AYOJAKARTA.COM -- Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja sudah mengumumkan peserta yang lolos seleksi Gelombang 47 mulai kemarin, Senin 31 Oktober 2022. Itu berarti pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 segera dibuka.
“Yuk langsung cek SMS, e-mail, dan dashboard akun Kartu Prakerja kamu sekarang! Buat kamu yang lolos, segera beli pelatihan pertama ya karena batas waktu pembelian pelatihan di tahun ini untuk semua gelombang adalah 30 November 2022.”
Begitu informasi tentang pengumuman peserta Kartu Prakerja Gelombang 47 yang dirilis oleh akun Instagram Kartu Prakerja, @prakerja.go.id.
Dengan diumumkannya peserta yang lolos seleksi Gelombang 47, berarti dalam waktu dekat bakal dilansir pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48.
Pemerintah melalui Komite Cipta Kerja sudah menganggarkan dana tambahan agar program Kartu Prakerja bisa berlanjut sampai dengan akhir tahun ini.
Sebelum membahas tips lolos seleksi Kartu Prakerja Gelombang 48, kita simak dulu tentang kelanjutan program tersebut pada tahun depan.
Baca Juga: 10 Pesan Cinta Kiai Maimoen Zubair: Nomor 7 Jangan Bersedih Kata Mbah Moen
Program Kartu Prakerja 2023
Pandemi Covid-19 sudah melandai sejak beberapa waktu. Pemerintah bakal menyesuaikan skema semi bansos pada Program Kartu Prakerja menjadi skema normal pada 2023.
Nantinya, program Kartu Prakerja tersebut lebih fokus pada bantuan peningkatan skill dan produktivitas angkatan kerja. Bentuknya berupa bantuan biaya pelatihan secara langsung kepada peserta dan insentif pasca pelatihan dengan ragam pelatihan skilling, reskilling, dan upskilling.
“Program Kartu Prakerja akan lebih fokus pada peningkatan kompetensi angkatan kerja sebagaimana konsep awal program ini dicanangkan sebelum era pandemi Covid-19,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Cipta Kerja dalam Rapat Komite Cipta Kerja di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Senin 3 Oktober 2022.
Adapun Komite Cipta Kerja dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Prakerja, serta memiliki tugas untuk merumuskan kebijakan dan mengendalikan program Kartu Prakerja.
Komite tersebut diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dengan wakil ketua adalah Kantor Staf Kepresidenan, serta beranggotakan Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Perindustrian, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dan Menteri Dalam Negeri.
Dalam rapat tersebut, para anggota komite sepakat untuk memulai skema normal pada tahun 2023 dan akan melanjutkan skema semi bansos hingga akhir Q4-2022 dengan besaran bantuan pelatihan dan insentif sama dengan sebelumnya.
“Pemerintah akan menambah anggaran sebesar Rp5 triliun dengan target 1,5 juta orang,” ungkap Menko Airlangga seperti dilansir laman Kemenko Perekonomian.
Menko Airlangga meminta seluruh pihak agar dapat mulai melakukan persiapan serta sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan terkait adanya berbagai perubahan mengingat skema normal akan segera dilaksanakan pada awal tahun 2023.
Baca Juga: PKH November 2022 Kapan Cair: Klik cekbansos.kemensos.go.id
Selanjutnya terkait dengan pelaksanaan skema normal tersebut, pada tahun 2023 Pemerintah akan melakukan penyesuaian besaran bantuan yang diterima peserta senilai Rp4,2 juta per individu.
Berikut ini rincian bantuan yang akan diterima yakni bantuan biaya pelatihan sebesar Rp3,5 juta, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu yang akan diberikan sebanyak 1 kali, serta insentif survei sebesar Rp100 ribu untuk dua kali pengisian survei.
Selain itu, Menko Airlangga juga menuturkan bahwa Program Kartu Prakerja tersebut akan diimplementasi secara online, offline, maupun bauran serta memungkinkan bagi penerima bantuan sosial dari kementerian/lembaga lainnya seperti Kementerian Sosial, Bantuan Subsidi Upah, atau Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) untuk dapat menerima manfaat dari Program Kartu Prakerja.
