AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Kota Bogor telah melakukan revitalisasi Jembatan Otto Iskandar Dinata (Otista).
Jembatan Otista yang baru selesai dibangun itu diklaim bisa bertahan sangat lama hingga mencapai 100 tahun.
Kepala Dinas PUPR Rena Da Frina mengatakan konstruksi baru Jembatan Otista sudah melalui perhitungan matang.
Rena Da Frina menyampaikan dalam pembangunan jembatan tersebut juga sudah diperhitungkan beban dan getaran selama 100 tahun ke depan.
“Estimasinya itu, jembatan itu (tahan) 80 sampai 100 tahun. Nanti paling pun ada perbaikan-perbaikan railing atau apalah. Tapi kalau jembatannya sudah didesain (tahan) 80 sampai 100 tahun,” katanya dikutip ayojakarta.com dari Republika, Selasa (19/12/2023).
Baca Juga: Janji Wujudkan Kesetaraan Sekolah Negeri dan Swasta, Anies Baswedan: Jangan Dibedakan Perlakuannya
Ia mengungkapkan revitalisasi Jembatan Otista melibatkan berbagai pihak.
Berdasarkan hasil musyawarah, Pemkot Bogor memutuskan untuk mempertahankan pelengkung jembatan bangunan masa kolonial Belanda sebagai salah satu bentuk heritage.
Jembatan Otista kini dilebarkan menjadi 22 meter dengan badan jembatan seluas 17 meter dan sisanya adalah pedestrian.
Revitalisasi jembatan tersebut menggunakan anggaran bantuan Provinsi Jawa Barat senilai Rp 101 miliar.
Baca Juga: Pesan Haru Yere untuk Pram yang Putuskan Gantung Raket Demi Melanjutkan Studi: Thank U Bestie
Saat pelengkung dibongkar dari badan jembatan ada kenaikan 1,8 meter dan membuat jembatan baru itu mempunyai kemiringan 5 derajat.
Pelengkung yang menopang jembatan otista selama ini akan dijadikan sebagai objek wisata baru.
Rena menjelaskan jembatan otista yang baru dibuat untuk moda transportasi trem sehingga jembatan baru tersebut tahan akan getaran dan tonase yang tinggi.
Baca Juga: Prediksi Pilpres 2024 Berlangsung Dua Putaran, Lembaga Survei Roy Morgan Jelaskan Alasannya
Namun, saat ini alur trem di badan jembatan ditutup sementara menggunakan hotmix.
Rena menuturkan dengan pelebaran yang sudah dilakukan, kemungkinan hambatan lalu lintas hanya terjadi ketika angkutan umum berhenti sementara untuk mencari penumpang di pinggir jembatan.
Ia menyebut nantinya Dishub yang akan turun ke lapangan untuk mengatur lalu lintas dengan struktur dan mekanisme yang sudah disiapkan.***

Share this article
Diklaim kuat hingga 100 tahun, Jembatan Otista selesai direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Bogor, Jabar.