Tutorial Cara Kirim Chat Whatsapp Terjadwal, Praktis dan Cocok Buat Kamu yang Pelupa

Ilustrasi - Tutorial Cara Kirim Chat Whatsapp Terjadwal
Ilustrasi - Tutorial Cara Kirim Chat Whatsapp Terjadwal

 

AYOJAKARTA.COM -- Ternyata, kita bisa mengirim pesan secara terjadwal melalui WhatsApp.

Fitur ini memungkinkan kita untuk mengirim pesan secara otomatis sesuai pengaturan waktu, hari, dan tanggal yang kita tentukan.

Kelebihan penggunaan pesan terjadwal adalah dapat membantu ketika kita sedang sibuk atau ingin beristirahat.

Baca Juga: WhatsApp Perkenalkan Fitur Baru Pesan Video Instan, Mirip Voice Notes?

Selain itu, cara ini juga sangat berguna dalam situasi-situasi tertentu, seperti mengirim pesan ucapan ulang tahun, tahun baru, dan sebagainya.

Bayangkan betapa praktisnya saat kita dapat mengatur pesan ucapan selamat tanpa perlu mengkhawatirkan lupa mengirimkannya.

Layanan penjadwalan pesan Whatsapp ini dapat diperoleh dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti SKEDit yang memudahkan proses ini dengan langkah-langkah yang sederhana.

Jadi, bagi kamu yang ingin memaksimalkan efisiensi komunikasi melalui WhatsApp, mengirim pesan terjadwal via SKEDit bisa menjadi solusi yang sangat bermanfaat.

Baca Juga: Inilah Cara Melacak HP yang Hilang Pakai WhatsApp, Mudah dan Cepat!

Dengan menggunakan fitur ini, kita dapat mengatur pesan dengan lebih mudah dan menyesuaikannya dengan jadwal harian kita.


Cara Kirim Pesan WhatsApp Terjadwal via SKEDit

1. Unduh aplikasi SKEDit dari Google Play Store atau App Store.

2. Instal aplikasi SKEDit yang telah diunduh.

3. Setelah terinstal, buka aplikasi SKEDit dan masuk menggunakan akun Google, Facebook, atau membuat akun baru di SKEDit.

4. Jika berhasil masuk, kalian akan diarahkan ke halaman utama SKEDit yang menampilkan daftar aplikasi yang dapat diatur untuk pengiriman pesan terjadwal.

5. Pilih WhatsApp dari daftar aplikasi untuk mengatur pengiriman pesan terjadwal dan klik Done.

6. Selanjutnya, kalian akan masuk ke halaman untuk menulis pesan yang akan dikirimkan secara terjadwal melalui WhatsApp.

Baca Juga: Tanda WhatsApp Disadap dan Dibajak, Kode OTP Jadi Kunci!

7. Klik Add WhatsApp untuk menambahkan kontak WhatsApp yang ingin dituju, bisa lebih dari satu.

8. Setelah itu, kalian akan diarahkan ke aplikasi WhatsApp dan memilih nomor atau grup yang akan menerima pesan terjadwal tersebut.

9. Sistem SKEDit akan meminta izin aksesibilitas ponsel, klik enable accessibility.

10. Aktifkan aksesibilitas dengan memilih SKEDit pada pengaturan.

11. Kemudian, akan muncul tampilan untuk izin aksesibilitas, klik OK.

12. Setelah izin diaktifkan, pilih nama kontak atau grup yang menjadi penerima pesan terjadwal.

13. Kembali ke aplikasi SKEDit dan sekarang kalian dapat menulis pesan yang ingin dikirim.

14. SKEDit juga menyediakan fitur untuk menambahkan foto, suara, video, dan dokumen seperti yang ada pada fitur WhatsApp.

15. Jika pesan sudah selesai ditulis, atur waktu pengiriman melalui menu schedule.

16. Terakhir, klik tanda centang untuk mengirim pesan terjadwal.

Baca Juga: Cara WhatsApp Terlihat Offline dari Semua Kontak Meski Lagi Buka Aplikasi


Pengaturan pesan terjadwal akan memastikan pesan-pesan penting atau ucapan istimewa sampai tepat waktu kepada penerima, tanpa perlu repot berada di depan ponsel. Buat yang penasaran, bisa dicoba sekarang juga.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# SKEDit
# schedule
# praktis
# kirim
# pesan
# chat
# tutorial
# Aplikasi
# WhatsApp
# Cara

News Update

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.