Terakhir, guna mendukung pelaksanaan skema normal tersebut, Komite Cipta Kerja juga meminta kerja sama dan pendampingan antara Kejaksaan Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kepolisian Republik Indonesia dengan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja yang sudah berlangsung sejak tahun 2020 agar tetap dilanjutkan.
Sebagai informasi, tercatat pada tahun 2022, Program Kartu Prakerja telah memberikan manfaat bagi 3,46 juta penerima dari 514 kabupaten/kota di Indonesia dengan total penerima sejak awal pelaksanaan program hingga mencapai 14,9 juta penerima.
Berdasarkan jumlah peserta tahun 2022 tersebut, sebanyak 53,6% diantaranya berasal dari 212 kabupaten/kota target penurunan kemiskinan ekstrem serta mencakup calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Baca Juga: Instagram Down Lebih Parah daripada WhatsApp? Banyak Akun Menghilang di Penjuru Dunia
Tips Lolos Seleksi
Sekarang kita bahas tentang tips lolos seleksi saat melakukan pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48:
- Langkah pertama, kalian harus bikin akun Kartu Prakerja di laman prakerja.go.id.
- Setelah dapat akun Prakerja, silakan login deh.
- Selanjutnya, kalian akan diarahkan ke kolom isian identitas yakni Kartu Tanda Penduduk. Hati-hati dalam mengisi Nomor Induk kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga, dan juga tanggal lahir.
- Saran kami, kalian harus cek dua kali isian itu untuk memastikan data yang diinput sudah sesuai. Setelah yakin tak ada kesalahan, klik Lanjut.
- Perhatikan juga, nama lengkap kalian dan nama ibu kandung harus sesuai dengan yang terdaftar di KK.
- Kalau ternyata ada ketidaksesuain data, silakan hubungi Dukcapil melalui telepon 1500537, Whatsapp/SMS 08118005373, email [email protected], atau kunjungi kantor Dukcapil terdekat untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut
- Langkah berikutnya, verifikasi foto e-KTP. Kalian harus mengambil foto dari telepon selular. Jika kamu mengakses dengan komputer, segera lanjutkan pendaftaran melalui browser HP, ya!
- Ini yang juga penting. Saat mengunggah foto KTP, perhatikan ketentuan yang tercantum agar proses verifikasi e-KTP kamu berjalan lancar.
- Jika data yang kamu masukkan sudah sesuai, langkah berikutnya adalah verifikasi nomor handphone. Kalau sudah muncul keterangan, klik ‘Kirim OTP’.
- Selanjutnya, masukkan kode OTP yang telah dikirimkan via SMS ke No HP kamu. Klik Kirim OTP. Isi Pernyataan Pendaftar sesuai dengan kondisi kamu. Jika sudah selesai klik ‘Oke’.
- Berikutnya, kamu wajib melakukan Tes Motivasi & Kemampuan Dasar. Setelah muncul pemberitahuan, klik ‘Mulai Tes’. Nah, kalian harus cermat dalam mengisi jawaban. Jangan terburu-buru, tetapi juga jangan lambat karena ada batas waktunya.
- Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 kamu sedikit lagi selesai dan kamu tinggal ikut seleksi Gelombang. Kemudian Pilih Gelombang yang sesuai dengan domisili kamu, lalu klik Gabung.
- Selanjutnya akan muncul konfirmasi pilihan Gelombang Kartu Prakerja kamu yakni 46. Bila sudah sesuai, klik Gabung. Akan muncul Persetujuan Prakerja yang berisi beberapa pernyataan. Kamu harus klik Saya Menyetujui untuk dapat lanjut ke tahap berikutnya.
- Nah, tahap pendaftaran kamu selesai! Selanjutnya kamu akan menerima notifikasi kelolosan melalui SMS dan email setelah penutupan pendaftaran Gelombang Prakerja Gelombang 48.
Jika belum lolos seleksi Kartu Prakerja Gelombang 48, kalian dapat ikut Gelombang 49 karena program semi bantuan sosial (Basos) ini kemungkinan terus berlanjut sampai akhir 2022..
Demikian artikel mengenai tips lolo seleksi pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 serta kelanjutan program tersebut pada 2023.

Share this article
Dengan diumumkannya peserta yang lolos Gelombang 47, berarti dalam waktu dekat bakal dilansir pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48.