicairkan hingga saat ini adalah Bantuan ATENSI YAPI untuk anak yatim piatu.
Sementara itu, KPM diminta untuk bersabar dan tidak perlu melakukan pengecekan berulang ke bank atau kantor pos sebelum ada informasi resmi bahwa dana telah masuk.
Cek Data Anda Lewat Pendamping Sosial
Bagi masyarakat yang merasa khawatir tidak lagi terdaftar sebagai penerima, disarankan untuk segera melakukan konfirmasi kepada pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Hal ini penting untuk memastikan apakah nama masih tercantum sebagai penerima bantuan pada tahap berikutnya.
Dengan terus memperbarui informasi secara berkala, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan kepastian terkait pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 2.***
Share this article
Bansos PKH & BPNT tahap 2 2025 belum cair. Data bisa dicek via SIKS-NG. Cek ke pendamping sosial, jangan ke bank/pos dulu.