AYOJAKARTA.COM – Sebagian masyarakat mulai bertanya-tanya Kartu Prakerja Gelombang 48 kapan dibuka? Atau memang tidak ada lagi kelanjutan program pemberdayaan semi bantuan sosial itu (Bansos)?
Tenang, kalau mengikuti penjelasan Ketua Komite Cipta Kerja Airlangga Hartarto bakalan ada pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48.
Airlangga Hartarto yang juga Menko Perekonomian menegaskan bahwa Program Kartu Prakerja bakal berlangsung sampai dengan akhir tahun ini. Bahkan, Pemerintah sudah mengalokasikan dana tambahan untuk mengelar program itu.
Keputusan itu merupakan hasil Rapat Komite Cipta Kerja di kantor Kemenko Perekonomian, Senin 3 Oktober 2022. Tidak hanya berlanjut sampai akhir tahun ini, Program Kartu Prakerja akan berjalan juga di tahun 2023 tetapi menerapkan skema normal.
Para anggota Komite juga menyepakati pelaksanaan program Kartu Prakerja dengan skema normal pada tahun 2023 dan melanjutkan skema semi bansos hingga akhir Q4-2022 dengan besaran bantuan pelatihan dan insentif sama dengan sebelumnya.
“Pemerintah akan menambah anggaran sebesar Rp5 triliun dengan target 1,5 juta orang,” ungkap Menko Airlangga seperti dilansir laman Kemenko Perekonomian.
Jadi, sabar ya. Tinggal menunggu waktu saja pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 akan dibuka.
Baca Juga: Ustad Adi Hidayat: Dahsyatnya Dzikir Nabi Yunus Biar Doa Cepat Terkabul
Baca Juga: Ini Berkah Baca Al Fatihah Kata Gus Baha, Surat yang Dulu Bikin Iblis Masuk ICU
Waktu Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48
Lantas kapan dong kira-kira waktu pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48?
Boleh jadi juga, pengumuman pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 bakal dirilis dalam waktu dekat.
Alasannya, Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja sudah mengumumkan peserta yang lolos seleksi Gelombang 47 beberapa waktu lalu.
“Yuk langsung cek SMS, e-mail, dan dashboard akun Kartu Prakerja kamu sekarang! Buat kamu yang lolos, segera beli pelatihan pertama ya karena batas waktu pembelian pelatihan di tahun ini untuk semua gelombang adalah 30 November 2022.”
Demikian pegumuman dari akun Instagram Kartu Prakerja, @prakerja.go.id, beberapa hari lalu. Jadi, tinggak menunggu waktu saja pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 bakal diumumkan oleh Manajemen Pelaksana Program tersebut.
Menurut catatan Ayojakarta, pendaftaran gelombang baru biasanya paling lambat sekitar 2 minggu setelah pengumuman peserta yang lolos seleksi gelombang sebelumnya.
Kalian yang belum lolos seleksi Kartu Prakerja Gelombang 48, kalian dapat ikut Gelombang 49 karena program semi bantuan sosial (Basos) ini kemungkinan terus berlanjut sampai akhir 2022.
Baca Juga: BSU Tahap 7 Sudah Cair: Total BLT Subsidi Gaji Lewat Kantor Pos Rampung Akhir November
Baca Juga: PKH Tahap 4 atau PKH November 2022 Kapan Cair: Simak Proyeksi Tanggal Penyaluran di Sini
Berlanjut Pada 2023
Pemerintah sudah menjanjikan program Kartu Prakerja bakal berlanjut pada tahun depan. Namun, karena pandemi Covid-19 sudah melandai sejak beberapa waktu, program itu akan menggunakan skema normal.
Tahun depan, program Kartu Prakerja bakal fokus untuk meningkatkan skill dan produktivitas angkatan kerja. Bantuan tersebut dalam bentuknya biaya pelatihan secara langsung kepada peserta dan insentif pasca pelatihan dengan ragam pelatihan skilling, reskilling, dan upskilling.
“Kartu Prakerja akan lebih fokus pada peningkatan kompetensi angkatan kerja sebagaimana konsep awal program ini dicanangkan sebelum era pandemi Covid-19,” ungkap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Untuk pelaksanaan Kartu Prakerja pada 2023, Menko Airlangga meminta seluruh pihak agar dapat mulai melakukan persiapan serta sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan terkait adanya berbagai perubahan mengingat skema normal akan segera dilaksanakan pada awal tahun 2023.
Selanjutnya terkait dengan pelaksanaan skema normal tersebut, pada tahun 2023 Pemerintah akan melakukan penyesuaian besaran bantuan yang diterima peserta senilai Rp4,2 juta per individu.
Berikut ini rincian bantuan yang akan diterima yakni bantuan biaya pelatihan sebesar Rp3,5 juta, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu yang akan diberikan sebanyak 1 kali, serta insentif survei sebesar Rp100 ribu untuk dua kali pengisian survei.
Baca Juga: Pendaftaran ASN PPPK Guru 2022 Tinggal 3 Hari, Cek Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi di Sini
Selain itu, Menko Airlangga juga menuturkan bahwa Program Kartu Prakerja tersebut akan diimplementasi secara online, offline, maupun bauran serta memungkinkan bagi penerima bantuan sosial dari kementerian/lembaga lainnya seperti Kementerian Sosial, Bantuan Subsidi Upah, atau Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) dapat menerima manfaat dari Program Kartu Prakerja.
Terakhir, guna mendukung pelaksanaan skema normal tersebut, Komite Cipta Kerja juga meminta kerja sama dan pendampingan antara Kejaksaan Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kepolisian Republik Indonesia dengan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja yang sudah berlangsung sejak tahun 2020 agar tetap dilanjutkan.
Sebagai informasi, tercatat pada tahun 2022, Program Kartu Prakerja telah memberikan manfaat bagi 3,46 juta penerima dari 514 kabupaten/kota di Indonesia dengan total penerima sejak awal pelaksanaan program hingga mencapai 14,9 juta penerima.
Berdasarkan jumlah peserta tahun 2022 tersebut, sebanyak 53,6% diantaranya berasal dari 212 kabupaten/kota target penurunan kemiskinan ekstrem serta mencakup calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Demikian artikel mengenai pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 dan kelanjutan program tersebut pada 2023.***

Share this article
Masyarakat menunggu informasi tentang pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 yang kemungkinan dirilis dalam waktu dekat.