AYOJAKARTA.COM - Kabar terbaru bagi pelaku UMKM yang ingin mengajukan KUR BRI 2023.
Kredit Usaha Rakyat atau KUR BRI telah ditunggu oleh masyarakat khususnya pelaku UMKM.
Banyak aturan baru yang wajib diketahui sebelum datang ke BRI dan mengajukan Kredit Usaha Rakyat atau KUR.
Kredit Usaha Rakyat atau KUR BRI merupakan sarana mendapatkan modal usaha atau investasi bagi pelaku UMKM dengan bunga ringan dan proses yang mudah.
Dikutip dari YouTube Sukarno Trading oleh ayojakarta.com pada 30 Maret 2023, terungkap bahwa suku bunga KUR BRI tidak lagi 6 persen.
BRI sebelumnya dikenal memiliki program KUR dengan suku bunga 6 persen per tahun yang terbilang rendah.
Baru-baru ini banyak aturan baru untuk KUR BRI 2023, salah satunya bunga KUR tidak hanya 6 persen per tahun.
“Jadi untuk KUR BRI 2023, bukan lagi 6 persen tetapi memakai bunga graduasi,” terang Sukarno.
Graduasi adalah bunga yang disesuaikan oleh pihak bank dan disetujui oleh semua pihak.
Dijamin masih ringan, Sukarno melalui video unggahannya membagikan beberapa estimasi cicilan untuk peminjaman mulai Rp 10 juta.
Tidak tanggung-tanggung, disebutkan bahwa cicilan menggunakan bunga graduasi menghasilkan cicilan yang masih ringan bahkan kecil. Bagaimana bisa?
Baca Juga: Pengajuan KUR BRI 2023 Ditolak? Tenang, Kupedes dan Kupra Jadi Solusinya, Simak Caranya di Sini!
Estimasi cicilan pinjaman Rp 10 juta dengan tenor atau jangka waktu 12 bulan, maka cicilan tiga bulan pertama adalah Rp 50 ribu.
Sangat ringan pada tiga bulan pertama dan masih ringan untuk bulan selanjutnya yaitu Rp1.139.074.
Pastikan untuk berkonsultasi sebelum menentukan besar cicilan dengan tenor yang dipilih.
Ajukan KUR BRI di kantor cabang terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan berkonsultasi sebelum pengajuan dan survei oleh mantri yang bertugas.***
Share this article
Berikut suku bunga KUR BRI 2023 dan tabel estimasi cicilan yang tak lagi sebesar 6 persen tapi masih ringan.