Terima Kasih SocialSpy WhatsApp, Kini Bisa Lihat Chat Pacar Jarak Jauh

Social Spy atau Scoopy WhatsApp yang digadang-gadang bisa sadap WA.
Social Spy atau Scoopy WhatsApp yang digadang-gadang bisa sadap WA.

AYOJAKARTA.COM -- SocialSpy WhastApp digadang-gadang bisa menyadap chat atau histori kontak seseorang.

SocialSpy WhatsApp merupakan situs yang bisa diakses umum dan gratis.

Situs tersebut mengklaim bahwa platformnya bisa memberikan histori chat WhatsApp dari kontak yang diinginkan.

Melalui laman Google, SocialSpy atau juga dikenal Scoopy WhatsApp bisa diakses dengan mudah.

Pengguna akan dimintai beberapa informasi seperti kontak WhatsApp yang ingin disadap.

Pantauan AyoJakarta.com melihat situs Scoopy WhatsApp, untuk sadap WA melalui platform tersebut setidaknya ada tiga langkah.

Pertama, Scoopy WhatsApp meminta nomor tujuan atau kontak target yang ingin disadap.

Langkah kedua, pengguna diminta melewati verifikasi manusia, yang akan mengkonfirmasi bukan bot.

Langkah ketiga, pengguna akan disuguhkan dengan histori chat dari kontak WA yang disadap tadi.

Kendati begitu, belum bisa dijamin apakah SocialSpy atau Scoopy WhatsApp ini aman atau tidak untuk digunakan.

Tidak ada Term and condition yang bisa dibaca di platform tersebut, sehingga tidak bisa dijamin aman untuk digunakan.

Namun dapat dipastikan, situ SocialSpy bukanlah milik WhatsApp.

Arti Tanda Bulat atau Lingkaran di Chat WhatsApp

Tanda bulat atau lingkaran putus di chat WhatsApp baru-baru ini muncul di aplikasi.

WhatsApp adalah aplikasi perpesanan paling populer di dunia saat ini. Saat pengguna mengirim pesan, peringatan akan ditampilkan.

Satu tanda centang berarti pesan telah terkirim, dua tanda centang berarti pesan telah diterima oleh kontak target, dan dua tanda centang biru berarti pesan telah dibaca oleh penerima.

WABetaInfo memberikan informasi tentang peringatan baru saat pengguna mengirim pesan di WhatsApp.

Peringatan baru ini berbentuk tanda bulat atau lingkaran dengan garis putus-putus.

Mengutip dari laman gettotext.com, tanda bulat di chat WhatApp menandakan bahwa pesan yang dikirim merupakan reaksi atau balasan dari Status kontak.

Sederhananya, ketika kontak Anda membuat Status di WhatsApp, maka Status tersebut akan muncul di aplikasi Anda.

Jika Anda mengirim pesan dari Status kontak tadi, tanda bulat atau lingkaran putus di chat WhatsApp akan muncul sebagai pemberitahuan.

Penerima pesan akan mengetahui bahwa ada reaksi atau balasan pesan dari Status yang dibuatnya. AyoJakarta.com telah menguji fitur ini pada aplikasi WhatsApp di Android.

Sembunyikan Status Online WhatsApp ke Kontak Tertentu

Cara sembunyikan status online WhatsApp (WA) ke kontak tertentu bisa dilakukan dengan mudah. Trik ini sering dijadikan "jalan aman" untuk tidak ketahuan selingkuh di WA.

Dengan mengaktifkan fitur ini, pengguna bisa memilih siapa saja yang bisa melihat status online jika sedang menjalankan aplikasi WhatsApp.

WhatsApp secara resmi merilis fitur ini untuk ke semua pengguna melalui versi terbarunya.

WhatsApp menyadari bahwa banyak pengguna yang tidak ingin dilihat sedang online pada saat-saat tertentu.

"Untuk mewujudkan keinginan Anda saat tidak ingin menampilkan status online Anda, kami memperkenalkan kemampuan untuk memilih siapa yang dapat dan tidak dapat melihat saat Anda sedang online," tulis keterangan WhatsApp di Blog resminya pada 9 Agustus 2022 lalu.

Untuk sembunyikan status online ke kontak tertentu, pengguna memerlukan aplikasi WhatsApp dengan versi yang paling baru.

Pergi ke toko aplikasi (Google Play atau Apps Store) lalu lakukan update pada aplikasi WhatsApp.

Jika sudah, luncurkan aplikasi dan masuk ke Setelan. Selanjutnya ketuk Akun, lalu Privasi, kemudian Akun.

Cari dan ketuk Status dan akan tersedia tiga pilihan, yaitu "Kontak saya", "Kontak saya, kecuali...", dan "Hanya bagikan dengan...".

Untuk sembunyikan status online ke kontak tertentu saja, pilih Kontak saya, kecuali.... Kemudian pilih kontak mana yang akan "diblokir" untuk melihat status online.

Dengan trik ini, pengguna sudah bisa menyembunyikan status online ke kontak tertentu. Fitur ini sudah tersedia di aplikasi sejak bulan lalu.

"Fitur ini akan mulai diluncurkan untuk semua pengguna WhatsApp bulan ini [Agustus 2022]," kata WhatsApp.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# SocialSpy WhastApp
# sadap WhatsApp
# Chat WhatsApp

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.