Alhamdulillah, Sudah Bisa Kirim WhatsApp Lagi!

Ilustrasi WhatsApp down.
Ilustrasi WhatsApp down.

AYOJAKARTA.COM - Sekitar pukul 15.50 WIB, pengguna WhatsApp sudah bisa mengirim pesan atau chat setelah sebelumnya error alias down.

AyoJakarta.com sudah mencoba mengirim dan menerima pesan dan sudah berhasil.

Sebelumnya, beberapa keluhan WhatsApp (WA) down mulai mencuat di Twitter, Selasa, 25 Oktober 2022.

Baca Juga: WhatsApp Down di Seluruh Dunia, Warganet di Twitter Ajak Gunakan Telegram!

Banyak pula yang mengaku beralih ke aplikais Telegram untuk berkirim pesan (chat).

Platform perpesanan WhatsApp sedang mengalami gangguan. Hal tersebut terlihat dari keluhan warganet di Twitter.

Bahkan, topik WhatsApp menjadi trending di Indonesia. Hingga saat ini, sudah terlihat 492 ribu cicitan terkait WhatsApp.

Baca Juga: 3 Fakta Tentang Mantan Suami Ayu Ting-Ting, Benarkah Enji Kembali Telantarkan Anak?

Berdasarkan pantauan Republika.co.id, aplikasi WhatsApp tidak bisa mengirim chat personal, grup, panggilan langsung, atau panggilan video hingga mengakses WhatsApp Web. Salah seorang warganet @SiskaMee mengatakan langsung berpindah ke Twitter untuk mencari update berita.

"Menyadari ada sesuatu yang janggal dengan WhatsApp, langsung kabur ke Twitter untuk dapat update berita," kata dia.

Sementara itu, warganet lain mengungkapkan dia berpindah ke layanan perpesanan lain, Telegram. "Kehidupan di mana tidak menggunakan WhatsApp saatnya kembali ke Telegram dan Twitter. Kalau sudah normal, Twitter dilupakan lagi," kata @mhmdhdr1.

Menurut situs Downdetector, laporan WhatsApp error sudah terlihat sejak pukul 13.57 WIB dengan 231 laporan. Sampai sekarang, laporan semakin bertambah dengan terakhir terlihat pada pukul 14.42 sebanyak 7.379 laporan.

Cara Mendapatkan Kode Verifikasi WhatsApp Lewat Email, Apa Bisa?

Demi melindungi akun pengguna, WhatsApp menyertakan verifikasi ketika pengguna akan login atau masuk ke aplikasi.

Biasanya, verifikasi WhatsApp berupa kode akan dikirimkan melalui SMS ke nomor yang digunakan pengguna.

Lantas, apakah bisa mendapatkan kode verifikasi WhatsApp lewat email?

Baca Juga: Terkuak! Nama Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Diduga Masuk Dalam Bagan Diagram Suap 4 Miliar

Seperti yang diketahui, kode verifikasi WhatsApp adalah hal yang penting untuk dijaga kerahasiaannya.

WhatsApp sendiri menyarankan agar pengguna yang telah mendapatkan kode verifikasi untuk tidak membagikannya ke orang lain.

"Untuk melindungi akun Anda, WhatsApp akan mengirim notifikasi push ketika seseorang mencoba mendaftarkan akun di WhatsApp dengan nomor telepon Anda. Demi keamanan akun Anda, jangan bagikan kode verifikasi dengan orang lain," tulis WhatsApp dalam keterangan pada situs faq.whatsapp.com, dikutip pada Senin, 17 Oktober 2022.

Baca Juga: Muncul Bagan Dugaan Kasus Suap di Tubuh Bareskrim yang Mencatut Nama Kadiv Propam Baru Irjen Syahar Diantono

WhatsApp menyarankan, apabila muncul kode verifikasi pada aplikasi, pengguna harus berhati-hati terhadap akun yang dimiliki.

"Jika Anda menerima notifikasi, ini berarti seseorang telah memasukkan nomor telepon Anda dan meminta kode pendaftaran," kata WhatsApp.

"Ini sering terjadi jika pengguna lain melakukan kesalahan dengan mengetik nomor Anda ketika mencoba memasukkan nomor mereka sendiri untuk mendaftar. Ini juga dapat terjadi ketika seseorang mencoba mengambil alih akun Anda," lanjut keterangannya.

Baca Juga: Hotman Paris Blak-Blakan Bongkar Soal Lesti dan Rizky Billar yang Akhirnya Berdamai, Ternyata Karena Ini

WhatsApp melarang keras bagi pengguna yang membagikan kode verifikasi kepada orang lain. 

"Mohon diperhatikan untuk jangan pernah membagikan kode verifikasi dengan orang lain," demikian keterangannya.

Kode verifikasi WhatsApp hanya diterima pengguna melalui SMS pada nomor yang digunakan. Itu artinya, pengguna tidak bisa menerima kode verifikasi WhatsApp melalui email.

Baca Juga: Sedang Proses Cerai, Kang Dedi Mulyadi Tiba-tiba Posting Foto Bersama Gadis Muda Cantik, Netizen Beri Selamat

"Jika seseorang mencoba mengambil alih akun Anda, untuk melakukannya mereka perlu kode verifikasi SMS yang dikirim ke nomor telepon Anda. Tanpa kode tersebut, pengguna yang mencoba memverifikasi nomor Anda tidak dapat menyelesaikan proses verifikasi dan menggunakan nomor telepon Anda di WhatsApp. Dengan demikian akun WhatsApp Anda tetap dalam kendali Anda," tulis WhatsApp.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# WhatsApp error
# Whatsapp down
# pesan
# chat

News Update

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.