Berdampak Seperti Pinjol! 5 Bahaya Horor Kecanduan Paylater Belanja Online yang Bisa Picu Siklus Utang

Tips Cara Hentikan Kecanduan Belanja Online, Bisa Kurangi Stres dan Hemat Pengeluaran (Freepik @DCStudio)
Tips Cara Hentikan Kecanduan Belanja Online, Bisa Kurangi Stres dan Hemat Pengeluaran (Freepik @DCStudio)

AYOJAKRTA.COM -- Siapa yang tidak suka kemudahan berbelanja dengan Paylater? Dengan fitur ini, kita seseorang membeli barang dan membayar nanti, tanpa harus mengeluarkan uang tunai atau menggunakan kartu kredit.

Tapi, di balik kenyamanan tersebut, perlu diwaspadai bahaya kecanduan Paylater. Meskipun awalnya terasa menyenangkan dan praktis, kecanduan Paylater dapat mengakibatkan dampak negatif pada keuangan pribadi.

Walau berbeda, dampak penggunaan Paylater berlebihan ini akan berefek seperti pinjol alias pinjaman online, lantaran pada prinsipnya kedua produk ini sama-sama menawarkan kemudahan utang dengan pembayaran dicicil.

Baca Juga: WASPADA! Lebih Bahaya Mana, Bunga Pinjol Atau Paylater? Simak Penjelasan Berikut

Salah satu bahaya utama kecanduan Paylater adalah hilangnya kontrol atas pengeluaran. Seiring waktu, kita mungkin menjadi terbiasa dan semakin sering menggunakan fitur ini untuk setiap pembelian tanpa mempertimbangkan dampaknya pada simpanan uang.

Ujung-ujungnnya, tagihan Paylater dapat menumpuk dan menimbulkan stres finansial yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk tetap disiplin dan bijaksana dalam menggunakan fitur Paylater.

Kecanduan Paylater juga dapat mempengaruhi pola belanja yang tidak sehat. Alih-alih berbelanja berdasarkan kebutuhan, penggunanya mungkin tergoda untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan, hanya karena mudahnya menggunakan Paylater. Padahal, hal ini dapat mengakibatkan akumulasi hutang yang berisiko merugikan keuangan jangka panjang.

Baca Juga: Serupa Tapi Tak Sama! Simak 4 Perbedaan Pinjol dan Paylater, Mana yang Lebih Aman

Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk selalu berpikir secara bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan fitur Paylater, demi menjaga keseimbangan keuangan pribadi dan menghindari potensi bahaya kecanduan yang dapat merugikan.

Lantas, apa saja bahaya kecanduan Paylater bagi pengguna? Ketahui risiko penggunaan produk keuangan ini agar tidak menyesal di kemudian hari.

1. Terlilit Utang

Ketika seseorang menggunakan Paylater secara berlebihan atau tidak memperhatikan tanggal jatuh tempo pembayaran, mereka berisiko terjebak dalam siklus utang. Tagihan Paylater yang tidak dibayar tepat waktu akan menyebabkan penumpukan utang yang sulit untuk ditangani. Akumulasi utang yang berkepanjangan dapat menyebabkan kesulitan dalam mencicil utang, bahkan mempengaruhi kemampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan finansial sehari-hari.

Baca Juga: Tips Cepat Melunasi Utang Pinjol dan Pribadi, Ampuh Banget untuk Generasi Muda yang Suka Berutang!

2. Bunga Tinggi

Salah satu risiko besar penggunaan Paylater adalah tingginya bunga yang dikenakan pada keterlambatan pembayaran. Jika seseorang terlambat membayar tagihan Paylater, perusahaan akan mengenakan bunga tambahan atas tagihan yang belum diselesaikan. Bunga ini seringkali jauh lebih tinggi daripada bunga kartu kredit atau pinjaman pribadi, sehingga akan meningkatkan jumlah total utang seseorang.

3. Pengeluaran Tidak Terkendali

Paylater menawarkan kenyamanan dan kecepatan dalam bertransaksi, yang dapat menyebabkan seseorang mengabaikan pengeluaran dan merasa bebas dalam berbelanja. Namun, jika seseorang tidak memiliki pengelolaan keuangan yang baik, hal ini bisa berujung pada pengeluaran yang tidak terkontrol. Tanpa disadari, seseorang mungkin telah melebihi anggaran dan tidak bisa membayar tagihan Paylater dengan lancar.

Baca Juga: 5 Perbedaan Pinjol Legal dan Ilegal, Generasi Muda Jangan Sampai Terjebak ya!

4. Tekanan Finansial

Pembayaran tagihan Paylater yang rutin dan berkala bisa menjadi beban tambahan pada anggaran bulanan seseorang. Jika jumlah pembayaran ini tidak dianggarkan dengan baik, seseorang mungkin merasa tertekan dan stres dalam mencari cara untuk membayarnya. Tekanan finansial ini dapat mempengaruhi kesehatan mental dan emosional seseorang.

5. Siklus Utang

Penggunaan Paylater yang berlebihan dan tidak terkendali dapat menyebabkan seseorang terjebak dalam siklus utang yang sulit dihentikan. Ketika seseorang terus-menerus menggunakan Paylater untuk memenuhi kebutuhan finansial atau gaya hidup, mereka akan terus membayar bunga tambahan dan tagihan utang yang terus bertambah. Hal ini dapat menjadi lingkaran setan yang berulang, mengakibatkan stres finansial yang serius dan membuat seseorang semakin sulit untuk mengatasi masalah keuangan.

Baca Juga: Bisa Pinjam hingga Rp200 Juta, Teliti Dulu Sebelum Pinjam di Pinjol Flexi Cash Jenius


Karena itu, Paylater secara bijaksana dan disiplin dalam mengelola keuangan pribadi. Selalu pertimbangkan kemampuan finansial sebelum menggunakan Paylater dan pastikan untuk membayar tagihan tepat waktu guna menghindari dampak buruk dan stres finansial yang bisa ditimbulkannya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kecanduan
# Utang
# PayLater
# pinjol
# bahaya

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).